Padang Darurat: Jembatan Gunung Nago Ambruk Setelah Debit Sungai Melonjak

Indeks News – Jembatan Gunung Nago di Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dilaporkan putus pada Kamis pagi (27/11/2025) setelah diterjang arus sungai yang meningkat drastis akibat hujan lebat.

Informasi mengenai kerusakan jembatan pertama kali disampaikan Polsek Pauh dan dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat konstruksi utama jembatan ambruk setelah dihantam arus deras yang membawa material dari hulu sungai.

Debit air yang terus meningkat sejak malam hari membuat jembatan tidak mampu menahan tekanan kuat aliran sungai.

Jembatan Gunung Nago diketahui merupakan akses penting yang menghubungkan Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Pauh.

Jalur ini selama ini menjadi rute terdekat bagi warga Belimbing dan sekitarnya untuk menuju kawasan Universitas Andalas (UNAND).

“Jembatan Gunung Nago putus, diimbau untuk masyarakat Pauh untuk tetap waspada,” demikian imbauan Polsek Pauh melalui keterangan resminya.

Sejumlah petugas dan aparat terkait saat ini berada di lokasi untuk melakukan pemantauan, memastikan keamanan warga, serta mengatur pengalihan arus lalu lintas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan terkait korban jiwa. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Kota Padang.

Hingga siang hari, kondisi di sekitar lokasi jembatan masih dipadati warga yang ingin melihat langsung dampak kerusakan.

Petugas kepolisian bersama BPBD Kota Padang memasang garis pembatas untuk mencegah masyarakat mendekati area ambruk karena dikhawatirkan masih terjadi pergerakan tanah di sekitar pondasi jembatan.

BPBD Kota Padang juga melaporkan bahwa intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak Rabu malam turut menyebabkan sejumlah titik di Kecamatan Kuranji dan Pauh mengalami kenaikan debit air sungai.

Tim masih melakukan pemantauan terhadap potensi banjir susulan, terutama di wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai Batang Kuranji.

Sementara itu, Dinas PUPR Kota Padang menyatakan akan segera menurunkan tim teknis untuk melakukan asesmen kerusakan jembatan.

Hasil evaluasi awal akan menentukan langkah penanganan darurat, termasuk kemungkinan pembangunan jembatan sementara agar akses antar kecamatan tetap dapat berjalan.

Warga yang biasanya melintas melalui Jembatan Gunung Nago diminta untuk menggunakan jalur alternatif melalui Bandar Buat atau via Simpang Alai-Limau Manis.

Petugas Dishub telah dikerahkan untuk membantu pengaturan lalu lintas di beberapa titik yang berpotensi terjadi penumpukan kendaraan.

Pemerintah Kota Padang mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang dan menghindari penyebaran video atau kabar yang belum terverifikasi, terutama terkait kondisi jembatan maupun potensi bencana susulan.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses