Banjir Lumpuhkan Aceh: 11 Kabupaten Terendam, Ribuan Rumah Terendam

Indeks News – Upaya evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh terus dikebut oleh tim SAR gabungan, meski dihadapkan pada berbagai kendala serius di lapangan.

Curah hujan yang masih tinggi, akses jalan yang terputus, serta banyaknya warga yang memilih bertahan di rumah menjadi tantangan utama dalam proses penyelamatan.

Kepala Kantor SAR Kelas A Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, menjelaskan bahwa kondisi di sejumlah wilayah terdampak masih memerlukan penanganan intensif.

“Kendala yang kita hadapi sampai saat ini adalah curah hujan yang cukup tinggi, banyak masyarakat masih terjebak di rumah, serta akses menuju lokasi kejadian cukup sulit,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

Untuk mempercepat proses evakuasi, Basarnas telah mengerahkan tiga tim penyelamat yang berasal dari Langsa, Bireuen, dan Banda Aceh lengkap dengan peralatan pendukung seperti perahu karet dan perlengkapan SAR lainnya.

“Kita telah menurunkan tim dari Langsa, Bireuen, dan Banda Aceh. Total ada tiga tim yang kita gerakkan untuk membantu masyarakat,” tambah Ibnu.

Ia juga mengimbau warga agar aktif melapor jika membutuhkan pertolongan, terutama bagi mereka yang masih terjebak di rumah atau berada dalam kondisi darurat.
“Segera menghubungi tim evakuasi apabila terjebak maupun berada dalam kondisi darurat,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), sebanyak 97.384 warga terdampak banjir selama sepekan terakhir. Dari jumlah itu, 13.174 warga terpaksa mengungsi, karena rumah mereka terendam air dengan ketinggian mencapai 30-130 cm.

Aceh Tamiang menjadi wilayah terparah dengan 9.274 warga mengungsi, sementara air di sejumlah titik masih belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Daerah yang masih tergenang banjir meliputi: Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Singkil, serta Kota Langsa.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses