Barghouti Jadi Syarat Kunci Hamas dalam Kesepakatan Pertukaran Sandera-Israel

Indeks News – Hamas mendesak pembebasan tokoh Palestina terkemuka, Marwan Barghouti, dari penjara Israel sebagai bagian dari negosiasi pertukaran sandera dan tahanan yang tengah berlangsung.

Dilansir AFP, Rabu (8/10/2025), media pemerintah Mesir Al-Qahera News, yang dekat dengan dinas intelijen Mesir, melaporkan bahwa pembicaraan telah dimulai di kota resor Sharm El-Sheikh, Mesir.

Perundingan tersebut membahas daftar tahanan Palestina yang akan dibebaskan Israel berdasarkan potensi kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Marwan Barghouti, anggota senior partai Fatah Palestina yang dipenjara sejak 2002, menjadi salah satu nama utama yang diusulkan Hamas untuk dibebaskan. Selain Barghouti, nama-nama lain yang turut disebutkan antara lain Ahmad Saadat, Hassan Salameh, dan Abbas Al-Sayed, yang semuanya dikenal sebagai figur penting dalam perlawanan terhadap pendudukan Israel.

Perundingan tidak langsung antara Hamas dan Israel ini diketahui telah dimulai sejak Senin (6/10) di Sharm El-Sheikh. Dialog tersebut merupakan bagian dari rencana 20 poin yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mencapai gencatan senjata permanen di Gaza.

Dalam rencana tersebut, Hamas akan membebaskan sejumlah sandera yang ditawan sejak serangan 7 Oktober 2023, peristiwa yang memicu pecahnya perang Gaza. Sebagai imbalannya, Israel dikabarkan akan membebaskan sekitar 250 tahanan Palestina yang dijatuhi hukuman seumur hidup, serta lebih dari 1.700 tahanan asal Gaza yang ditangkap selama konflik berlangsung.

Selain pertukaran tahanan, proposal itu juga mencakup langkah penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza serta pelucutan senjata Hamas sebagai bagian dari upaya menuju stabilitas kawasan.

Sementara itu, pada Minggu (5/10), Hamas menyatakan kesiapannya untuk mencapai kesepakatan damai yang mengakhiri perang di wilayah Palestina. Kelompok tersebut juga menegaskan komitmennya untuk segera melakukan pertukaran sandera dan tahanan dengan Israel sebagai langkah awal menuju perdamaian yang lebih permanen.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses