DPRD Kota Solok Diguncang Isu Panas, Perselingkuhan Oknum Anggota Dewan Dibongkar Suami Sendiri

Indeks News – Kota Solok kembali diguncang isu panas. Dugaan perselingkuhan seorang anggota DPRD Kota Solok berinisial RH menyeruak ke publik setelah dibongkar oleh suaminya sendiri seorang pengusaha berinisial A.

Isu perselingkuhan anggota DPRD Kota Solok yang juga politisi Partai Gerindra ini awalnya berhembus pelan kini bergulir seperti bola salju, mengisi ruang-ruang perbincangan warga, hingga akhirnya menyeret marwah lembaga legislatif ke sorotan tajam.

Suami Merasa Dikhianati

Kisah rumah tangga RH dan A kini menjadi sorotan publik. A, dengan wajah kecewa dan penuh amarah, mengungkapkan betapa dalam luka yang ia rasakan.

“Sebagai suami saya merasa kecewa luar biasa. Bukan hanya dikhianati istri sendiri, tetapi juga dikhianati oleh orang yang saya kenal sesama politisi,” ujar A dengan raut kesal.

Menurut A, dugaan perselingkuhan RH dilakukan bersama seorang mantan anggota dewan berinisial Y. Parahnya, perbuatan ini bukan pertama kali terjadi. A mengaku masih menyimpan surat pernyataan tertulis dari RH, yang pernah meminta maaf sebelumnya.

“Sudah terlalu sakit. Tidak akan ada kata maaf kedua kalinya. Surat pernyataan itu akan saya jadikan bukti di Badan Kehormatan,” tegasnya.

Di tengah badai isu perselingkuhan, RH justru mengambil langkah mengejutkan. Melalui kuasa hukumnya, Syaiwat Hamli, RH resmi mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Solok.

“Dasar gugatan klien kami adalah hubungan rumah tangga yang tidak lagi harmonis, sering terjadi pertengkaran, sehingga dirasa tidak layak dipertahankan,” kata Syaiwat, yang juga Ketua Partai Gerindra Kota Solok.

Langkah RH ini seolah menjadi penegasan bahwa keretakan rumah tangga mereka sudah tidak bisa lagi diperbaiki.

Sorotan Publik dan Marwah DPRD

Kasus ini tak hanya menyisakan luka di ranah rumah tangga, tetapi juga menyeret nama baik DPRD Kota Solok. Ketua DPRD, Fauzi Rusli, angkat bicara menanggapi isu yang berkembang.

“Setiap tindak-tanduk anggota dewan menjadi sorotan masyarakat. Jangan sampai ada kesalahan yang mencoreng nama baik lembaga. Sebagai wakil rakyat, kita harus menjaga norma kehidupan, termasuk keluarga,” tegas Fauzi.

Menurut Fauzi, DPRD adalah institusi yang berisi orang-orang pilihan rakyat. Karena itu, menjaga marwah lembaga adalah tanggung jawab besar, baik di ruang sidang maupun dalam kehidupan pribadi.

Setelah isu ini resmi dilaporkan oleh A, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Solok mengambil alih kasus tersebut. Ketua DPRD memastikan, BK diberi waktu tujuh hari untuk menyelesaikan pemeriksaan terhadap RH sejak Selasa, 16 September.

“BK akan memproses sesuai mekanisme kedewanan. Kami harap semua pihak menghormati jalannya pemeriksaan, baik pelapor maupun terlapor,” jelas Fauzi.

Sebagai langkah awal, RH telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Ketua BK. Keputusan ini diambil setelah rapat pimpinan fraksi yang menilai kasus ini sudah mencoreng citra DPRD.

Hingga kini, dugaan perselingkuhan antara RH dan Y masih menjadi tanda tanya besar. Media telah mencoba mengonfirmasi kepada pihak-pihak terkait, namun belum ada bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Meski demikian, kasus ini sudah telanjur menjadi konsumsi publik. Di warung kopi, kantor, hingga media sosial, isu ini terus diperbincangkan. Masyarakat menunggu kepastian—apakah benar terjadi perselingkuhan atau hanya fitnah yang meruntuhkan karier politik seorang wakil rakyat.

Kasus dugaan perselingkuhan oknum anggota DPRD Kota Solok ini bukan sekadar kisah rumah tangga yang retak. Ini adalah ujian bagi lembaga wakil rakyat untuk menjaga kehormatan di tengah gempuran isu pribadi anggotanya.

Bagi A, luka hati akibat pengkhianatan terasa nyata. Bagi RH, langkah cerai adalah jalan keluar. Namun bagi masyarakat, yang terpenting adalah bagaimana wakil rakyat bisa kembali menjadi teladan, bukan bahan gunjingan.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses