Data Terbaru BNPB: 1.068 Tewas, 190 Masih Hilang Akibat Banjir Sumatera?

Jakarta, Indeks News – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data dampak banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Hingga Jumat (19/12/2025) pukul 01.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.068 jiwa.

Sementara itu, jumlah korban hilang di tiga provinsi terdampak dilaporkan berangsur menurun. Saat ini, korban hilang tersisa 190 orang yang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

BNPB merinci, korban hilang terbanyak berada di Sumatera Barat dengan 84 jiwa. Disusul Sumatera Utara sebanyak 75 jiwa, serta Aceh 31 jiwa.

Selain korban meninggal dan hilang, jumlah korban luka di ketiga provinsi tersebut mencapai lebih dari 7.000 orang. Ribuan korban saat ini masih menjalani perawatan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Dampak kerusakan akibat banjir bandang dan longsor juga terbilang masif. BNPB mencatat 147.236 rumah warga di 52 kabupaten/kota mengalami kerusakan, sehingga memaksa puluhan ribu keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tidak hanya permukiman, sebanyak 1.600 fasilitas umum turut terdampak. Kerusakan meliputi 219 fasilitas kesehatan, 434 rumah ibadah, 290 gedung dan perkantoran, serta 145 jembatan.

Sektor pendidikan juga mengalami kerusakan signifikan. Sedikitnya 967 fasilitas pendidikan dilaporkan rusak berat, menyebabkan aktivitas belajar-mengajar di sejumlah wilayah lumpuh sementara.

BNPB menyatakan proses evakuasi, pencarian korban, dan pendistribusian bantuan masih terus berlangsung, seiring dengan potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam beberapa daerah terdampak.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses