Jakarta, Indeks News – TNI Angkatan Laut segera memberangkatkan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, salah satu kapal bantu rumah sakit paling modern milik Indonesia, untuk membawa bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Kapal tersebut akan membawa berbagai kebutuhan darurat untuk warga yang terkena dampak banjir dan longsor, khususnya di Sibolga, Sumatera Utara, yang hingga kini masih sulit dijangkau melalui jalur darat. Dalam misi ini, KRI turut membawa bantuan dari alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) 1994.
Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Laut, Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, menegaskan bahwa keberangkatan KRI dr. Radjiman merupakan gelombang kedua setelah sebelumnya beberapa kapal perang dikerahkan ke Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
“Kami menitipkan sedikit bantuan bahan makanan dan obat-obatan di KRI ini bersama bantuan dari organisasi dan satuan lain untuk dibawa ke Padang, Sibolga, dan Banda Aceh,” ujarnya.
Perwakilan alumni AAL 1994 menyebutkan bahwa bantuan yang dikirim cukup beragam, mulai dari makanan hingga obat-obatan yang sangat dibutuhkan warga terdampak.
Rincian bantuan yang dikirim antara lain: 900 dus mie instan, 1.000 dus air mineral, 1 ton gula dan minyak goreng, Obat-obatan untuk diare dan gatal-gatal, Selimut untuk para pengungsi
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban di tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Sibolga menjadi salah satu wilayah terdampak yang hingga kini belum bisa ditembus jalur darat akibat kerusakan parah. Karena itu, pengiriman logistik dilakukan melalui udara dan laut.
TNI AL mengerahkan kapal-kapal andalan mereka agar bantuan segera tiba dan dapat dibagikan kepada korban bencana sesegera mungkin.




