Beranda HUKUM Kota Pontianak Geger, Seorang Pria Bantai Keluarga Istrinya

Kota Pontianak Geger, Seorang Pria Bantai Keluarga Istrinya

Pontianak
Kota Pontianak geger, kasus pembunuhan sadis kembali terjadi di kota itu. Seorang pria berinisial A membantai keluarga istrinya. 3 orang telah menjadi korban, dua kritis dan satu orang dinyatakan meninggal.

Kasus yang cukup menggegerkan Kota Pontianak ini berawal ketika, pelaku A tidak terima diminta cerai oleh istrinya, lalu ia meluapkan rasa kesalnya dengan membantai keluarga istrinya tersebut.

Pagi itu pria ini mendatangi rumah keluarga istrinya, di Jalan Hamka, Gang Nilam 7A, Pontianak, Kalimantan Barat.

Pria ini masuk ke dalam rumah dengan memecahkan jendela, karena pintu depan terkunci. Aksi itu diketahui oleh kakak iparnya yang tidur di lantai satu. Keduanya terlibat perkelahian, dan A yang sudah membawa pisau, menikamkan pisaunya ke perut korban. Korban pun langsung terkapar di lantai.

Pelaku kemudian naik ke lantai dua, masuk ke kamar ibu mertuanya. Di sana ada istri dan ibu mertuanya sedang tertidur. A kemudian membantai keduanya dengan pedang. Kedua perempuan itu mengalami luka-luka serius.

Para tetangga mendengar teriakkan minta tolong. Kemudian salah seorang warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsekta Pontianak Kota.

Polisi kemudian datang ke tempat kejadian, dan menangkap pelaku yang masih berada di rumah itu.

Usai melakukan perbuatannya, pelaku sempat menolak ketika hendak diminta menyerahkan diri. Namun, anggota Kepolisian langsung mengambil tindakan untuk masuk ke dalam rumah dan menangkap pelaku tanpa ada perlawanan.

“Pelaku sempat tidak mau menyerahkan diri. Namun diminta anggota menyerahkan diri. Setelah membunuh pelaku berdiam diri dan anggota masuk dengan cara memecahkan kaca. Kemudian masuk ke dalam rumah dan langsung meringkus pelaku,” ujarnya.

“Korban ada tiga orang, satu meninggal, dan dua kritis. Pelaku sudah kami amankan, dan sedang diperiksa,” ujar Kapolresta Pontianak, AKBP Leo Joko Triwibowo.

Untuk sementara, kata Joko motif pelaku adalah sakit hati karena istrinya minta cerai, sehingga muncul niat jahat pelaku untuk menghabisi istri beserta keluarga istrinya.