Beranda PARIWISATA EKONOMI KREATIF JakTent 2021 Digelar Daring dan Luring Bertema “To Gather Again”

JakTent 2021 Digelar Daring dan Luring Bertema “To Gather Again”

JakTent 2021
Press Conference Jaktent 2021 / Foto : Istimewa
Jakarta Content Week 2021 (JakTent 2021) merupakan festival konten kreatif yang akan hadir Kembali, dimana event ini adalah yang kedua kali terselenggara di masa Pandemi 2021.

JakTent 2021 yang di tahun kedua ini akan berlangsung pada 10-14 November 2021 dengan estimasi dihadiri lebih dari 20.000 partisipan dari 50 negara yang akan mengikuti lebih dari 160 acara.

Festival JakTent 2021 sebuah kolaborai epik yang diselenggarakan oleh Yayasan 17000 Pulau Imaji dan Frankfurter Buchmesse (Frankfurt Book Fair).

JakTent 2021
Konferensi Pers Virtual JakTent 2021 / Foto: Istimewa

Tema yang diusung JakTent 2021 kali ini bertajuk “To Gather Again”. Bagi para pengunjung, bisa menyaksikannya secara daring dengan terlebih dahulu melakukan registrasi ke www.jaktent.com dengan tiket terusan untuk keseluruhan sesi sebesar Rp. 199.000.

“Tema Together Again tahun ini memiliki arti sebuah momentum untuk kita semua bertemu, bekerja, dan berkolaborasi menciptakan hal baru. Diharapkan karya yang dihasilkan bermanfaat untuk lingkungan, khususnya industri kreatif Asia Pasifik. Ada Yang berbeda dalam acara JakTent 2021, kita tak hanya mengelar secara daring tapi juga Luring yang didukung Sarinah,”kata Alvinta Purba, General Manager JakTent 2021 pada konferensi pers virtual, Rabu (27/10/21).

“Tagline kami ‘To Gather Again’ mewakili keadaan industri kreatif kita dalam mendapatkan kembali kekuatan untuk bergerak maju selama dan pasca pandemi, dan kami percaya melalui gerakan kolaborasi kita dapat mengumpulkan apa yang telah kita lewatkan dan apa yang baru selama pandemi ini.”kata Laura Bangun Prinsloo, Ketua Yayasan 17000 Pulau Imaji (YTPI).

JakTent 2021
Foto : Istimewa

“Kami akan mengundang para pemain utama dari berbagai sektor industri kreatif di Indonesia dan dunia penerbitan, masakan, mode, kerajinan, film, desain, game, cosplay, startup digital, dan media lainnya untuk membahas perkembangan teknologi, bertukar pikiran, dan pengalaman, dan terutama untuk mengangkat para pelaku industri kreatif Indonesia sebagai local heroes kita,”tambahnya.

BACA JUGA  Peluang Usaha Untuk Ibu Rumah Tangga dengan Modal Kecil

Upaya untuk mengangkat para pelaku industri kreatif lokal dalam Jaktent 2021 ini didukung penuh oleh tiga sponsor utama, yaitu Sarinah, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.

Kolaborasi JakTent bersama Sarinah, BRI dan JCCF juga akan berlangsung dalam rangkaian kegiatan dalam format offline di Sarinah sampai Maret 2022 sebagai “Sneak Peak Sarinah”. Pada 1-12 Desember 2021 akan diselenggarakan rangkaian kegiatan The Market di mana Jerman menjadi Special Guest.

JakTent 2021
Foto : Istimewa

Acara ini terdiri dari pameran dan bazaar produk – produk “Lokal Keren”, pitching session serta Bincang JCCF. Pada Januari-Maret 2022 juga akan diselenggarakan rangkaian kegiatan yang tidak kalah menarik.

“Kerjasama Sarinah dengan Jakarta Creative City Forum (JCCF) dan Jaktent sangat strategis dan penting. Kegiatan Jaktent yang melibatkan banyak komunitas kreatif ini sejalan dengan semangat transformasi Sarinah sebagai community mall. Oleh karena itu kerjasama dengan JakTent ini kami jadikan sebagai rangkaian kegiatan Road to Grand Launching Sarinah,” ujar Fetty Kwartati, CEO & Director of Retail PT Sarinah (Persero)

“PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., mendorong tumbuhnya talenta-talenta kreatif dari anak bangsa dan para pejuang ekonomi kreatif di daerah-daerah di Indonesia, dengan berbagai keterlibatan kami di acara-acara seperti Jaktent ini. Kami berharap, di Jaktent ini akan memunculkan local-local heroes yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Handayani, Direktur Bisnis Konsumer PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Jaktent 2021
Helma Dahlia Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta / Foto : Istimewa

“Sebagai acara yang berlangsung di Jakarta, kami dari Disparekraf DKI Jakarta sangat mengharapkan Jaktent untuk bisa menjadi salah satu lokomotif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Jakarta dan memperkuat jejaring di antara komunitas-komunitas kreatif.”kata Helma Dahlia Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta

BACA JUGA  Karyawan Hotel dan Restoran Kini Mulai Dibayangi Ancaman PHK

Pelaksanaan Jaktent tahun ini sangat spesial karena Tahun 2021 telah ditetapkan sebagai Tahun Internasional Ekonomi Kreatif Untuk Pembangunan Berkelanjutan sehingga tahun ini menjadi sebuah momentum bagaimana kita bersama-sama mengembangkan ekonomi kreatif.

Menurut Helma Dahlia Jakarta senantiasa memberikan dukungan kepada ekonomi kreatif salah satunya dengan diterbitkannya Peraturan Gubernur no 84 tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Instruksi Gubernur nomor 53 tahun 2021 tentang dukungan Tahun Internasional Ekonomi Kreatif 2021.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong kegiatan-kegiatan yang dapat menumbuhkan talenta kreatif di DKI Jakarta sehingga menjadikan Jakarta sebagai rumah munculnya talenta baru pelaku ekonomi kreatif.”ujar Helma Dahlia

“Pada pelaksanaan sebelumnya acara Jaktent menghimpun partisipan dari 41 negara, tahun ini kami yakin semakin banyak negara yang berpatisipasi sehingga kita dapat juga menunjukan bagaimana potensi-potensi pelaku industri kreatif kepada dunia,” ujar Andhika Permata, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta

Seperti halnya tahun lalu, terdapat tujuh segmen acara yang akan diselenggarakan di Jaktent tahun ini.

Dalam tujuh segmen acara tersebut, akan tampil beberapa international guest star, di antaranya Marieke Lucas Rijneveld, peraih Booker Prize International 2020 yang dihadirkan oleh Erasmus Huis; penulis best seller asal Inggris yaitu Matt Haig yang akan tampil bersama artis Marissa Anita berkat dukungan Gramedia Pustaka Utama; penulis novel remaja best seller asal Amerika Serikat Jessica Brody yang dihadirkan oleh PT. Mizan Pustaka. Selain itu dari dalam negeri, tampil actor Chicco Jerikho, celebrity chef Reynold Poernomo; Dr. Driando Ahnan Winarno, promotor Tempe Movement; penulis dan podcaster ternama Rintik Sedu; Michael Killian dari Hypebeast Indonesia; Hadi Ismanto dari Manual Jakarta; Mandy Marahimin dari Tanakhir Films, penyair dan penulis Aan Mansyur; komikus Faza Meonk; sutradara Wregas Bhanu Teja, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA  Industri Ekonomi Kreatif Meningkat, HATCH 2021 Umumkan 20 IP Terpilih

Keterlibatan FBF dalam Jaktent juga menghantarkan dukungan dari The Federal Foreign Office, yang adalah kementerian luar negeri Republik Federal Jerman, sebuah badan federal yang bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri negara dan hubungannya dengan Uni Eropa. The Federal Foreign Office Jerman memberikan dukungan pendanaan pada serangkaian sesi penerjemahan buku dari Bahasa Jerman ke berbagai bahasa di Asia dan serangkaian sesi German Start Up Forum yang mempertemukan para pelaku startup di Eropa, khususnya Jerman dan di Asia. Goethe Institute juga memberikan dukungan pada sesi-sesi diskusi tentang monetisasi dunia game, lebih dari sekadar permainan, tapi juga membahas sisi advertising, konten, kultur, dan lain-lain.

Konferensi pers Jaktent 2021 daring Dihadiri oleh Laura Bangun Prinsloo (Ketua Yayasan 17000 Pulau Imaji), Claudia Kaiser (Vice President of Frankfurt Book Fair), Alvinta Purba (General Manager Jakarta Content Week 2021), Fetty Kwartati (CEO & Director of Retail PT Sarinah (Persero)), Handayani (Direktur Bisnis Konsumer PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk), Helma Dahlia (Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta), Leonard Theosabrata (Direktur Utama Smesco Indonesia), Handoko Hendroyono (Ketua Jakarta Creative City Forum, Yolande Melsert (Direktur Erasmus Huis Jakarta), Dionisius Wisnu (Humas Gramedia Pustaka Utama), Salman Faridi (CEO PT. Bentang Pustaka) dan Dion Maulana Muhammad (Co-Founder & Managing Director Idelaju). (EH).

 

Facebook Comments

Artikel sebelumyaDana KONI Kota Padang Senilai Rp 2,1 Miliar Dipereteli Pengurus
Artikel berikutnyaTangguh! Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan Keliling Indonesia