Geng Narkoba Bakar Penjara Machala, 4 Tewas dan 34 Luka-Luka dalam Kerusuhan Brutal

Indeks News – Sedikitnya empat orang tewas dan lebih dari 30 lainnya luka-luka dalam bentrokan brutal di sebuah penjara di Machala, Ekuador.

Insiden yang melibatkan senjata api dan bahan peledak itu menandai gelombang terbaru kekerasan di jaringan penjara negara Amerika Selatan tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat di penjara Machala, kota pelabuhan di barat daya Ekuador.

Warga sekitar melaporkan mendengar suara tembakan, ledakan, serta teriakan minta tolong dari dalam kompleks penjara. Situasi mencekam berlangsung selama beberapa jam sebelum aparat keamanan berhasil menguasai keadaan.

Menurut keterangan resmi dari Otoritas Penjara Nasional (SNAI), bentrokan tersebut menewaskan empat narapidana, sementara 33 napi dan seorang petugas polisi mengalami luka-luka.

Hingga kini, pihak berwenang belum merinci identitas korban maupun kelompok yang terlibat.

Pemerintah Ekuador menduga, bentrokan ini terkait rencana pemindahan sejumlah narapidana ke fasilitas baru dengan keamanan maksimum yang dibangun oleh pemerintahan Presiden Daniel Noboa.

Penjara baru tersebut dijadwalkan diresmikan bulan ini di provinsi lain.

Penjara di Ekuador selama beberapa tahun terakhir dikenal sebagai medan pertempuran antar geng penyelundup narkoba.

Persaingan untuk menguasai jalur perdagangan ilegal telah menewaskan lebih dari 500 narapidana sejak 2021.

Pada akhir September 2025, kerusuhan bersenjata juga pecah di penjara Machala, menewaskan 13 narapidana dan seorang petugas penjara.

Rentetan tragedi ini menunjukkan betapa rapuhnya sistem keamanan penjara di negara tersebut, meski otoritas telah meningkatkan pengawasan dan memperkuat fasilitas keamanan.

Sementara itu, tim polisi elite dan pasukan taktis telah dikerahkan untuk menstabilkan situasi serta melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan dalang dan motif di balik bentrokan terbaru ini.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses