JAKARTA — Series Tante Sonya episode 3 yang tayang di WeTV terlihat Hubungan Sonya (Raihaanun) dan Ben (Maxime Bouttier) semakin sulit ditebak. Setelah perjalanan bisnis ke Bogor, Sonya justru memilih menjaga jarak. Namun, Ben tidak ingin kembali kehilangan perempuan yang selama delapan tahun terakhir tak pernah benar-benar ia lupakan.
Bagi Tante Sonya, kembalinya Ben bukan sekadar pertemuan dengan seseorang dari masa lalu. Kehadiran Ben perlahan membuka kembali luka yang selama ini berusaha ia kubur.
Pengkhianatan Martin (Hamish Daud), mantan tunangannya, membuat Sonya terbiasa membangun tembok untuk melindungi dirinya sendiri. Ia menjadi sulit percaya, bahkan kepada perasaannya sendiri. Ben pun akhirnya mempertanyakan sikap Sonya yang seolah menganggap mereka tidak pernah memiliki masa lalu bersama.

Setelah delapan tahun berpisah, Ben memilih untuk tidak lagi diam. Ia ingin mengetahui alasan Sonya menjauh dan memastikan hubungan mereka tidak berakhir tanpa sebuah penjelasan.
Tante Sonya Terjebak di Antara Masa Lalu dan Harapan Baru
Konflik percintaan Sonya semakin rumit ketika Martin kembali berusaha mendapatkan hatinya. Dengan dukungan sang ayah, Martin terus mencari celah untuk kembali hadir dalam kehidupan Sonya.

Sonya pun berada di persimpangan. Martin merepresentasikan masa lalu yang menyimpan luka, sementara Ben datang membawa kemungkinan baru yang perlahan membuat pertahanannya runtuh.
Namun, persoalan Sonya ternyata jauh lebih besar daripada urusan asmara.
Hubungannya dengan sang adik, Diana (Dinda Kirana), semakin panas. Persaingan di lingkungan Dermawan Group membuat konflik keluarga semakin sulit dikendalikan. Diana merasa sang ayah terus memberikan perlakuan istimewa kepada Sonya.

Rasa kecewa tersebut berubah menjadi kemarahan. Diana mulai mencari cara untuk menjatuhkan kakaknya dan membuat posisi Sonya semakin terpojok.
Ben Jadi Orang yang Berdiri di Sisi Sonya
Salah satu momen paling emosional dalam episode 3 Tante Sonya terjadi saat malam perayaan ulang tahun Sonya.
Alih-alih menjadi malam penuh kebahagiaan, perayaan tersebut justru berubah menjadi situasi yang membuat Sonya tersudut di hadapan keluarga dan para tamu.
Di tengah tekanan tersebut, Ben memilih tetap berada di sisi Sonya.
Perhatian sederhana yang diberikan Ben perlahan membuat Sonya kembali mempertanyakan perasaannya. Apakah sosok yang selama ini ia coba tinggalkan justru menjadi orang yang paling ia butuhkan?
Kehadiran Ben juga memperlihatkan bahwa hubungan mereka belum benar-benar selesai. Delapan tahun mungkin telah berlalu, tetapi perasaan yang belum tuntas ternyata masih memiliki kekuatan untuk kembali muncul.
Lantas, akankah Sonya memberikan kesempatan kedua kepada Ben? Atau luka akibat pengkhianatan Martin dan konflik keluarganya akan membuat Sonya kembali menutup hati?
Jangan lewatkan kelanjutan kisah Tante Sonya episode 3, yang menghadirkan semakin banyak drama cinta, konflik keluarga, dan rahasia masa lalu.





