Kronologi Lengkap Pembunuhan Penjual Kopi di Jombang

Indeks News – Kasus pembunuhan keji menimpa Tri Retno Jumilah (62), penjual kopi asal Jombang. Ia tewas di tangan suami sirinya, Purnomo (60), yang memukulinya berulang kali menggunakan linggis di rumah mereka di Dusun Mancilan, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung.

Pembunuhan terjadi pada Minggu (9/11/2025) dan dipicu sakit hati pelaku yang merasa sering diejek serta diusir korban saat terjadi pertengkaran.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan bahwa Retno dan Purnomo menikah siri sejak 2016.

Selama dua tahun terakhir mereka tinggal berdua di rumah milik Retno. Sementara pelaku asal Desa Palrejo, Sumobito.

Retno sehari-hari mengelola warung kopi di depan Koramil Mojoagung, sedangkan suami sirinya tidak bekerja akibat sakit diabetes sejak delapan bulan terakhir.

Purnomo hanya mengantar dan menjemput korban dari warung.

“Motifnya sakit hati karena merasa sering diejek dan diusir dari rumah ketika bertikai,” ujar Dimas dalam keterangan resmi, Minggu (23/11/2025).

Kronologi Pembunuhan

Pada hari kejadian, cekcok kembali terjadi di rumah mereka. Purnomo kemudian mengambil linggis dan memukul Retno secara brutal hingga korban tewas di kamar belakang.

Autopsi menunjukkan korban mengalami: Luka memar di wajah, kepala, tangan, dan dada. Patah tulang rahang bawah, tulang pipi, lengan kanan. Patah tulang iga kanan ke-4, 5, dan 6. Pendarahan otak akibat pukulan benda tumpul

“Patah di tangan karena korban sempat menangkis serangan pelaku,” tambah Dimas.

Rampas Uang dan Perhiasan

Usai memastikan istrinya meninggal, Purnomo mengambil sebagian uang serta perhiasan emas milik korban, kemudian kabur menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion.

Setelah melakukan pelarian, Purnomo berhasil ditangkap tim Satreskrim Polres Jombang pada Jumat (21/11/2025) di sebuah kos di Desa Rajabasa Baru, Lampung Timur sekitar pukul 23.15 WIB.

Barang bukti yang diamankan: 1 linggis, Sepeda motor Yamaha Vixion. Bantal dan selimut yang digunakan menutupi jasad korban

“Linggis dipakai untuk memukul kepala dan dada korban,” tegas Dimas.

Jasad Ditemukan Anak Korban

Jenazah Retno ditemukan baru empat hari setelah pembunuhan, pada Kamis (13/11/2025), ketika putranya, Eko Nursoleh, datang ke rumah ibunya.

Jasad ditemukan membusuk dalam posisi terlentang di atas kasur, wajah tertutup bantal dan tubuh dibungkus selimut.

Kasus ini kini telah ditangani Satreskrim Polres Jombang untuk proses hukum lebih lanjut.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses