Baru Sebulan Dibangun, Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk! 8 Siswa SMP Terjatuh ke Sungai

Pangandaran, Indeks News – Sebuah jembatan gantung yang baru sebulan dibangun di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ambruk pada Sabtu (4/10/2025) siang. Akibat kejadian ini, delapan siswa SMP yang sedang melintas terjatuh ke Sungai Cijoho dan mengalami luka-luka.

Warga sekitar segera bergotong royong mengevakuasi para korban dari dasar sungai. Dari delapan korban, empat siswa mengalami luka serius dan telah dibawa ke Puskesmas Cikembulan untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa nahas ini terjadi saat sejumlah warga dan pelajar melintasi jembatan penghubung antar desa tersebut. Secara tiba-tiba, kawat pagar jembatan terlepas, membuat para siswa kehilangan keseimbangan dan jatuh ke sungai.

“Anak-anak sedang lewat, tiba-tiba pagar kawatnya lepas dan mereka jatuh ke bawah,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Jembatan Baru Sebulan DibangunWarga setempat mengaku jembatan gantung tersebut baru selesai dibangun sekitar sebulan lalu. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai kualitas dan proses pembangunan jembatan yang seharusnya masih dalam kondisi baik.

“Kami minta pihak terkait segera melakukan investigasi. Ini baru sebulan berdiri, tapi sudah roboh,” kata warga lainnya dengan nada kesal.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun pihak kontraktor terkait penyebab pasti ambruknya jembatan gantung tersebut.

Petugas dari kepolisian dan aparat desa telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis pengaman di sekitar lokasi untuk mencegah warga melintas.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius terhadap pengawasan proyek infrastruktur desa, terutama yang menyangkut keselamatan masyarakat. Warga berharap pemerintah segera memeriksa kualitas pembangunan dan menindak tegas pihak yang terbukti lalai dalam proses pengerjaan jembatan.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses