Beranda blog Halaman 3

COS 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Sentuhan Gaya Hidup Minimalis ke Jakarta

0
COS
COS Brand asal London resmi membuka toko pertamanya di Indonesia pada 17 April 2026, bukan sekadar ruang belanja, tapi juga destinasi gaya hidup yang memadukan desain, seni, dan ketenangan dalam satu pengalaman.

Berlokasi di ibu kota, toko seluas 501 meter persegi ini langsung mencuri perhatian lewat pendekatan desain yang khas: minimalis, bersih, dan elegan. Dirancang oleh tim interior COS sendiri, ruang ini terasa seperti galeri modern menggabungkan estetika kontemporer dengan sentuhan hangat yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Begitu masuk, pengunjung disambut palet warna netral yang menenangkan, berpadu dengan lantai terrazzo dan karpet wol premium. Setiap sudutnya terasa dipikirkan dengan matang, mulai dari rel aluminium yang sleek hingga vitrin berbahan daur ulang. Ini bukan sekadar toko pakaian—ini adalah ruang yang merayakan detail dan craftsmanship.

COS

Yang menarik, COS juga menghadirkan sentuhan lokal dalam kurasinya. Salah satunya adalah Raja Chair dari brand Indonesia, A Toko, yang dibuat secara handmade menggunakan kayu jati dan rotan. Kehadiran elemen ini memberi nuansa autentik sekaligus menunjukkan apresiasi COS terhadap desain dan pengrajin lokal.

Area lounge pun tak kalah menarik. Sofa dan pouf dengan tekstur lembut, meja batu dengan karakter alami, hingga kursi kayu bergaya modern menciptakan suasana santai yang terasa seperti ruang hidup pribadi. Bahkan fitting room-nya dirancang dengan sentuhan artistik, dilengkapi lampu unik berbentuk permen karya desainer Helle Mardahl.

COS

Mengusung koleksi Spring Summer 2026 untuk pria dan wanita, COS menawarkan lebih dari sekadar pakaian melainkan gaya hidup yang mengedepankan kesederhanaan, kualitas, dan keberlanjutan.

Kehadiran COS di Jakarta menjadi bagian dari langkah ekspansi mereka di kawasan Asia Pasifik, setelah sebelumnya membuka toko di China, Jepang, dan India. Namun lebih dari itu, ini juga menandai bagaimana Jakarta semakin dilirik sebagai pusat gaya hidup modern yang dinamis.

COS

Bagi pecinta fashion dan desain, toko COS bukan hanya tempat belanja—melainkan ruang untuk merasakan bagaimana estetika minimalis bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

 

“PITFALL” Rilis Trailer Resmi 2026: Teror Perangkap Mematikan di Tengah Hutan

0
PITFALL
PITFALL Film survival horror terbaru resmi merilis trailer perdananya menjelang penayangan di bioskop pada 29 Mei 2026. Trailer ini langsung mencuri perhatian dengan konsep sederhana namun intens: terjebak, sendirian, dan perlahan kehilangan harapan.

Film PITFALL ini mengisahkan seorang pria muda yang terpisah dari teman-temannya saat berada di hutan. Nasib buruk berubah menjadi mimpi buruk ketika ia terjatuh ke dalam lubang sedalam 10 kaki yang dipenuhi tombak tajam, membuatnya terjebak dalam kondisi terluka parah. Situasi semakin mencekam saat ia menyadari bahwa kejadian tersebut bukanlah kecelakaan, melainkan jebakan yang sengaja dibuat.

PITFALL dibintangi oleh sejumlah nama yang cukup dikenal di genre thriller dan horor, di antaranya: Marshall Williams, Alexandra Essoe, Richard Harmon, Jordan Claire Robbins, Matt Hamilton and Randy Couture.

PITFALL

Kombinasi ini menjanjikan performa akting yang kuat, terutama dalam membangun ketegangan psikologis dan fisik.

Minim Setting, Maksimal Ketegangan

Dari trailer yang dirilis, PITFALL terlihat mengusung pendekatan survival horror yang fokus pada satu lokasi utama. Alih-alih bergantung pada banyak karakter atau efek besar, film ini menekankan rasa terjebak dan keputusasaan.

Beberapa hal yang menonjol dari trailer:

PITFALL

  • Atmosfer mencekam: Hutan yang sunyi dan lubang gelap menciptakan rasa isolasi yang kuat
  • Konflik bertahap: Ketegangan dibangun dari kondisi fisik korban hingga ancaman eksternal yang belum sepenuhnya terungkap
  • Nuansa psikologis: Bukan hanya soal bertahan hidup, tapi juga tentang rasa takut, paranoia, dan siapa dalang di balik jebakan tersebut

Film ini mengingatkan pada kombinasi 127 Hours dan The Descent, namun dengan sentuhan horor yang lebih “kejam” dan misterius.

PITFALL

Trailer PITFALL berhasil memberikan hook yang kuat tanpa terlalu banyak membocorkan cerita. Jika dieksekusi dengan baik, film ini berpotensi jadi salah satu survival horror yang paling intens di tahun 2026.

Resident Evil 2026 Rilis Teaser Trailer, Era Baru Teror Dimulai

1
Resident Evil
Resident Evil produksi Sony Pictures akhirnya merilis teaser trailer perdana versi terbaru pada 30 April 2026. Film reboot ini disutradarai oleh Zach Cregger dan menghadirkan cerita baru yang lebih gelap, intens, serta berbeda dari adaptasi sebelumnya.

Teaser Resident Evil 2026 Tampilkan Nuansa Lebih Mencekam

Dalam teaser Resident Evil Dengan tagline “A New Era of Evil” yang telah dirilis, suasana horor langsung terasa sejak awal. Visual gelap, ketegangan yang dibangun perlahan, serta situasi yang semakin kacau menjadi daya tarik utama.

Resident Evil

Film ini mengikuti kisah Bryan, seorang kurir medis yang tanpa sengaja terjebak dalam malam penuh teror. Ia harus bertahan hidup ketika situasi di sekitarnya berubah menjadi kekacauan yang tak terkendali.

Pendekatan ini menandai perubahan gaya dibandingkan film sebelumnya yang lebih berfokus pada aksi.

Sinopsis 

Resident Evil

Film dengan versi terbaru menghadirkan cerita orisinal.

Bryan (Austin Abrams), seorang kurir medis, mendapati dirinya berada di tengah situasi darurat yang berkembang menjadi mimpi buruk. Dalam satu malam yang penuh ketegangan, ia harus berjuang untuk bertahan hidup di tengah ancaman yang terus mengintai.

Daftar Pemain 

Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor ternama, di antaranya:

  • Austin Abrams sebagai Bryan
  • Zach Cherry
  • Kali Reis
  • Paul Walter Hauser

Resident Evil

Kehadiran para aktor ini diharapkan mampu memberikan warna baru dalam franchise Resident Evil.

Disutradarai Zach Cregger, Bawa Pendekatan Baru

Zach Cregger, yang sebelumnya sukses lewat film Barbarian, dipercaya sebagai sutradara sekaligus penulis naskah.

Gaya penyutradaraannya dikenal kuat dalam membangun atmosfer horor yang intens dan psikologis. Hal ini membuat Resident Evil 2026 diprediksi akan menghadirkan pengalaman yang lebih menegangkan dan berbeda dari versi sebelumnya.

Resident Evil 2026 Jadi Awal Era Baru

Reboot ini disebut sebagai awal dari era baru franchise Resident Evil. Dengan cerita baru, karakter baru, dan pendekatan yang lebih segar, film ini berpotensi menarik perhatian baik penggemar lama maupun penonton baru.

Teaser trailer yang telah dirilis pun langsung memicu antusiasme tinggi di kalangan penggemar film horor dan game.

Hingga saat ini, Sony Pictures belum mengumumkan tanggal rilis resmi untuk film Resident Evil terbaru. Namun, film ini diperkirakan akan tayang dalam waktu dekat setelah rangkaian promosi dimulai.

Ariana Grande Umumkan Album Kedelapan “Petal”, Rilis 31 Juli 2026.

0
Ariana Grande
Foto: @katiatemkin
Ariana Grande penyanyi peraih tiga Grammy Awards resmi mengumumkan album studio kedelapannya yang bertajuk petal. Album ini dijadwalkan rilis pada 31 Juli 2026 melalui Republic Records.

Dalam proyek terbarunya ini, Ariana Grande kembali terlibat secara intens sebagai produser eksekutif sekaligus penulis lagu bersama kolaborator lamanya, ILYA. Album petal disebut sebagai karya yang sarat makna personal. Ariana menggambarkannya sebagai sesuatu yang “penuh kehidupan dan tumbuh dari celah-celah hal yang dingin, keras, dan menantang.”

Album petal Ariana Grande sudah dapat dipesan dalam berbagai format, mulai dari digital hingga fisik seperti piringan hitam (LP), CD, dan kaset. Selain itu, tersedia pula edisi LP eksklusif yang hanya dijual melalui platform tertentu.

Ariana Grande
artwork

Ariana Grande sendiri dikenal sebagai salah satu ikon pop paling berpengaruh saat ini. Sepanjang kariernya, ia telah merilis delapan album berturut-turut dengan status platinum dan mengumpulkan lebih dari 125 miliar streaming di seluruh dunia. Ia juga mencetak sembilan lagu yang berhasil menduduki posisi nomor satu di Billboard Hot 100.

Sejumlah pencapaian bersejarah turut mengukuhkan posisinya di industri musik, termasuk menjadi artis pertama sejak The Beatles yang menempati tiga posisi teratas Billboard Hot 100 secara bersamaan lewat lagu “7 rings,” “break up with your girlfriend, i’m bored,” dan “thank u, next.”

Album sebelumnya, eternal sunshine (2024), sukses debut di posisi puncak Billboard 200 dan menjadi album dengan durasi terlama di posisi tersebut dalam kariernya. Album itu juga melahirkan dua lagu debut nomor satu di Billboard Hot 100, yakni “yes, and?” dan “we can’t be friends (wait for your love).”

Ariana Grande

Tak hanya di dunia musik, Ariana juga terus memperluas kiprahnya di industri film. Ia baru saja membintangi film Wicked dan Wicked: For Good bersama Cynthia Erivo. Kedua film tersebut meraih kesuksesan besar dengan pendapatan global lebih dari 1,2 miliar dolar AS, sekaligus menjadi adaptasi musikal Broadway dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa.

Perannya sebagai Glinda dalam film tersebut juga membawanya meraih berbagai nominasi penghargaan bergengsi, termasuk Academy Awards, Golden Globe, BAFTA, Critics Choice, dan SAG Awards untuk kategori Aktris Pendukung Terbaik.

Ke depan, Ariana dijadwalkan tampil dalam film Focker-In-Law bersama Ben Stiller dan Robert De Niro yang akan dirilis November mendatang. Ia juga akan memulai debut panggungnya di West End London pada 2027 dalam pementasan Sunday in the Park with George, serta terlibat dalam proyek animasi Oh, the Places You’ll Go! dan serial American Horror Story.

Ariana Grande
Foto: @katiatemkin

Dengan hadirnya petal, Ariana Grande kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu artis pop paling produktif dan berpengaruh di dunia.

 

Glico WINGS 2026 Ajak Gen Z Cari Keseimbangan di World Healing Day 2026

0
Glico
Glico WINGS Dalam rangka World Healing Day 2026 memperkenalkan kampanye bertajuk “Stay Zen Bareng HAKU” yang menyasar generasi muda untuk lebih memperhatikan keseimbangan hidup di tengah aktivitas yang padat.

Kampanye Glico Wings ini diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran varian es krim HAKU Almond Classic Deluxe dalam sebuah acara di Genius Cafe. Produk tersebut merupakan pengembangan dari lini HAKU yang sebelumnya telah dikenal, kini hadir dalam bentuk stik dengan tambahan lapisan cokelat dan taburan almond.

Head of Marketing Glico WINGS, Mulyarasti Soehoed, mengatakan kampanye ini berangkat dari kondisi generasi muda yang kerap dihadapkan pada berbagai tekanan, baik dari sisi akademik, pekerjaan, maupun sosial. Menurutnya, penting bagi individu untuk menemukan cara sederhana dalam menjaga keseimbangan.

Glico

“Kami melihat kebutuhan akan momen jeda semakin relevan. Kampanye ini ingin mengajak anak muda menemukan cara praktis untuk menciptakan rasa tenang di tengah rutinitas,” ujarnya.

Selain peluncuran produk, acara tersebut juga diisi dengan sejumlah kegiatan seperti sesi diskusi dan aktivitas relaksasi, termasuk yoga. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong peserta lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik.

Glico

Aktris Naomi Zaskia yang hadir dalam acara tersebut turut membagikan pandangannya mengenai pentingnya momen tenang dalam keseharian. Ia menilai, menjaga keseimbangan bisa dimulai dari kebiasaan kecil seperti berolahraga ringan hingga meluangkan waktu untuk diri sendiri.

Sebagai bagian dari kampanye, Glico WINGS juga mengadakan program partisipatif di media sosial yang melibatkan generasi muda untuk membagikan pengalaman mereka dalam menemukan momen relaksasi.

Glico

Melalui kampanye ini, Glico WINGS mencoba mengaitkan produk dengan tren gaya hidup yang lebih seimbang, yang belakangan semakin menjadi perhatian di kalangan Gen Z.

 

RUN System Gandeng Exabytes, Perkuat Pendapatan Berulang dari Bisnis SaaS UMKM

0
RUN System
RUN System atau PT Global Sukses Solusi Tbk memperkuat strategi transformasi bisnis berbasis pendapatan berulang (recurring revenue) melalui kemitraan strategis dengan Exabytes Indonesia.

Kolaborasi RUN System ini difokuskan pada pengembangan platform manajemen keuangan Accounting+ untuk memperluas penetrasi pasar UMKM di Indonesia.

Kerja sama tersebut mengintegrasikan layanan instant website dan toko online milik Exabytes dengan sistem akuntansi Accounting+ milik RUN System. Dengan model ini, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat mengelola penjualan digital sekaligus administrasi keuangan dalam satu ekosistem berbasis langganan.

RUN System

Langkah ini dinilai sejalan dengan arah bisnis RUN System pada 2026 yang menitikberatkan ekspansi solusi Software as a Service (SaaS), sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan berulang yang lebih stabil dibanding model proyek satu kali.

Indonesia sendiri memiliki lebih dari 65 juta UMKM yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja. Besarnya basis pasar tersebut menjadi peluang besar bagi penyedia solusi digital, terutama di tengah percepatan adopsi teknologi oleh pelaku usaha kecil.

Country Manager Exabytes Indonesia, Urip Indra Hartawan, mengatakan kebutuhan UMKM saat ini tidak hanya sebatas hadir secara online, tetapi juga membutuhkan sistem yang saling terhubung agar operasional lebih efisien.

RUN System

“Melalui integrasi jasa Website Toko Online Exabytes dengan Accounting+, pelaku usaha dapat mengelola keuangan, pembayaran, dan operasional dalam satu platform yang mudah digunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Corporate Secretary RUN System, Aryo Ramandito, menyebut kemitraan ini menjadi bagian dari misi perseroan dalam menyederhanakan pengelolaan keuangan bisnis lintas skala.

“Bersama Exabytes, kami menghadirkan solusi yang mengintegrasikan manajemen keuangan langsung ke aktivitas operasional harian UMKM sehingga bisnis bisa berjalan lebih efisien dan terarah,” katanya.

RUN System

Melalui integrasi ini, pengguna akan memperoleh fitur pembukuan, laporan keuangan, hingga business insight yang dapat membantu pengambilan keputusan berbasis data. Solusi tersebut juga diharapkan menekan proses manual dan meningkatkan transparansi usaha.

Secara bisnis, kolaborasi ini membuka peluang ekspansi pelanggan baru bagi RUN System dari basis pengguna Exabytes, sekaligus memperbesar monetisasi layanan SaaS di segmen UMKM. Bagi pasar modal, strategi penguatan model langganan dinilai positif karena berpotensi menciptakan arus kas lebih berkelanjutan serta meningkatkan valuasi emiten teknologi.

Dengan kemitraan ini, RUN System dan Exabytes menargetkan dapat menangkap momentum pertumbuhan ekonomi digital nasional sekaligus mendorong percepatan digitalisasi sektor UMKM.

 

Naura Ayu 2026 Comeback dengan ‘Terima Kasih’, Lagu Paling Emosional soal Kenangan Sekolah yang Hilang karena Pandemi

0
Naura Ayu
Naura Ayu kembali mencuri perhatian lewat single terbaru berjudul “Terima Kasih”, lagu bernuansa emosional yang lahir dari kenangan masa sekolah yang tak sempat dirayakan akibat pandemi. Dirilis hari ini di seluruh platform streaming digital, lagu ini langsung terasa sebagai salah satu karya paling dewasa dalam perjalanan musik Naura sejauh ini.

Berbeda dari karya-karya Naura Ayu sebelumnya yang identik dengan nuansa ceria dan youthful, “Terima Kasih” hadir dengan pendekatan musikal yang lebih matang. Naura membalut kisah kehilangan momen kelulusan bersama sahabat dengan aransemen sinematik, sentuhan paduan suara, dan storytelling yang kuat. Hasilnya, lagu ini terdengar megah namun tetap intim.

Lagu ini aku buat untuk sahabat-sahabat aku. Kami punya banyak banget kenangan, tapi tidak sempat merasakan momen kelulusan bersama karena pandemi. Itu yang bikin semuanya terasa sangat emosional,” ujar Naura Ayu.

Naura Ayu

Dari sisi komposisi, “Terima Kasih” punya kekuatan pada dinamika emosinya. Lagu dibuka dengan nuansa lembut dan personal, lalu perlahan berkembang menjadi klimaks penuh harmoni vokal yang memberi efek haru. Layer vokal menjadi salah satu elemen paling menonjol, membuat lagu ini terasa seperti soundtrack film remaja penuh nostalgia.

Tak hanya itu, sentuhan teaterikal dalam aransemen memberi warna baru untuk katalog musik Naura. Pendekatan ini membuat “Terima Kasih” terasa lebih dramatis, namun tidak berlebihan. Justru di situlah letak daya tariknya: emosional, jujur, dan mudah relate bagi generasi yang kehilangan banyak momen penting saat pandemi.

Dalam proses kreatifnya, Naura menulis lagu ini bersama Ivan Tangkulung dan Tarapti Ikhtiar Rinrin (Tarrarin). Berawal dari catatan personal ala diary milik Naura, setiap cerita kecil diolah menjadi lirik sederhana namun mengena.

Naura Ayu

“Banyak hal yang diceritakan Naura itu sebenarnya sederhana, tapi justru di situ letak emosinya. Dari catatan-catatan kecil itu, kita kembangkan jadi lagu yang terasa sangat personal, tapi juga relate,” ujar Tarrarin.

Menariknya lagi, proses rekaman lagu ini juga melibatkan Nola B3, ibunda Naura, yang ikut berkontribusi dalam penyusunan lapisan vokal. Kehadiran keluarga dan orang terdekat membuat nuansa hangat lagu ini semakin terasa.

Bersamaan dengan perilisan single, video musik “Terima Kasih” juga dirilis. Visualnya menampilkan momen kebersamaan Naura bersama teman-teman sekolah dalam suasana hangat, ceria, dan penuh nostalgia—sebuah representasi dari kenangan yang sempat tertunda.

Naura Ayu

“Terima Kasih” bukan sekadar lagu nostalgia, tetapi juga penanda transformasi musikal Naura Ayu menuju fase baru yang lebih dewasa. Jika ini menjadi gambaran album berikutnya, Naura sedang menyiapkan sesuatu yang layak dinanti.

Single terbaru Naura Ayu, “Terima Kasih”, sudah tersedia di seluruh platform streaming digital mulai 23 April 2026.

Film CROCODILE TEARS Hadirkan Relasi Ibu-Anak yang Tidak Biasa, Marissa Anita: Karakter Ini Sangat Menantang

0
CROCODILE TEARS
Foto: Eny
Film CROCODILE TEARS resmi bakal tayang 7 Mei 2026 mendatang yang dihadiri para pemain dan tim kreatif, di antaranya Marissa Anita, Yusuf Mahardika, Zulfa Maharani, Tumpal Tampubolon selaku sutradara, serta produser Mandy Marahimin.

Film CROCODILE TEARS ini menjadi salah satu karya yang mencuri perhatian karena menghadirkan relasi keluarga yang tidak biasa dan sarat tafsir.

Sutradara Tumpal Tampubolon mengungkapkan bahwa proses lahirnya film CROCODILE TEARS ini memakan waktu sangat panjang. Ide cerita mulai dikembangkan sejak akhir 2017 dan baru benar-benar diproduksi beberapa tahun kemudian.

CROCODILE TEARS
Foto: Eny

“Skenarionya ditulis sangat detail dan teliti. Setiap gerak dan adegan kami diskusikan bersama. Ada proses panjang karena kami ingin semua terasa jujur dan tepat,” ujar Tumpal saat conference pers film CROCODILE TEARS di Epicentrum XXI, Selasa (28/4/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa film Produksi Talamedia, Acrobates Films, Giraffe Pictures, Poetik Film, 2Pilots Filmproduction ini sempat melalui berbagai forum internasional sebelum akhirnya mendapatkan dukungan pendanaan dari Prancis, Jerman, dan Singapura.

“Kami pelan-pelan membentuk film CROCODILE TEARS ini bersama kolaborator dari berbagai negara, tapi pada akhirnya visi cerita tetap harus kembali ke inti yang kami yakini,” tambahnya.

CROCODILE TEARS
Foto: Eny

Marissa Anita: Langsung Tersentuh Sejak Pertama Membaca Naskah

Aktris Marissa Anita, yang memerankan sosok ibu dalam film ini, mengaku langsung tertarik sejak pertama kali menerima materi cerita.

“Saya ingat sekali saat pertama kali dikirim referensi gambar buaya dengan anaknya. Dari gambar itu saja saya langsung merasakan sesuatu. Ada cinta, perlindungan, tapi juga ancaman di saat yang sama,” kata Marissa.

CROCODILE TEARS
Foto: Eny

Menurutnya, proses pengembangan karakter selama berbulan-bulan menjadi pengalaman langka dan sangat membantu para aktor.

“Tiga bulan reading dan latihan itu membuat karakter terus tumbuh di kepala kami. Jadi ketika syuting dimulai, kami seperti sudah hidup di dunia keluarga ini,” ujarnya.

Marissa juga menilai representasi keluarga dengan bentuk yang berbeda penting untuk dihadirkan di layar lebar.

CROCODILE TEARS
Foto: Eny

“Keluarga itu bentuknya banyak. Ada dinamika yang jarang kita lihat di film, dan menurut saya penting untuk direpresentasikan,” lanjutnya.

Produser: Semua Dibangun untuk Membantu Aktor Masuk ke Dunia Cerita

Produser Mandy Marahimin menambahkan bahwa tim produksi sengaja memberi perhatian besar pada detail, termasuk membangun rumah khusus sebagai lokasi utama karena tidak menemukan rumah yang sesuai dengan deskripsi naskah.

“Kami percaya aktor perlu dibantu dengan ruang yang tepat. Rumah itu bukan sekadar lokasi, tapi bagian penting untuk menciptakan suasana dan emosi para karakter,” jelas Mandy.

Ia menyebut seluruh proses panjang yang dijalani merupakan bentuk komitmen agar film ini tampil maksimal.

“Semua waktu, tenaga, dan proses yang panjang itu kami lakukan agar penonton bisa merasakan pengalaman yang utuh saat menonton,” katanya.

Hubungan Ibu dan Anak yang Mengusik Pikiran

Secara cerita, CROCODILE TEARS bergerak dengan tempo lambat namun intens. Penonton diajak masuk ke dalam hubungan seorang ibu dengan anak laki-lakinya yang telah berusia 20-an tahun, namun masih diperlakukan secara sangat posesif dan berlebihan.

Kedekatan fisik seperti mencium, mengatur hidup sang anak, hingga tidur dalam satu kasur menjadi gambaran hubungan yang memunculkan rasa tidak nyaman sekaligus pertanyaan besar.

Film ini tidak memberi jawaban pasti, melainkan mengajak penonton menilai sendiri: apakah itu cinta seorang ibu, ketakutan kehilangan, atau bentuk kendali yang berlebihan.

Film yang Mengajak Penonton Berpikir

Dengan alur lambat, atmosfer sunyi, dan simbolisme kuat, CROCODILE TEARS bukan film yang mudah ditebak. Namun justru di situlah kekuatannya.

Film ini mengajak penonton merenung: sampai di mana batas kasih sayang orang tua, dan kapan cinta berubah menjadi penjara emosional? . (EH).

Yayasan WINGS Peduli dan Pemkot Surabaya Tanam 1.000 Pohon di Pesisir Romokalisari, Perkuat Konservasi Lingkungan

0
Yayasan WINGS Peduli
Yayasan WINGS Peduli dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, bersama Pemerintah Kota Surabaya menggelar Aksi Bersih Lingkungan dan Aksi Hijau Penanaman 1.000 Pohon di kawasan Ekowisata Adventureland Romokalisari, Benowo, Surabaya.
Kegiatan Yayasan WINGS Peduli ini menjadi langkah nyata dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Berada di wilayah muara sungai yang bermuara ke Teluk Lamong, kawasan Romokalisari kerap menghadapi persoalan sampah kiriman dan ancaman abrasi. Untuk itu, sebanyak 1.000 bibit pohon Cemara Udang dan Mangrove ditanam sebagai upaya konservasi untuk menahan abrasi, meredam hempasan gelombang, serta menjaga kestabilan ekosistem pesisir. Kedua jenis tanaman tersebut dinilai sesuai dengan kondisi geografis kawasan muara dan pesisir.

Yayasan WINGS Peduli

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat terlibat langsung dalam aksi nyata merawat lingkungan agar tercipta kawasan yang bersih, sehat, dan lestari. Harapannya, langkah kecil hari ini dapat membawa dampak besar bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Tak hanya penanaman pohon, kegiatan ini juga melibatkan sekitar 300 relawan yang terdiri dari pelajar SMPN 63 Surabaya, warga sekitar, komunitas pecinta lingkungan Tunas Hijau, serta sejumlah dinas terkait. Mereka ikut serta dalam aksi bersih kawasan sekaligus menerima edukasi tentang pemilahan sampah melalui kampanye #PilahDariSekarang.

Yayasan WINGS Peduli

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta layanan pemeriksaan gigi gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Perwakilan Yayasan WINGS Peduli, Oucky Hertanto, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pelestarian alam.

“Kami percaya menjaga lingkungan harus dimulai dari aksi sederhana yang dilakukan bersama. Penanaman pohon dan edukasi pengelolaan sampah hari ini diharapkan menjadi kebiasaan positif yang terus berlanjut di tengah masyarakat,” katanya.

Yayasan WINGS Peduli
Perwakilan Pemerintah Daerah, Anna Fajriatin, Asisten Administrasi Umym Pemkot Surabaya, memberikan apresiasi atas kolaborasi dan inisiatif yang dilakukan oleh Yayasan WINGS Peduli

Program Aksi Hijau ini merupakan kegiatan rutin Yayasan WINGS Peduli yang sebelumnya juga telah melakukan penanaman mangrove di sejumlah kawasan konservasi di Jakarta dan Jawa Timur, serta penghijauan area perkotaan melalui penanaman ribuan tanaman hias.

Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Yayasan WINGS Peduli berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia. (EH).

 

 

DADA Tebar Dividen Rp2 Miliar, Laba Melonjak 216,7%

0
DADA
DADA atau PT Diamond Citra Propertindo Tbk mencatat lonjakan kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025 dengan laba neto mencapai Rp3,51 miliar, meningkat 216,70% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan Rp1,11 miliar pada 2024.

Kenaikan laba DADA tersebut mencerminkan penguatan fundamental bisnis perseroan, yang ditopang oleh optimalisasi aset serta peningkatan kontribusi dari aktivitas operasional yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Dari sisi kuartalan, kinerja DADA juga menunjukkan akselerasi signifikan. Pada Kuartal IV 2025, laba perseroan tumbuh 233,86% dibandingkan Kuartal III 2025 (quarter-to-quarter/QoQ), serta meningkat 216,70% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

DADA

Sejalan dengan capaian tersebut, manajemen memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp2 miliar kepada pemegang saham. Kebijakan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil sekaligus menjaga keseimbangan antara ekspansi usaha dan distribusi keuntungan.

Direktur DADA, Bayu Setiawan, menyatakan bahwa pertumbuhan laba yang signifikan merupakan hasil implementasi strategi yang konsisten sepanjang tahun.

“Pertumbuhan ini menunjukkan efektivitas strategi kami dalam mengoptimalkan aset dan memperkuat kinerja operasional. Pembagian dividen juga mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek usaha ke depan,” ujarnya.

DADA

Kinerja positif DADA didorong oleh meningkatnya kontribusi dari proyek komersial yang telah beroperasi, optimalisasi aset yang lebih produktif, serta penguatan pendapatan berulang (recurring income) sebagai penopang stabilitas bisnis.

Dengan struktur keuangan yang dinilai sehat dan arus kas yang terjaga, perseroan memiliki ruang untuk melanjutkan ekspansi secara selektif dan terukur.

Memasuki 2026, DADA menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan kinerja kawasan komersial, penambahan tenant strategis untuk meningkatkan tingkat okupansi, optimalisasi pendapatan berulang, serta pengembangan kerja sama operasi dengan mitra strategis.

DADA

Manajemen optimistis momentum pertumbuhan akan berlanjut, dengan 2026 diproyeksikan menjadi fase akselerasi yang lebih agresif.

“Pertumbuhan kinerja yang konsisten dan kebijakan dividen yang berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor serta menciptakan nilai jangka panjang,” tutup Bayu.