Jakarta, Indeks News — Bandara IMIP kembali menjadi sorotan setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengkritisi keberadaan bandara tersebut yang disebut tidak memiliki perangkat negara di dalamnya. Bandara ini diketahui berlokasi di kawasan industri besar di Morowali, Sulawesi Tengah.
Dari penamaannya, Bandara IMIP kerap dikaitkan dengan pengelola kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (PT IMIP), pusat hilirisasi nikel terbesar di Indonesia. Pertanyaannya, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP?
Hingga berita ini diturunkan, PT IMIP belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang diajukan detikcom terkait status kepemilikan bandara tersebut.
Pengamat dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro, menyebut Bandara ini merupakan private airport, atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini digunakan untuk mendukung kebutuhan logistik industri, termasuk mobilisasi pekerja dan pengangkutan material produksi.
Sementara itu, berdasarkan data dari Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Bandara ini terdaftar sebagai bandara yang dikelola swasta dengan klasifikasi 4B. Secara operasional, bandara ini berada di bawah pengawasan Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar.
Keberadaan Bandara IMIP pun kembali menjadi perhatian publik setelah pemerintah menyoroti perlunya pengawasan negara terhadap fasilitas penerbangan, termasuk bandara privat yang berada dalam kawasan industri strategis.




