Indeks News – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus berkoordinasi dengan otoritas Hong Kong terkait proses penanganan dan pemulangan tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tewas dalam kebakaran apartemen di kawasan Wang Fuk Court.
Koordinasi dilakukan melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong.
Plt. PWNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan pihaknya memastikan seluruh prosedur penanganan jenazah berlangsung sesuai ketentuan.
Komunikasi dengan keluarga korban juga sedang dilakukan untuk menentukan apakah jenazah akan dimakamkan di Hong Kong atau dipulangkan ke Indonesia.
“Kemlu melalui KJRI Hong Kong masih berkoordinasi dengan otoritas setempat terkait penanganan jenazah 7 WNI/PMI yang sudah terkonfirmasi meninggal dunia. Keputusan pemulangan atau pemakaman di Hong Kong akan dikomunikasikan dengan keluarga,” ujar Heni, Minggu (30/11/2025).
Ia menegaskan seluruh tahapan administrasi dan teknis masih berjalan, termasuk pengurusan dokumen dan persetujuan keluarga korban.
“Waktu pemulangan baru dapat dipastikan setelah semua dokumen dan persetujuan keluarga terpenuhi. Kemlu dan KJRI terus mengawal proses ini, termasuk memastikan pemenuhan hak-hak para korban,” lanjutnya.
Heni juga menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada permintaan autopsi dari otoritas Hong Kong.
Sebelumnya, KJRI Hong Kong mengonfirmasi bahwa jumlah WNI yang meninggal akibat kebakaran tersebut meningkat menjadi tujuh orang, seluruhnya perempuan dan merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik.
Melalui hasil konsolidasi data dan verifikasi lapangan, KJRI mencatat sekitar 140 WNI bekerja di kawasan permukiman Wang Fuk Court
Dari jumlah tersebut, 61 orang telah berhasil dipastikan kondisinya, termasuk para korban meninggal.
Sementara itu, 79 WNI lainnya masih dalam proses verifikasi keberadaan dan keselamatannya.
KJRI memastikan pendataan, pendampingan, serta koordinasi terus dilakukan agar seluruh proses penanganan korban berjalan cepat dan sesuai prosedur yang berlaku baik di Indonesia maupun Hong Kong.




