Jakarta, Indeks News – Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, mengimbau seluruh anggota legislatif lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menegaskan bahwa setiap perilaku dan pernyataan wakil rakyat sangat berpotensi terekam dalam jejak digital dan dapat memengaruhi citra lembaga.
“Dalam berkomunikasi kita harus semakin hati-hati. Sebab media sosial sudah menjadi bagian penting dalam tugas sosial kita sebagai wakil masyarakat,” ujar Khoirudin usai Bimbingan Teknis (Bimtek) di Luminor Hotel Pecenongan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025).
Khoirudin meminta seluruh anggota DPRD menjaga kredibilitas serta menghindari tindakan yang dapat memicu kontroversi publik.
“Jadi, saya berharap teman-teman serius semua dan tidak ada lagi salah, tidak ada lagi yang over dalam menggunakan media digital,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar anggota legislatif mematuhi arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Salah satu poin penting adalah tidak memamerkan gaya hidup mewah atau flexing saat masyarakat tengah menghadapi tekanan ekonomi.
“Hidup sederhana lebih disukai. Jangan flexing, baik oleh pejabat publik maupun keluarga,” tutur Khoirudin.
Terdapat 11 arahan Mendagri yang ditekankan kepada DPRD dan pemerintah daerah, mulai dari peningkatan dialog dengan tokoh masyarakat, menggelar kegiatan doa bersama lintas golongan, hingga memperbanyak program pro-rakyat.
Arahan lainnya meliputi penundaan kegiatan seremonial yang berpotensi pemborosan, pembatasan perjalanan ke luar negeri, tetap berada di daerah saat situasi rawan, mempercepat perbaikan fasilitas publik, menjaga bahasa santun, mengaktifkan kembali siskamling, serta mencegah gaya hidup berlebihan dalam keluarga pejabat.




