Polda Sumbar berhasil mengungkap dua kasus kekerasan seksual yang dialami oleh dua remaja di Kota Padang. Kedua korban masih di bawah umur.
Perwira Unit (Panit) 1 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar, Ipda Rini Angraini mengatakan, dua anak merupakan dua korban dari kasus yang berbeda.
“Keduanya terjadi bulan April 2021 dan November 2020 silam,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (3/12).
Rini menerangkan, Kasus pertama adalah yang terjadi pada bulan April 2021. Dalam kasus tersebut korban diketahui masih berusia 17 tahun.
“Sedangkan untuk pelaku berinisial RA (19) tahun, warga yang bertempat tinggal di sekitaran Kecamatan Pauh, Kota Padang,” kata Rini.
Pada kasus pertama ini, tersangka mengajak korban jalan-jalan, kemudian RA membawa korbannya ke rumah yang telah kosong.
“Disanalah tersangka melancarkan aksinya. Akibatnya, saat ini korban hamil 7 bulan dan tersangka sudah kami tangkap pada 28 November lalu,” terangnya.
Kemudian kasus kedua menimpa korban yang masih berumur 16 tahun. Pelaku perbuatan bejat itu dilakukan oleh tersangka berinisial A (24) tahun. Ia merupakan seorang mahasiswa.
Pada kasus kedua ini, tersangka merupakan pacar dari korban, namun ia melakukan praktek tersebut secara paksaan pada korban.
“Korban diperkosa berkali-kali oleh tersangka sehingga korban hamil dan melahirkan seorang anak yang kini telah berumur 3 bulan,” tutur Rini.
Perbuatan A dilakukannya pada bulan November 2020 lalu, dan kini ia telah mendekam di ruang tahanan Mapolda Sumbar.
Rini menyebut, kasus yang menjerat A ini masuk dalam kategori tindak pidana rudapaksa anak di bawah umur.(Kay)
Prostitusi berkedok panti pijit di Citra Raya digrebek Polda Banten. Dalam penggerebekan ini petugas mengamankan 5 terapis, satu pekerja, dan pasangan suami istri pengelola panti pijat tersebut.
Panti pijit yang menjalankan bisnis prostitusi ini berlokasi di Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Dari 8 orang yang diamankan tiga diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Banten.
Tiga orang tersangka kasus prostitusi ini adalah berinisial TF (25) karyawan, AK (35), dan RAW (26) pengelola panti pijat.
Kabidhumas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengatakan penggerebekan prostitusi berkedok panti pijat oleh Sub Direktorat Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) dilakukan pada Rabu (1/12/2021).
“Penyidik juga melakukan penyitaan berupa seprai, kondom bekas dan baru, tisu, buku daftar pelanggan, serta minyak untuk pijat,” ujar Shinto Silitonga saat menggelar ekpose di Mapolda Banten, Jumat (3/12/2021).
Shinto mengungkapkan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 8 orang termasuk pengelola, penyidik Subdit Renakta menetapkan 3 orang tersangka.
“Tersangka akan dijerat Pasal 2 atau Pasal 10 Undang-Undang nomor 21 tahun 2007 tentang TPPO, dengan ancaman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” ungkapnya didampingi Kasubdit Renakta, Kompol Herlia Hartarani.
Kabidhumas menambahkan untuk tarif pelanggan panti pijat plus-plus mulai dari Rp300 ribu hingga Rp500 ribu. Pelaku mendapatkan keuntungan Rp100 ribu untuk setiap jam nya.
“Pelaku mencari keuntungan dari para terapis dengan meminta uang kamar Rp100 ribu per jamnya,” tambah mantan Kapolres Gowa.
Dalam kesempatan itu, AKBP Shinto Silitonga meminta kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian.
“Polda Banten tidak mentolerir terjadinya praktek-praktek pelacuran terselubung, dan akan melakukan tindakan tegas dengan undang-undang TPPO,” tegasnya.
Salah satu tersangka AK mengaku kegiatan prostitusi berkedok panti pijat sudah berlangsung sejak 5 tahun lalu. Dirinya mendapatkan keuntungan dari biaya sewa kamar dari terapis.
“Minimal Rp800 ribu perhari, hanya sewa kamar Rp100 ribu per jamnya,” pungkasnya
DD Terima Penghargaan di Malam Apresiasi Festival Literasi Zakat Wakaf 2021 / Foto : dok. Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa ( DD ) sukses membawa pulang penghargaan dalam program wakaf produktif Pada Malam Apresiasi Festival Literasi Zakat Wakaf 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.
Penghargaan yang di terima Dompet Dhuafa menjadi bentuk apresiasi dari Kementerian Agama atas kontribusi mensukseskan program inkubasi wakaf produktif yang telah telah dilakukan Dompet Dhuafa dalam beberapa dekade kebelakang.
Perhelatan yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama pada Kamis 2 Desember 2021 itu merupakan puncak rangkaian program Literasi Zakat Wakaf yang telah digulirkan sepanjang tahun 2021. Dan tahun ini Dompet Dhuafa menerima penghargaan tersebut.
Foto : Dok. Dompet Dhuafa
Bambang Suherman selaku Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa menjelaskan bahwasanya apresiasi ini merupakan dorongan semangat bagi tubuh Dompet Dhuafa secara keseluruhan untuk mengembangkan ide serta gagasan dalam upaya memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
“Alhamdulillah malam ini Dompet Dhuafa mendapatkan apresiasi dari Kementerian Agama untuk kategori inkubasi wakaf produktif, inshaallah ini akan menjadi penyemangat kita semua untuk selalu mengembangkan gagasan agar menjadi bentuk nyata program-program bermanfaat bagi masyarakat dan berkesinambungan di dalam pengelolaannya serta manfaatnya untuk masyarakat. Semangat terus Dompet Dhuafa, ini adalah bagian dari upaya-upaya harapan yang dititipkan banyak orang di Indonesia terhadap lembaga kita. Kita kerjakan, kita berikan yang terbaik untuk syi’ar wakaf dan zakat di Indonesia,” jelas Bambang saat ditemui seusai acara.
Forum Wakaf Produktif yang diketuai oleh Bobby P Manullang sekaligus General Manajer Wakaf Dompet Dhuafa mengatakan pentingnya metode kolaborasi untuk mengembangkan aset-aset wakaf guna bermanfaat bagi kepentingan umat. Melihat potensi kemanfaatan yang besar, ia juga mengatakan bahwa program ini akan terus berkelanjutan untuk mencapai tujuan bersama yaitu kesejahteraan masyarakat secara luas.
Foto : dok. Dompet Dhuafa
“Forum Wakaf Produktif hadir dengan dibidani salah satunya oleh Dompet Dhuafa. Hari ini kita sama-sama menyaksikan peran Forum Wakaf Produktif turut mensukseskan program inkubasi lahan-lahan produktif yang dikelola oleh para nazhir di seluruh Indonesia. Ini adalah sebuah tanda dimana pola-pola kolaborasi yang menjadi ide dasar terbentuknya Forum Wakaf Produktif akan menjadi program yang terus berkelanjutan sehingga target dan sasaran aset-aset wakaf produktif bisa bermanfaat untuk umat bisa segera terwujud. Selain itu Forum Wakaf Produktif coba akan memberikan kontribusi yang sangat luas bagi bertumbuhnya wakaf tunai atau uang yang sejatinya merupakan sumber permodalan bagi optimalisasi aset-aset wakaf yang hari ini dikelola oleh para nazhir di Indonesia. Mari saatnya kita berwakaf dan jangan pernah kita melupakan wakaf, sebesar apapun harta kita maka berwakaf lah dengan segera,” tutur Bobby setelah menerima penghargaan serupa.
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi yang turut hadir dalam perhelatan tersebut memberikan penjelasan bahwasanya pemerintah akan secara tegas menempatkan kebijakan strategis bidang zakat dan wakaf dalam rencana strategis Kementerian Agama. Kebijakan tersebut dibagi kedalam 3 (tiga) isu yang akan terus dibangun hingga tahun 2024 mendatang.
Ketiga isu tersebut antara lain Transformasi Digital, Road map pengentasan kemiskinan dan ekonomi, serta pemerataan zakat dan wakaf di seluruh Indonesia. Sebagai langkah konkret, Kementerian Agama dalam kesempatan yang sama meluncurkan program Digital Exhibition Zakat dan Wakaf sebagai pemantik terciptanya transformasi digital dalam segmentasi zakat dan wakaf.
Foto : Dok.Dompet Dhuafa
“Karena pengumpulan zakat nasional terus mengalami peningkatan begitu pula dengan wakaf yang mulai bergeliat melalui produk-produk inovatifnya. Ini adalah gambaran positif untuk masa depan filantropi islam yang berdaya guna. Pemerintah secara tegas menempatkan kebijakan strategis bidang zakat dan wakaf dalam rencana strategis Kementerian Agama Republik Indonesia. Selanjutnya ada 3 (tiga) isu terkait zakat dan wakaf yang akan ditarget selama waktu 2022 hingga 2024,” Zainut Tauhid Sa’adi. (EH).
Cheat Codes Rilis Singlle Bertajuk ‘How Do You Love’’ / Foto : Istimewa
Cheat Codes, yang populer lewat single ‘No Promises’ (feat Demi Lovato), kembali dengan musik terbaru yang menghadirkan perpaduan lintas genre.
Dirilis hampir beriringan dengan album yang ditunggu-tunggu, “Hell Raisers, PT 2”, ‘How Do You Love’ adalah single berikutnya dari Cheat Codes.
Single milik Cheat Codes ini sekaligus menjadi sebuah kelanjutan dari single populer mereka yang merupakan kolaborasi bersama Little Big Town dirilis bulan Juli lalu.
Cheat Codes, Lee Brice dan Lindsay Ell /Foto: Istimewa
Masih dengan single crossover antara Country dan Pop seperti ‘Never Love You Again’ bersama Little Big Town dan Bryn Christopher, Cheat Codes kembali menghadirkan single terbaru, ‘How Do You Love’.
Cheat Codes tak sendiri kali ini dengan vokal dari Lee Brice dan Lindsay Ell dan lagu ini sudah tersedia di seluruh platform streaming digital disini.
“Kami terbang ke Chicago bersama Lindsay Ell untuk memberikan kejutan pada Lee Brice ke salah satu show miliknya, yang kemudian rekamanan perjalanan tersebut menjadi video musik dari lagu ini. Le Brice adalah musisi yang kawakan dan sangat mengerti bagaimana membuat hati pendengarnya terhanyut jadi kami tidak bisa memikirkan sosok lain untuk menyanyikan lagu duet ini bersama Lindsay Ell.”kata Cheat Codes dalam siaran pers, Kamis (2/12/21)
Foto : Istimewa
“Kami berharap kamu menyukai lagu ini sama seperti kami yang sangat menikmati pembuatannya. Lagu ini punya perasaan cinta yang special dan pastinya sangat realte ke semua orang,” ujar Cheat Codes.
“Ada kalanya kamu merasa terhanyut dan terkadang kamu merasa orang tersebut sangat cocok buatmu tanpa kamu mengerti kenapa – yang kami pelajari hingga akhirnya kami mengerti adalah, cinta membutuhkan waktu dan kami berharap untuk bisa menggambarkan perasaan tersebut lewat ‘How Do You Love’.”tutup Cheat Codes. (EH).
Menjadi kekasih simpanan atau selingkuhan seorang pangeran membuat model asal Ukraina, Yana Orfeeva kini menjalani hidup dalam beragam kemewahan. Barangkali, ini juga menjadi impian Sebagian perempuan.
Sebagai kekasih simpanan, Yana Orfeeva sempat menghebohkan publik ketika ia mengakui dirinya sebagai kekasih simpanan seorang pangeran dari Arab Saudi.
Melansir berbagai sumber, Yana Orfeeva memang selalu menjaga kecantikan dan kebugaran tubuhnya dengan olahraga rutin.
Bahkan, Yana Orfeeva merupakan gadis yang berparas cantik dan sedikit manja. Hal inilah yang disebut-sebut membuat pangeran Arab Saudi yang tidak diketahui namanya ini bertekuk lutut.
Orfeeva telah tinggal bersama sang pangeran selama dua tahun sebagai kekasih simpanan. Model ini turut menikmati hidup mewah diselimuti kekayaan yang ditawarkan pangeran tersebut seperti dilansir dailystar.co.uk.
Diapun memiliki kesempatan menikmati berbagai fasilitas kelas atas, Orfeeva juga diketahui mengantongi USD30.000 atau Rp540 juta setiap pekan. Artinya, dia mendapat suntikan dana kira-kira Rp57 juta setiap harinya.
Bahkan The Sun mengklaim bahwa jumlah uang yang didapat Yana Orfeeva secara rutin ini menjadikannya sebagai salah satu kekasih simpanan pangeran dengan bayaran tertinggi.
Selain bayaran rutin yang diterimanya, sang pangeran juga dikabarkan memberinya bayaran tunai senilai Rp1,8 miliar. Melalui akun media sosialnya, Yana Orfeeva diketahui sering memamerkan pengalaman liburan mewahnya ke tempat-tempat indah di berbagai kota, dari London hingga Santorini.
Beberapa lokasi tempat dia mengambil foto juga diketahui merupakan tempat-tempat eksklusif yang hanya bisa dikunjungi orang-orang tertentu seperti konglomerat.
Bahkan, tidak hanya berfoya-foya, wanita cantik ini dikabarkan telah menggunakan uang yang diperolehnya itu untuk membeli beberapa apartemen di daerah Kiev dan Moscow.
Kebakaran kembali terjadi di Pesisir Selatan, dalam sehari kejadian kebakaran terjadi sebanyak dua kali di lokasi yang berbeda. Jumat (03/12).
Kepala Satpol PP dan Damkar, Dailipal, melalui Kabid Damkar Agnes Dheno Arnas, S.STP, MM ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya menerima dua laporan kejadian kebakaran dalam satu hari.
Kejadian kebakaran pertama terjadi di gudang perabot di Nagari Surantih Kecamatan Sutera pada pukul 04.40 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan gudang semi permanen dengan perkiran kerugian sekitar Rp. 70.000.000.
” Penyebab kebakaran belum diketahui, entah konsleting listrik, itu masih dalam penyelidikan,” terangnya.
Kejadian selanjutnya terjadi di gudang bekas perabot di Nagari Dusun Baru Tapan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan.
Peristiwa kebakaran ini terjadi pada siang hari pukul 13.30 WIB, mendapat laporan warga setempat pihaknya langsung menuju lokasi.
Petugas berhasil menjinakkan api dalam waktu lebih kurang 20 menit sehingga api tidak menyambar rumah permanen yang ada di sebelahnya.
Mengingat kejadian ini terjadi dalam selang waktu yang tidak terlalu lama, Dheno mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan siaga dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran dan segera hubungi posko damkar terdekat apabila hal yang tidak diinginkan ini terjadi.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota pemadam kebakaran yang telah sigap, tanggap dan cepat menindaklanjuti laporan masyarakat.(Kay)
Anneth Delliecia Rilis Single "Takkan Berhenti Mencintaimu" / Foto: Istimewa
Anneth sapaan dari Anneth Delliecia Nasution melanjutkan cerita-ceritanya ke dalam sebuah karya di penghujung tahun ini sebagai Musisi yang aktif membuat karya.
Dengan keberhasilan 100 Juta Viewers (youtube) pada lagu “Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti” membuat Anneth Delliecia digemari di banyak negara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam.
Fans Anneth Delliecia (Annetherz) juga punya andil besar dalam karir Anneth. Mereka sangat antusias mengikuti perjalanan Anneth sejak ia masih menjadi juara Idol Junior 2018 hingga sekarang.
“Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti” juga membuat Anneth Delliecia memperoleh banyak penghargaan di bidang musik di Indonesia seperti AMI AWARDS 2021, Langit Musik: Indonesian Music Awards, JOOX Indonesia Music Award.
Pada tanggal 2 Desember 2021 ini ia kembali dengan meluncurkan karya kebanggaannya bertajuk “Takkan Berhenti Mencintaimu”.
Lagu “Takkan Berhenti Mencintaimu” diciptakan oleh Anneth sendiri. Bercerita tentang seseorang yang selalu memberikan cinta dan dukungan kepada yang tercinta meskipun banyak rintangan dan halangan yang harus dihadapi. Pesan Kesetiaan dan pengabdian dalam lagu ini adalah sebuah pesan moral yang relate dengan masa sekarang.
Anneth Delliecia / Foto : Istimewa
Di tengah masa pandemi yang sangat rentan dengan isu perpecahan/perpisahan. Anneth mencoba untuk membuat sebuah karya yang memiliki potensi dua kekuatan besar (Musik dan Visual) dan diharapkan bisa memberikan cara pandang tentang bagaimana melihat cinta dan keadaan dari sisi yang baik.
Mengangkat tema tentang hubungan 2 manusia dengan perspektif unik, penggambaran cerita dalam lagu ini dibuat dengan bahasa kehidupan sehari-hari oleh Anneth, pencipta lagu dalam “Takkan Berhenti Mencintaimu”.
Lagu single terbarunya ini semakin mengukuhkan Anneth sebagai pencipta lagu yang layak diperhitungkan di kancah musik indonesia dan mancanegara meskipun ia masih berusia 16 tahun.
“Lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadi aku. Dan aku juga liat pengalaman dan kisah orang-orang di sekitar aku. Lagu ini bercerita tentang unconditional love atau cinta tanpa syarat. Bagaimana kita mencintai seseorang dengan setulus hati di susah senangnya mereka, di baik buruknya mereka, dimana kita selalu ada untuk mereka”, jelas Anneth dikutip dalam siaran pers, Kamis (2/12/21).
Foto: Istimewa
Bersama Jeffrey Stefanus (Penata Musik “Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti”) dan Dinno Taruprajoko (A&R Rans Music), Anneth seperti melepas suatu ide baru tentang kepenulisan lirik. Keberaniannya membubuhkan pilihan kata yang lebih dewasa namun tetap relate dengan usia para fans-nya.
“Awalnya lagu yang mau di rilis bukan lagu ini, tapi saat rekaman lagu yang sebelumnya kok aku merasa lebih sreg ke lagu yang ini untuk dijadikan single aku selanjutnya. Kalo kesulitan pas rekaman, karena lagu ini tuh bukan lagu yang menggelegar gitu, tapi lebih ke lagu yang manis jadi lumayan lama nyari improvisasi yang tepat”, ungkap Anneth.
Anneth berharap lagu ini bisa mewakilkan perasaan banyak orang yang mendengarkan untuk bisa menyampaikan rasa sayang kepada orang yang dicintai. “Semoga pesan di lagu ini bisa tersampaikan ke semua orang dan mendapat respon yang baik seperti lagu ‘Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti’. Dan doain aja tahun depan aku bisa punya karya albumku sendiri”, tutup Anneth. ,(EH).
Sementara itu, Personil Satreskrim Polres Agam Bripka Algino Ganaro membenarkan penangkapan ini.
“Betul, pelaku sudah kita tangkap tadi. Ada 2 orang yang kita tangkap, namun 1 orang kabur,” terang Bripka Algino Ganaro.
Kata Ganaro, pelaku ditangkap di daerah Muko-muko, Kecamatan Tanjung Raya.
“1 orang atas nama R ditangkap saat sedang minta sumbangan, sementara seorang lagi atas nama H, pelaku penusukan, kita tangkap di depan MTSN ,” ujar Ganaro.
Sementara seorang pelaku lain yakni F, berhasil melarikan diri,” tuturnya.
Ganaro menambahkan, Sepeda motor yang dirampas sudah diamankan, jadi kita membantu mengamankan dengan kerjasama Polres Bukittinggi.
Kawanan begal ini beraksi dengan merampas motor tukang ojek di daerah Kapau, Polres Bukittinggi pada Selasa lalu (30/11).
Modusnya, dengan pura-pura minta diantar ke Kapau dengan menawarkan sewa Rp. 20.000 kepada tukang ojek tersebut dari Pasar Banto.
Sesampai di TKP, pelaku sudah ditunggu rekannya, dan merampas sepeda motor revo milik korban.
Tak hanya merampas, pelaku juga melukai tukang ojek dengan pisau dan mengakibatkan luka.(Kay)
Buaya 3,5 meter masuk ke wilayah padat penduduk Kawasan Sungai Lais, sambutan, Samarinda. Karena cukup meresahkan dan memangsa ternak milik warga, buaya berbobot hamper 100 kg ini ditangkap oleh Tim gabungan.
Buaya 3,5 meter itu terlihat oleh warga Kamis (2/12) malam sekitar pukul 21.00 WITA di salah satu parit dekat permukiman warga. Tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran, animal rescue dan relawan bergerak ke lokasi kejadian.
“Buaya ini ada di parit dan sudah makan 1 ekor bebek warga. Jadi warga spontan mengepung parit supaya buaya itu tidak lari,” ujar petugas Rescue Bidang Evakuasi, Penyelamatan & Perlindungan Hak Sipil Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda, Ichwan Wahyudi, , Jumat (3/12).
Ichwan menjeaskan, proses evakuasi memakan waktu hampir dua jam menggunakan jaring dan jerat tali. “Buaya 3,5 meter, kami bawa ke posko 8 Disdamkar. Belum tahu persis jantan atau betina. Ukurannya memang besar,” kata Ichwan.
“Informasi teman-teman animal rescue, sebelumnya kemungkinan buaya ini terlihat di anak sungai besar. Tapi malam tadi, buaya ini benar-benar terdesak di parit permukiman warga,” imbuh Ichwan.
Diperkirakan buaya itu berbobot sekitar 100 kilogram. Setelah diamankan di markas posko 8 Disdamkar, buaya itu kemudian diserahkan ke BKSDA Kalimantan Timur untuk dilepasliarkan.
“Karena buaya termasuk dilindungi, kami tidak bisa melepasliarkan sendiri. Sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur), kita serahkan ke BKSDA tadi pagi,” jelas Ichwan.
Permintaan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Nasdem Hillary Brigitta Lasut dengan tegas ditolak oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.
Sebelumnya Hillary Brigitta Lasut mengirim surat ke Jenderal Dudung Abdurachman meminta Pengawalan dari Anggota TNI. Alasannya, Brigitta merasa khawatir akan keselamatan dirinya.
“Tidak akan saya penuhi,” tegas Dudung dikutip dari Kompas.com, Jumat (3/12/2021).
Hillary Brigitta Lasut berkirim surat kepada Jenderal Dudung Abdurachman meminta pengawalan dari anggota TNI. Alasannya, Brigitta merasa khawatir akan keselamatan dirinya.
“Benar, saya menyurat ke KSAD untuk memohon bantuan pengamanan sesuai dengan Permen No. 85 Tahun 2014,” tulis Hillary melalui akun Instagram-nya @hillarybrigitta.
“Kalau ditanya kenapa jujur saja saya harus mengetahui, cukup tidak mudah untuk menjadi seorang perempuan berusia 20-an dan belum menikah, khususnya di dunia politik yang dinamis dan tidak tertebak,” imbuhnya.
Hillary tercatat sebagai anggota termuda DPR periode 2019-2024 dari Partai NasDem. Perempuan berusia 23 tahun ini untuk pertama kalinya menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan Sulawesi Utara. Ia berhasil meraih sebanyak 70.345 suara pada Pemilu 2019.
Walaupun tergolong muda, perempuan kelahiran Manado 22 Mei 1996 ini rupanya tidak terlalu asing dengan dunia politik. Sebab, Hillary merupakan putri dari Bupati Kepulauan Talaud terpilih periode 2019-2024, Elly Engelbert Lasut.
Ayah Hillary juga pernah menjabat Bupati Kepulauan Talaud selama dua periode, 2004-2009 dan 2009-2012. Sementara Ibu Hillary, Telly Tjanggulung, merupakan Bupati Minahasa Tenggara masa jabatan 2008-2013.
Terinspirasi dari kedua orang tuanya, Hillary aktif dalam berbagai organisasi sejak masa sekolah. Saat SMA, Hillary pernah menjabat sebagai ketua OSIS. Setelah lulus SMA, Hillary memutuskan untuk mengambil studi S1 Fakultas Hukum di Universitas Pelita Harapan (UPH). Kemudian, ia melanjutkan studi S2 di Washington University.