Beranda HUKUM Kondisi Eva Sofiana Perawat Cantik yang Dibakar Hidup-Hidup

Kondisi Eva Sofiana Perawat Cantik yang Dibakar Hidup-Hidup

Eva Sofiana
Eva Sofiana Wijayanti (33) warga Desa Arjowilangun, Kalipare, Kabupaten Malang disiram bensin dan dibakar orang tak dikenal saat bertugas di Klinik Bunga Husada pada Senin, (3/5/2021).

“Benar yang bersangkutan kini masih menjalani perawatan di RS Wava Husada,” kata Kapolsek Kalipare AKP Soleh Mas’ud, Selasa (4/5/2021).

Orang tak dikenal tersebut masuk ke dalam ruangan klinik dan menyiramkan cairan diduga bensin ke bagian wajah dan tubuh Eva Sofiana Wijayanti. Kemudian, pelaku membakar korban dengan korek api. Setelah beraksi, pelaku langsung kabur.

“Setelah api di tubuh korban berhasil dipadamkan dengan air, ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada. Doakan pelakunya segera tertangkap. Kami bersama jajaran Polres Malang akan terus menyelidiki kasus ini hingga tuntas,” kata Soleh.

Klinik
Perawat Klinik Kecantikan, Eva Sofiana Wijayanti

Sementara, Kapolres Malang, Ajun Komisaris Besar Polisi Hendri Umar mengungkapkan, sejauh ini polisi telah memeriksa beberapa saksi terkait peristiwa keji yang dialami seorang perawat ini. Hasil dari pengumpulan bahan keterangan sementara dugaan pelaku dua orang.

“Sudah ada sekitar 3 sampai 4 orang saksi yang kami periksa. Sehingga dalam satu atau dua hari tersangkanya bisa tertangkap dan mengungkap apa modus dari pembakaran ini. Sepertinya dari anggota kami yang terjun dan dari saksi. Kemungkinan ada dua orang (pelaku),” ujar Hendri.

Sementara itu untuk kondisi perawat saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Wava Husada, Kepanjen. Saat kejadian saksi sekaligus anak pemilik klinik langsung berusaha memadamkan api di tubuh korban. Setelah itu barulah korban dibawa ke rumah sakit.

BACA JUGA  Kampung Narkoba di Deli Serdang Digerebek, 12 Orang Diamankan Polisi

“Untuk luka bakarnya ada di tangan dan dada ada luka bakar sampai 60 persen. Yang kritis nanti itu waktu sakitnya saat dua atau tiga hari pascakebakar. Itu yang kami takutkan,” tutur Hendri.

Facebook Comments