Beranda HUKUM Heboh Pesta Sabu para Perwira Polisi dari Satreskoba Digerebek

Heboh Pesta Sabu para Perwira Polisi dari Satreskoba Digerebek

Pesta Sabu
Illustrasi
Pesta sabu yang dilakukan oleh para perwira polisi di sebuah hotel di Surabaya membuat heboh jagat maya. Sebab, 3 orang perwira polisi dan 2 bintara telah mencoreng arah di kening institusi Polri.

Dalam pesta sabu ini ditangkap delapan orang. Dari 8 orang yang ditangkap itu, 5 orang di antaranya adalah 3 polisi berpangkat perwira dan 2 bintara.

Penangkapan terhadap 8 orang tersangka yang terlibat dalam pesta sabu ini dibenarkan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir.

Jhonny menyatakan, memang benar ada penindakan yang dilakukan oleh Divisi Propam Polri bersama dengan Bidpropam Polda Jatim terhadap 5 orang anggota Polrestabes Surabaya yang kedapatan pesta sabu dengan 3 orang sipil.

“Kami membenarkan adanya penindakan yang dilakukan oleh Divpropam Polri bersama-sama dengan Bidropam Polda Jatim terhadap total ada 8 orang yang diamankan,” jelasnya, Jumat (30/4)

Jhonny merinci, dari 8 orang yang ditangkap itu, 5 orang sebagai anggota dari Satreskoba Polrestabes Surabaya dan 3 orang lainnya adalah warga sipil. Kedelapan orang itu, ditangkap saat berada di sebuah hotel di Surabaya.

“Terdiri dari 5 oknum personel dari Satreskoba Polrestabes Surabaya dan 3 warga sipil. Diamankan di hotel. Adapun personel dari (Polres) Tabes adalah Iptu EJ, Iptu RS, Aipda AP, Brigadir S, dan Brigadir IS. Sipil yang ikut diamankan yaitu inisialnya JC, D, IS,” ungkap Jhonny Edison.

Dari penangkapan itu, polisi mendapati barang bukti antara lain narkotika jenis sabu seberat 27,4 gram, 8 butir pil happy five dan 1 butir pil ekstasi. Kasus ini sendiri, diakuinya langsung ditangani oleh Propam Polda Jatim.

“Barang bukti antara lain, yaitu sabu 27,4 gram, kemudian ada 8 butir happy five dan 1 butir ekstasi. Terkait dengan proses lebih lanjut ditangani oleh Propam Polda Jatim dari sisi pelanggaran kode etik profesi, kita juga akan kaji dari sisi pelanggaran pidana,” jelasnya.

BACA JUGA  Seorang Wanita Sopir Taksi Online asal Medan Dibunuh di Aceh

Terkait hasil tes urin terhadap 5 orang oknum polisi tersebut, 4 orang dipastikan positif dan satu orang masih dalam pendalaman. Soal siapa 3 warga sipil turut ditangkap itu, apakah merupakan tersangka kasus narkoba sebelumnya, ia mengaku pihaknya juga masih melakukan pendalaman.

“Yang 4 sudah positif (narkoba), satu masih pendalaman. Semuanya masih kita dalami,” pungkasnya.

Facebook Comments

Iklan
Artikulli paraprakRukita Kampanyekan “Senyaman Di Rumah”, Peduli Kesehatan Mental Saat Pandemi.
Artikulli tjetërHebat! Azis Syamsuddin Pernah Selamat dari 5 Kasus Besar, Mampukah Kali Ini KPK Menjerat?