Green Democracy Bergema! DPD Torehkan Rekor MURI dan Gerakkan Indonesia Sehat Bumi

Jakarta, Indeks News — Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, mencatat sejarah baru dengan meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada momentum pencanangan Hari Green Democracy, yang digelar di Jakarta, (9/11/2025).

Acara bertajuk Green Democracy Fun Walk ini diikuti lebih dari 25.500 peserta, terdiri dari menteri Kabinet Prabowo-Gibran, anggota DPD, duta besar negara sahabat, hingga kepala daerah. Mereka turut memberikan dukungan terhadap gagasan Green Democracy yang diinisiasi DPD RI.

Sultan menegaskan, Green Democracy merupakan bentuk pendidikan politik modern yang menekankan pentingnya kebijakan demokratis selaras dengan pelestarian lingkungan hidup.

“Green Democracy harus dipahami sebagai pendidikan politik, di mana pemerintah demokratis memastikan pembangunan berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan demi menyelamatkan bumi,” ujar Sultan di Jakarta, Senin (10/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Sultan bersama pimpinan dan anggota DPD menanam pohon damar di kawasan Senayan sebagai simbol dimulainya Gerakan Nasional Green Democracy, yaitu demokrasi yang ramah terhadap lingkungan.

MURI memberikan dua penghargaan sekaligus kepada DPD dan Sultan B Najamudin.
Penghargaan pertama diberikan karena DPD menjadi lembaga negara pertama yang menyelenggarakan fun walk lintas profesi dan lintas negara dengan peserta terbanyak.
Penghargaan kedua diberikan atas inisiatif Sultan dalam penanaman vegetasi alami di berbagai daerah, termasuk pelestarian pohon damar dan tanaman langka nasional.

Sultan yang juga penggagas konsep Green Democracy dan penulis buku “Green Democracy” (2024) menegaskan bahwa gagasan ini merupakan upaya politik berbudaya dan inklusif untuk mencapai tujuan nasional secara berkelanjutan.

“Ini adalah ide politik yang mendorong semua elemen bangsa berjuang mencapai tujuan nasional secara berbudaya dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Menurut Sultan, pencanangan Hari Green Democracy menjadi momentum penting untuk mewujudkan demokrasi hijau di Indonesia, mencakup isu-isu seperti penurunan emisi karbon di kota besar, transportasi berkelanjutan, legislasi iklim nasional, serta penguatan masyarakat adat di kawasan hutan.

Gagasan ini menjadi wujud nyata komitmen DPD RI dalam memperkuat tata kelola demokrasi berkelanjutan, dengan menyeimbangkan dimensi politik, ekonomi, sosial, dan ekologi.

“Green Democracy adalah demokrasi yang peduli pada manusia, alam, dan masa depan. Kita sehatkan tubuh, kita sehatkan bumi, agar generasi mendatang mewarisi harapan, bukan beban,” tegas Sultan.

Ia juga menegaskan bahwa konsep Green Democracy berakar pada nilai-nilai luhur bangsa, seperti Pancasila, musyawarah untuk mufakat, dan gotong royong, sesuai amanat konstitusi bahwa sumber daya alam harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Sebagai bentuk nyata, Sultan mendirikan Green Democracy Institute, lembaga riset dan advokasi yang fokus pada mitigasi perubahan iklim dan penguatan paradigma demokrasi ramah lingkungan di Indonesia.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses