spot_img
spot_img

Amanda Manopo Jadi Yuni di Film “Dusun Mayit”: “Ini Pertama Kali Aku Naik Gunung”

Amanda Manopo Pemain film dan sinetron terlibat dalam film besutan Hitmaker Studios, sebuah film yang di sutradarai oleh Rizal Mantovani dan di produseri oleh Rocky Soraya ini akan tayang 31 Desember 2025 mendatang.

Amanda Manopo tak sendiri terlibat dalam film yang diangkat dari utas yang viral di media sosial, ada Ersya Aurelia, Fahad Haydra, dan Randy Martin, siap memberikan kengerian melalui film horor Dusun Mayit.

Dusun Mayit film yang di perankan oleh Amanda Manopo ini yang menceritakan tentang empat orang mahasiswa yang mendaki Gunung Welirang, di Batu, Jawa Timur saat libur semester.

Amanda Manopo
Foto: Eny

“Tentang empat mahasiswa yang awalnya mencari healing, tapi di tengah perjalanan mereka salah jalur sampai masuk ke desa gaib,” kata Amanda Manopo yang berperan sebagai Yuni dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (22/12).

Rocky Soraya selaku produser lantas mengungkapkan alasan mengangkat utas yang terinspirasi dari kisah nyata ini diangkat ke layar lebar dan riset mendalam dengan mewaawancari para pendaki yang mengalami kejadian-kejadian saat mendaki..

“Kami selalu ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan budaya, tapi tetap relevan buat penonton sekarang,” ujar Rocky Soraya.

Amanda Manopo
Amanda Manopo Pemeran Yuni / Foto: Eny

“Film ini memang berdasarkan riset dari tim kami yang mewawancarai banyak pendaki. Ternyata banyak cerita serupa tentang pengalaman mistis di gunung,” ungkap Rocky.”

Menurut Amanda Manopo berperan sebagai Yuni, sosok yang menurutnya menjadi salah satu peran terberat sepanjang kariernya, terlebih karena proses syuting dilakukan di kawasan Gunung Welirang, Malang, Jawa Timur.

Kesulitan Amanda semakin bertambah karena dirinya sama sekali tidak memiliki pengalaman mendaki gunung sebelumnya. Hal tersebut sempat membuatnya ragu untuk menerima proyek film horor tersebut.

Amanda Manopo
Randy MArtin dan Ersya Aurelia / Foto: Eny

“Jujur, awalnya saya memang agak menghindari film horor. Tapi Pak Rocky selalu menawarkan cerita yang menarik. Saya sempat bertanya, ‘Pak, ini syutingnya capek enggak?’ Pak Rocky bilang, ‘Enggak, enggak capek?’”kata Amanda Manopo.

“Kalau ketakutan sih gak ya, karena disana ada banyak orang, dan ini pertama kali juga naik gunung, gak tahu apakah ini akan jadi pengalaman terakhir juga untuk film ya. Yang menjadi hal yang gak mudah untuk dilupain sih prosesnya, perjuangannya, dan saya juga belum nonton sama sekali, buat yang udah pada nonton, gimana? Responsnya seperti apa?,”tambah Amanda.

Selain tantangan fisik, Amanda juga merasakan atmosfer lokasi syuting yang menurutnya cukup berat. Meski demikian, ia berusaha tetap berpikir positif selama berada di lokasi.

Amanda Manopo
Foto: Eny

“Kalau saya kebetulan ditemani asisten saya yang cukup berani, jadi mungkin ‘mereka’ takut sama asisten saya,” ujarnya berkelakar.

Film ini berkisah tentang empat mahasiswa, Aryo (Fahad Haydra), Nita (Ersya Aurelia), Raka (Randy Martin), dan Yuni (Amanda Manopo), yang awalnya hanya ingin menikmati petualangan mendaki Gunung Welirang setelah menjalani ujian di kampus mereka.

Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi mimpi buruk. Di pos registrasi, seorang warga lokal sempat memperingatkan keempat pendaki agar menjaga perilaku selama berada di gunung.

Amanda Manopo
Fahad Haydra dan Amanda / Foto: Eny

Sayangnya, Nita mengabaikan peringatan tersebut dengan menyenggol sesajen yang berada di dekat pohon besar menggunakan kakinya. Sejak saat itu, kejadian-kejadian mistis mulai meneror mereka tanpa henti. Nita dirasuki sosok misterius, membuat ketiga temannya panik luar biasa.

Setelah tersesat di sebuah pasar di kaki gunung yang konon merupakan gerbang antar dimensi, mereka justru terjebak di sebuah desa misterius yang menyimpan teror tak terbayangkan. (EH)

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses