Film “Aku Harus Mati” Angkat Teror Pinjol hingga Pesugihan, Produser Irsan Yapto: Ini Realita Zaman Sekarang!

Aku Harus Mati siap meramaikan Industri film Indonesia, sebuah film bergenre horror besutan Rollink Action yang tak hanya menawarkan kengerian, tapi juga kritik sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini.

Eksekutif Produser Irsan Yapto menegaskan bahwa film Aku Harus Mati lahir dari keresahan nyata yang terjadi di tengah masyarakat modern. Menurutnya, cerita dalam film ini bukan sekadar fiksi, melainkan refleksi dari realita yang kerap terjadi di sekitar kita.

“Apa yang mau kita sampaikan sangat dekat dengan realita kehidupan sekarang,” ungkap Irsan Yapto saat konferensi pers dan press Screening film Aku Harus Mati di Epicentrum XXI Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Aku Harus Mati
Foto: Eny

Tak hanya menyasar pasar dalam negeri, film ini juga punya ambisi besar. Irsan menyebut bahwa Aku Harus Mati akan lebih dulu merambah jaringan bioskop di kawasan ASEAN sebelum akhirnya masuk ke platform streaming seperti Netflix atau lainnya.

Di balik layar, sutradara Hestu Saputra mengungkapkan bahwa film ini membawa misi penting: melawan normalisasi teror sosial, terutama fenomena pinjaman online (pinjol) yang kian meresahkan.

Menurutnya, masyarakat saat ini mulai terbiasa dengan tekanan, ancaman, bahkan teror digital—sesuatu yang justru berbahaya jika dianggap wajar.

Aku Harus Mati
Foto: Eny

“Ini jadi PR kita bersama supaya tidak menormalisasi hal-hal seperti itu, baik sebagai korban maupun bagian dari sistem. Film ini adalah refleksi dari fenomena ‘jual jiwa demi harta’ yang marak di sekitar kita. Kami ingin memperlihatkan bahwa teror sesungguhnya dimulai ketika manusia kehilangan kendali atas dirinya sendiri demi memuaskan gaya hidup dan validasi diri oleh lingkungan sekitar,” ujar Hestu Saputra.

Film ini juga menghadirkan unsur mistis yang kuat. Salah satu karakter misterius, Pak Marto, digambarkan sebagai sosok yang tinggal di hutan dan bukan manusia biasa—menambah lapisan horor yang unik dalam cerita.

Meski begitu, Hestu menegaskan bahwa dirinya tidak ingin membandingkan film ini dengan karya-karyanya sebelumnya. Ia justru merasa lebih percaya diri karena setiap proyek adalah proses pertumbuhan.

Aku Harus Mati
Foto: Eny

“Setiap film saya selalu tumbuh. Kita di sini totalitas, kita benar-benar ‘perang’ untuk film ini. ” tegasnya penuh semangat.

Film Aku Harus Mati dibintangi oleh Hana Saraswati, Amara Sophie, Prasetya Agni, Mila Rosinta, Bambang Paningron yang akan tayang pada 2 April 2026 mendatang.

Aktris Hana Saraswati yang memerankan karakter Mala mengungkapkan bahwa tema film ini sangat relevan dengan kehidupan generasi sekarang, terutama soal “menjual ketenangan batin demi harta”.

Menurut Hana, fenomena seperti pinjol, kebohongan, hingga obsesi validasi sosial adalah bentuk modern dari “pesugihan”.

“Kita kadang mengorbankan ketenangan batin untuk sesuatu yang sebenarnya nggak penting,” ujar Hana.

Ia berharap film ini bisa menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak terjebak dalam gaya hidup hedon dan tekanan sosial yang tidak sehat.

Tak lengkap rasanya film horor tanpa cerita mistis di balik layar. Hana mengaku mengalami perubahan yang cukup mengejutkan setelah menjalani salah satu adegan ritual dalam film tersebut.

Awalnya, ia tidak merasakan hal aneh saat syuting. Namun setelah pulang, ia justru menjadi lebih sensitif terhadap hal-hal berbau mistis bahkan hingga setahun kemudian!

“Setelah itu aku jadi jauh lebih sensitif terhadap hal-hal mistis, padahal sebelumnya nggak,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa selama proses syuting, banyak kejadian tak terduga yang memperkuat nuansa horor di lokasi.

Dengan tema kuat, cerita yang relevan, serta totalitas para pemain dan kru, Aku Harus Mati digadang-gadang menjadi salah satu film horor Indonesia yang berbeda.

Tak hanya menakutkan, film ini juga mengajak penonton untuk lebih sadar terhadap realita sosial yang sering diabaikan.

Apakah kamu siap menghadapi teror yang ternyata… begitu dekat dengan kehidupanmu sendiri?. (EH).

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses