Beranda blog Halaman 6

NBA Rising Stars Invitational 2026 Digelar di Singapura, Hadirkan Bintang Muda Asia-Pasifik

0
NBA Rising Stars Invitational
Foto: NBA
NBA Rising Stars Invitational kembali digelar untuk edisi keduanya pada 22–28 Juni 2026 di OCBC Arena, Singapura. Turnamen basket tingkat sekolah menengah atas (SMA) ini akan mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dari kawasan Asia-Pasifik dalam kompetisi putra dan putri kategori U-18.

Ajang NBA Rising Stars Invitational ini merupakan hasil kolaborasi NBA bersama Sport Singapore (SportSG) dan Singapore Tourism Board (STB), dengan total partisipasi 12 tim putra dan 12 tim putri. Seluruh tim akan bersaing melalui fase penyisihan grup dengan format round-robin, sebelum melaju ke babak gugur (single-elimination).

Menariknya, dua nama besar dunia basket, Jeremy Lin (juara NBA) dan Lauren Jackson (legenda WNBA), dipastikan hadir untuk meramaikan turnamen. Keduanya tidak hanya tampil sebagai ikon, tetapi juga akan berinteraksi langsung dengan para peserta NBA Rising Stars Invitationalmelalui berbagai kegiatan selama sepekan.

NBA Rising Stars Invitational
Foto: NBA

Selain kompetisi utama, NBA Rising Stars Invitational 2026 juga menghadirkan program pengembangan pemain, kegiatan sosial, hingga pertukaran budaya antarnegara. Para pemain terbaik berpeluang mengikuti program lanjutan seperti kamp pengembangan NBA dan showcase internasional.

Partisipasi tim ditentukan melalui kerja sama dengan federasi dan liga nasional, serta kualifikasi di beberapa kota seperti Bangkok, Melbourne, Taipei, dan Tokyo. Tuan rumah Singapura akan diwakili oleh dua tim di masing-masing kategori.

Sejumlah aktivitas pendukung juga disiapkan untuk penggemar, mulai dari coaching clinic, sesi jumpa pemain, hingga pengalaman interaktif khas NBA yang ramah keluarga.

NBA Rising Stars Invitational
Foto: NBA

Sheila Rasu, Head of Southeast Asia NBA Asia, menyebut edisi kedua ini akan melanjutkan kesuksesan tahun sebelumnya dengan menghadirkan kompetisi berkualitas tinggi yang dikombinasikan dengan hiburan khas NBA.

Sementara itu, Jeremy Lin menegaskan pentingnya ajang ini sebagai wadah pembinaan generasi baru pemain basket Asia. “Ini kesempatan besar bagi talenta muda untuk berkembang dan menunjukkan potensi mereka di level internasional,” ujarnya.

Lauren Jackson juga menilai turnamen ini memiliki dampak besar bagi perkembangan atlet muda. Ia berharap bisa kembali memberikan kontribusi dalam membimbing para pemain menuju level yang lebih tinggi.

NBA Rising Stars Invitational
Foto: NBA

Kesuksesan edisi perdana pada 2025, yang melibatkan 22 tim dari 11 negara dan menarik lebih dari 9.000 penonton, menjadi fondasi kuat bagi penyelenggaraan tahun ini.

Informasi lebih lanjut terkait daftar tim, tiket, dan jadwal lengkap akan diumumkan dalam waktu dekat melalui kanal resmi NBA Rising Stars Invitational.

 

ISOPLUS Run Series 2026: Lari Jadi Gaya Hidup, Siap Seru-Seruan Bareng 17 Ribu Pelari di Jakarta & Surabaya

0
ISOPLUS
ISOPLUS kembali hadir menangkap semangat gaya hidup aktif makin jadi tren di kalangan masyarakat urban itu lewat ISOPLUS Run Series 2026. Memasuki tahun keempat, event lari ini bukan cuma soal olahraga, tapi sudah menjelma jadi ajang lifestyle yang menggabungkan kesehatan, komunitas, hingga hiburan.

Tahun ini, ISOPLUS menargetkan total 17.000 pelari yang akan meramaikan dua kota besar—Jakarta pada 6 September 2026 dan Surabaya pada 4 Oktober 2026. Jakarta diproyeksikan diikuti 8.000 peserta, sementara Surabaya akan diikuti hingga 9.000 pelari.

Mengusung tema “Unlock Your Greatness”, ISOPLUS Run Series 2026 mengajak siapa saja untuk melampaui batas diri—baik pelari pemula, komunitas, hingga yang sudah berpengalaman. Pilihan kategorinya pun fleksibel, mulai dari Kids Dash, 5K, hingga Full Marathon khusus di Surabaya.

ISOPLUS

Menariknya, event ini bukan sekadar lomba lari. Race village akan kembali hadir di pusat kota, menghadirkan vibes urban yang hidup—tempat di mana olahraga bertemu dengan hiburan, kuliner, dan komunitas. Jadi, meski tidak ikut lari, pengunjung tetap bisa menikmati suasana seru khas festival.

Joshua Gunawan dari WINGS Group Indonesia menyebut bahwa ISOPLUS Run kini berkembang menjadi bagian dari ekosistem gaya hidup aktif. Tidak hanya event tahunan, tapi juga didukung berbagai program latihan komunitas yang membuat masyarakat makin dekat dengan olahraga lari.

Tren lari sendiri memang sedang “naik daun”. Data menunjukkan jumlah klub lari meningkat drastis sepanjang 2025, bahkan jumlah pelari di Indonesia melonjak hingga lebih dari 300 persen dalam kurun waktu setahun. Fenomena ini menjadikan event seperti ISOPLUS Run bukan hanya kompetisi, tapi juga ajang eksistensi dan koneksi sosial.

ISOPLUS

Dari sisi pengalaman, penyelenggara juga serius menjaga kualitas. Dengan menggandeng race management profesional, peserta dijanjikan rute yang terukur dan standar lomba yang optimal. Faktor keselamatan seperti hidrasi juga jadi perhatian utama—bahkan untuk kategori jarak pendek.

Sentuhan lifestyle semakin terasa lewat kolaborasi dengan visual designer Popomangun yang merancang jersey resmi tahun ini. Desainnya dibuat dinamis dan penuh warna, terinspirasi dari perjalanan setiap individu dalam mencapai milestone hidup—pas banget dengan semangat “unlock your greatness”.

Tak ketinggalan, aktor muda Kenny Austin turut bergabung sebagai Brand Ambassador, memperkuat citra ISOPLUS sebagai bagian dari gaya hidup anak muda yang aktif, sehat, dan penuh energi.

ISOPLUS

Buat yang tertarik, pendaftaran sudah dibuka mulai 16 April 2026 melalui situs resmi. Harga tiketnya cukup variatif, mulai dari Rp150 ribu hingga Rp850 ribu, tergantung kategori yang dipilih.

Dengan konsep yang makin matang dan nuansa yang lebih lifestyle, ISOPLUS Run Series 2026 bukan cuma soal finish line—tapi juga tentang pengalaman, kebersamaan, dan cara baru menikmati hidup sehat di tengah hiruk-pikuk kota. (EH)

 

“Kupilih Jalur Langit” 23 April di Bioskop, Angkat Realitas Pernikahan Muda dan Luka Masa Lalu.

0
Kupilih Jalur Langit
Foto: Eny
Film Kupilih Jalur Langit menggelar gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (15/4/2026), setelah sebelumnya mendapat respons positif di Malang dan Surabaya dengan penjualan tiket yang habis.

Acara gala premiere film Kupilih Jalur Langit tersebut dihadiri produser Manoj Punjabi, sutradara Archie Hekagery, serta para pemain, antara lain Zee Asadel, Emir Mahira, Ratu Rafa, Ardit Erwandha, Neneng Wulandari, Irgi Fahrezi, Putri Ayudia, Surya Saputra, dan Dina Lorenza.

Film produksi MD Pictures bersama Manara Films ini mengangkat kisah pernikahan muda yang dihadapkan pada persoalan emosional dan masa lalu yang belum terselesaikan. Tokoh Amira yang diperankan Zee Asadel digambarkan sebagai istri muda yang harus menghadapi sikap suami yang cenderung tertutup setelah pernikahan.

Kupilih Jalur Langit

Dalam konferensi pers, Zee Asadel menyampaikan bahwa peran tersebut menuntut pendalaman emosi yang cukup intens. Ia menyoroti kontras antara harapan pernikahan dan realitas yang dihadapi karakternya.

“Ekspektasinya manis, tapi justru harus menghadapi suami yang terasa jauh. Itu yang bikin perannya cukup berat secara emosional,” ujar Zee dalam konferensi pers di XXI Epicentrum, Rabu (15/4/2026)

Sementara itu, Emir Mahira menjelaskan bahwa karakter Furqon yang ia perankan memiliki konflik batin yang dipengaruhi pengalaman masa lalu, sehingga memengaruhi dinamika hubungan rumah tangga yang dijalani.

Kupilih Jalur Langit
Foto: Eny

Produser Manoj Punjabi menilai film ini menghadirkan perspektif yang relevan bagi generasi muda, khususnya terkait ekspektasi dan tantangan dalam pernikahan.

“Kami ingin menyampaikan cerita yang jujur tentang hubungan dan bagaimana masa lalu dapat memengaruhi kehidupan setelah pernikahan,” ujar Manoj.

Selain menghadirkan drama emosional, film ini juga disertai elemen komedi melalui karakter pendukung yang memberikan keseimbangan dalam alur cerita.

Kupilih Jalur Langit

Kupilih Jalur Langit dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 23 April 2026.

Trailer Resmi Passenger Dirilis, Siap Tayang 22 Mei di Bioskop

0
Passenger
Passenger film horor supernatural terbaru besutan Paramount Pictures siap menghantui layar lebar dan bikin penonton merinding mulai 22 Mei 2026. Disutradarai oleh André Øvredal, film ini digadang-gadang jadi salah satu tontonan paling menyeramkan tahun depan.

Dalam cuplikan trailer Passenger tersebut, penonton diperlihatkan sekilas kisah menegangkan yang berpusat pada perjalanan penuh risiko dan rahasia di balik para “penumpang” yang menjadi inti cerita. Nuansa dramatis berpadu dengan elemen thriller membuat film ini diprediksi akan menghadirkan pengalaman sinematik yang mendebarkan.

Belum banyak detail resmi yang diungkap mengenai keseluruhan plot, namun dari trailer terlihat bahwa konflik antar karakter dan situasi tak terduga akan menjadi kekuatan utama film ini. Sinematografi yang gelap dan atmosfer yang mencekam semakin menambah daya tariknya.

Passenger

Perilisan trailer ini pun langsung memicu antusiasme di media sosial, dengan banyak warganet membagikan reaksi mereka serta menantikan informasi lebih lanjut mengenai pemeran dan jalan cerita lengkapnya.

Dibintangi Aktor Top

Film ini menghadirkan deretan bintang ternama seperti Jacob Scipio, Lou Llobell, dan Melissa Leo. Kombinasi akting mereka diyakini bakal menghidupkan cerita penuh teror ini dengan intens.

Passenger

Sinopsis yang Bikin Deg-degan

Passenger mengisahkan sepasang kekasih muda yang tengah menjalani petualangan “van life”. Namun, perjalanan mereka berubah jadi mimpi buruk setelah menyaksikan kecelakaan mengerikan yang menewaskan seorang pengemudi.

Sejak saat itu, mereka diteror oleh sosok iblis misterius yang terus membuntuti—tanpa bisa dihentikan, tanpa bisa dihindari. Ke mana pun mereka pergi, teror itu selalu mengikuti. Siap-siap, ini bukan sekadar horor biasa!

Passenger

Tim Produksi Berpengalaman

Film ini diproduseri oleh Walter Hamada dan Gary Dauberman, dua nama besar di genre horor. Sementara naskahnya ditulis oleh T.W. Burgess dan Zachary Donohue.

Proses syuting dimulai sejak Januari 2025, dengan musik latar digarap oleh komposer ternama Christopher Young, yang dikenal piawai menciptakan suasana mencekam.

Jadwal Tayang Dimajukan!

Awalnya dijadwalkan rilis 29 Mei 2026, Passenger dimajukan menjadi 22 Mei 2026 oleh Paramount Pictures untuk menghindari bentrok dengan film lain seperti Backrooms dan Scary Movie.

Siap Jadi Horor Paling Ditunggu

Dengan cerita penuh misteri, teror tanpa henti, dan tim produksi berkelas, Passenger diprediksi bakal jadi salah satu film horor paling ditunggu tahun 2026. Berani nonton sendirian… atau harus ada teman di sebelah?

Debut Layar Lebar Anggun di “Para Perasuk”: Tanpa Naskah, One Take, Langsung Tembus Sundance!

0
Anggun
Foto: Eny
Nama Anggun langsung jadi sorotan dalam film Para Perasuk. Bukan tanpa alasan, penyanyi internasional ini menjalani debut layar lebar dengan cara yang tak biasa—tanpa naskah detail, penuh improvisasi, dan langsung tampil di panggung dunia seperti Sundance Film Festival.

Dalam konferensi pers, Anggun mengaku pengalaman pertamanya di dunia film menjadi momen yang tak terlupakan sepanjang hidupnya.

“Ini pengalaman yang enggak akan aku lupakan seumur hidup. Film pertama langsung Sundance, itu luar biasa banget,” ujar Anggun saat press screening dan press conference film Para Perasuk di XXI Epicentrum, Selasa (14/4/2026).

Anggun
Para Cast dan Film Maker / Foto: Eny

Anggun: Dari Bingung Baca Naskah hingga Total Percaya Sutradara

Anggun mengungkapkan bahwa awalnya ia sempat kebingungan saat membaca naskah karya Wregas Bhanuteja. Alur cerita yang tidak konvensional membuatnya harus beradaptasi dengan pendekatan baru dalam berakting.

“Pas pertama baca, jujur aku bingung. Tapi akhirnya aku memutuskan untuk percaya sepenuhnya sama visi sutradara,” kata Anggun.

Kepercayaan itu menjadi kunci bagi Anggun untuk bisa menjalani proses syuting yang cukup menantang, terutama karena ia tidak memiliki banyak pengalaman sebelumnya di dunia film.

Anggun
Foto: Eny

Tantangan Ekstrem: Mantra One Take Tanpa Naskah

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Anggun adalah saat harus menciptakan mantra untuk adegan tertentu. Menariknya, semua dilakukan secara spontan tanpa skrip.

“Semua mantra itu spontan, one take. Jadi enggak ada kesempatan untuk ulang. Harus langsung jadi saat itu juga,” ungkapnya.

Ia bahkan harus merespons langsung arahan visual dari sutradara di lokasi, tanpa persiapan panjang.

Anggun
Foto: Eny

“Benar-benar harus nangkap energi di situ dan langsung mengeksekusi. Deg-degan banget,” tambahnya.

Proses Jarak Jauh dan Minim Latihan

Tinggal di luar negeri membuat juri Asia’s Got Talent tidak selalu bisa mengikuti latihan bersama para pemain lain. Sebagian besar proses dilakukan secara daring, yang membuatnya sempat merasa kurang siap.

Namun, saat syuting dimulai, ia justru menemukan ritme dan kenyamanan dalam bekerja bersama tim.

Anggun
Foto: Eny

“Begitu masuk set, semuanya jadi terasa lebih jelas. Kita semua saling percaya dan saling support,” jelasnya.

Anggun: Pengalaman Emosional dan Personal

Bagi penyanyi yang saat ini tinggal dan berkarir di Perancis ini, keterlibatannya di Para Perasuk bukan hanya sekadar proyek film, tetapi juga perjalanan emosional.

Ia menilai proses kreatif yang dijalani sangat jujur dan menuntut kepekaan tinggi sebagai seorang performer.

“Kita semua benar-benar menyerahkan diri ke prosesnya. Dan itu yang bikin pengalaman ini sangat personal,” ujarnya.

Langsung Dapat Standing Ovation di Sundance

Tak hanya menjadi debut, langkah untuk penyanyi asal Indonesia ini di film ini juga langsung mendapat pengakuan internasional. Para Perasuk mendapat sambutan hangat di Sundance Film Festival, termasuk standing ovation dari penonton.

Hal ini menjadi pencapaian besar, mengingat ini adalah pengalaman pertama Anggun di layar lebar.

Siap Tayang di Indonesia

Film Para Perasuk dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026. Penampilan penyanyi lagu Snow on the Sahara ( menjadi salah satu yang paling dinantikan, mengingat pendekatan aktingnya yang spontan dan berbeda dari kebanyakan film.

Dengan debut yang langsung mencuri perhatian global, pelantun lagu Mimpi ini membuktikan bahwa dirinya tak hanya bersinar di dunia musik, tetapi juga siap menaklukkan dunia film.

Selain Anggun film ini di bintangi oleh Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan dan Indra Birowo. (EH).

 

 

 

Penampilan Justin Bieber di Coachella 2026 Bikin Merinding! Bawakan Baby Sambil “Duet” dengan Diri Masa Lalu

0
Justin Bieber
Foto: Istimewa
Penampilan Justin Bieber membawakan lagu Baby di ajang Coachella 2026 menjadi salah satu momen paling emosional sekaligus berkesan dalam festival tersebut.

Dalam penampilannya, Justin Bieber menghadirkan nuansa nostalgia yang kuat dengan menampilkan cuplikan video dirinya di masa awal karier saat lagu “Baby” pertama kali dirilis.

 Justin Bieber
Foto: Istimewa

Visual tersebut menciptakan kesan seolah Justin Bieber sedang bernyanyi bersama versi dirinya yang lebih muda, menghadirkan pengalaman yang menyentuh bagi para penonton.

Berbeda dari versi aslinya yang penuh energi pop, aransemen lagu kali ini dibuat lebih sederhana dan intim.

 Justin Bieber
Foto: Istimewa

Bieber memilih pendekatan yang lebih tenang, membiarkan visual dan emosi dari perjalanan kariernya menjadi fokus utama.

Meski begitu, antusiasme penonton tetap memuncak, terutama saat bagian chorus ikonik dinyanyikan bersama.

 Justin Bieber
Foto: Istimewa

Penampilan ini dianggap sebagai simbol “full-circle moment” dalam perjalanan karier Bieber. Lagu “Baby”, yang menjadi salah satu karya paling ikonik dalam kariernya, kini dibawakan dengan kedewasaan dan refleksi yang menunjukkan sejauh mana ia telah berkembang sebagai seorang musisi dan individu.

Baby J Siap Guncang Jakarta Mei 2026, Hadirkan Energi Klub Dunia.

0
Baby J
Baby J DJ dan performer yang tengah naik daun, dipastikan akan menyapa penggemarnya di Jakarta pada 22 Mei 2026 menjadi Kabar seru untuk pecinta musik elektronik dan kultur klub!. Kehadirannya merupakan bagian dari rangkaian Asia Tour 2026 yang digagas oleh Collective Minds.

Acara ini digelar berkat kolaborasi dengan Ismaya Live serta Collective Mind Asia sebagai partner lokal. Tur Baby J ini disebut-sebut akan menghadirkan pengalaman musik klub kelas dunia langsung ke tengah audiens Jakarta.

Dalam waktu kurang dari tiga tahun, Baby J berhasil mencuri perhatian global. Berawal dari set musik sederhana yang diunggah secara online, kini namanya melesat berkat jutaan penonton di berbagai platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram. Popularitasnya bukan sekadar viral, tetapi didukung oleh karakter musik yang kuat dan kemampuan membangun suasana yang intens.

Baby J

Salah satu momen paling berkesan dalam kariernya adalah penampilan solo di platform internasional Syber yang telah ditonton lebih dari 5,7 juta kali. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa pengaruh Baby J telah melampaui batas komunitas klub dan menjangkau audiens global.

Kesuksesan di dunia digital pun berlanjut ke panggung besar. Ia pernah tampil di festival bergengsi seperti Glastonbury, menjadi pembuka untuk Peggy Gou, hingga dijadwalkan ikut dalam tur “Together, Together” 2026 milik Harry Styles di Australia.

Daya tarik utama Baby J terletak pada gaya bermusiknya yang dinamis. Ia memadukan berbagai genre seperti Jersey Club, Baile Funk, hip-hop edits, house, hingga jungle dalam satu set yang mengalir penuh energi. Setiap penampilannya terasa seperti sebuah perjalanan musikal yang hidup, berkat kemampuannya membaca suasana secara real-time.

Baby J

Memiliki latar belakang lintas budaya—lahir di Jakarta dan besar di Australia—Baby J membawa perspektif unik dalam karyanya. Tur Asia kali ini, yang juga mencakup Hong Kong dan Singapura, menjadi momen penting yang menunjukkan bahwa kultur klub Asia semakin diakui di kancah global.

Bagi yang ingin menyaksikan langsung aksi panggungnya, tiket General Admission sudah mulai dijual sejak 9 April 2026 pukul 17.00 WIB dan tersedia secara eksklusif melalui situs resmi Ismaya Live.

Baby J

Jangan sampai ketinggalan, karena ini bukan sekadar konser—melainkan pengalaman musik yang siap mengguncang Jakarta!

Wijaya 80 dan Sal Priadi Rilis Single Kolaboratif “Bulan Bintang, Garis Melintang”

0
Wijaya 80
Wijaya 80 resmi merilis single kolaborasi terbarunya bersama Sal Priadi yang bertajuk “Bulan Bintang, Garis Melintang”. Lagu ini menjadi pertemuan dua karakter musikal yang berbeda, menghadirkan karya yang intim, reflektif, dan relevan dengan dinamika hubungan masa kini.

Kolaborasi Wijaya 80 dan Sal Priadi ini bermula dari pertemuan yang tidak direncanakan di sebuah sesi studio. Obrolan ringan yang awalnya dipenuhi canda perlahan berkembang menjadi diskusi yang lebih mendalam, hingga melahirkan ide tentang cinta yang berjalan di tengah perbedaan. Dari proses yang organik tersebut, terciptalah lagu yang mengedepankan kejujuran emosi dan kedekatan cerita.

Dalam proses kreatifnya, Sal Priadi turut berperan dalam pembentukan identitas lagu, termasuk dalam penentuan judul “Bulan Bintang, Garis Melintang”.

Wijaya 80

Pendekatan lirik yang personal dan puitis menjadi kekuatan utama, berpadu dengan eksplorasi musikal khas Wijaya 80 yang memberikan nuansa berbeda.

“Lagu ini lahir dari percakapan yang sangat jujur dan apa adanya. Kami tidak pernah benar-benar merencanakannya, namun justru dari situ semuanya terasa lebih dekat dan nyata,” ujar Wijaya 80.

Wijaya 80

Senada dengan itu, Sal Priadi menambahkan, “Ada banyak cerita yang sebenarnya sederhana, tetapi terasa besar ketika dijalani. Lagu ini mencoba merangkum perasaan tersebut—tentang mencintai, sekaligus memahami batas yang ada.”

Melalui “Bulan Bintang, Garis Melintang”, Wijaya 80 dan Sal Priadi menghadirkan karya yang tidak hanya menjadi refleksi personal, tetapi juga membuka ruang interpretasi bagi para pendengar untuk menemukan cerita mereka sendiri.

Wijaya 80

Single “Bulan Bintang, Garis Melintang” kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital.

PGE Hululais Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Lebong

0
PGE Hululais
PGE Hululais atau PT Pertamina Geothermal Energy Tbk menunjukkan respons cepat dalam membantu masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Lebong, Bengkulu. Melalui aksi tanggap darurat, PGE Hululais menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.

Bantuan PGE Hululais tersebut diserahkan secara simbolis di Posko BPBD yang berlokasi di Kantor Camat Amen dan diterima langsung oleh Bupati Lebong, H. Azhari, bersama jajaran pada Rabu (8/4).

Project Manager PGE Hululais, Priatna Budiman, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasional.

PGE Hululais

“PGE Hululais hadir bersama pemerintah daerah dalam penanganan bencana ini. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga serta memberikan dukungan di masa tanggap darurat,” ujar Priatna.

Dalam penyaluran kali ini, PGE Hululais memberikan berbagai bantuan logistik, di antaranya 150 karung beras, 400 kaleng sarden, 40 dus mie instan, dan 30 dus air mineral.

Diketahui, banjir melanda Kabupaten Lebong pada 5 April 2026 akibat cuaca ekstrem. Sebanyak 13 desa di enam kecamatan terdampak, yaitu Kecamatan Lebong Tengah, Lebong Utara, Amen, Uram Jaya, Lebong Selatan, dan Pinang Belapis. Ketinggian air di sejumlah wilayah bahkan mencapai lebih dari satu meter.

PGE Hululais

Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas warga terganggu dan sebagian masyarakat harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Aksi cepat ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Selain fokus pada pengembangan energi panas bumi, PGE juga terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

PGE Hululais

Sebagai informasi, proyek panas bumi PGE ini memiliki kapasitas 110 megawatt (MW) dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial (COD) pada tahun 2028.

 

 

Buitenstage Vol 5 Tawarkan Format Intim, Satukan Musisi Bogor, Jakarta, dan Bandung

0
Buitenstage Vol 5
Foto: Dok. CPM
Buitenstage Vol 5 Gelaran musik kolektif hadir pada Kamis (9/4) di Kopi Wangsa, Bogor. Mengusung format yang lebih intim, acara ini menghadirkan tiga penampil lintas kota: Brokenscene (Bogor), Joanna Andrea (Jakarta), dan RANGR (Bandung).

Edisi Buitenstage Vol 5 ini menjadi penanda perubahan konsep Buitenstage dengan pembatasan jumlah penampil menjadi maksimal tiga musisi dalam satu malam. Format tersebut memberikan durasi tampil yang lebih panjang sekaligus ruang eksplorasi yang lebih leluasa bagi tiap penampil.

Acara Buitenstage Vol 5 dibuka oleh duo MC Ogi dari Buitenfest dan Qenny dari Boleh Music pada pukul 20.15 WIB. Brokenscene sebagai penampil pertama langsung menghadirkan energi pop punk yang terinspirasi dari era awal 2000-an. Mereka membawakan sejumlah lagu seperti “We’re Friends Anyway”, “Catastrophic Love”, “Lost Interest”, hingga “Someday (The Sun You Run Into)”, serta menutup set dengan single terbaru “At Least I Don’t Hate You”.

Buitenstage Vol 5
Foto: Dok. CPM

Memasuki penampilan kedua di Buitenstage Vol 5, Joanna Andrea menghadirkan nuansa yang lebih reflektif dengan format full band. Ia membawakan beberapa lagunya seperti “Hanya Satu”, “Lepaskan”, “Tak Bertahan Lama”, “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”, dan “Dinikmati Saja”. Momen penting dalam penampilannya hadir lewat lagu terbaru “Tenanglah”, yang menjadi refleksi perjalanan personalnya di industri musik.

Sebagai penutup Buitenstage Vol 5, RANGR tampil membawa materi dari EP terbaru mereka, Masa Depan Kita. Membuka set dengan lagu “Perih”, unit alternatif asal Bandung ini juga membawakan sejumlah materi lama, termasuk “Walau Ku Mencoba”, serta beberapa lagu cover. Penampilan mereka ditutup dengan single terbaru “I’m In Pain”.

Buitenstage Vol 5
Foto: Dok. CPM

Menurut Nanang Yuswanto selaku penggagas Buitenstage, pembatasan jumlah penampil dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengalaman pertunjukan. “Dengan tiga penampil, setiap musisi memiliki waktu yang cukup untuk menyampaikan konsep dan materi mereka tanpa terburu-buru,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik yang menekankan pentingnya kedekatan antara musisi dan penonton.

Buitenstage Vol 5
Foto: Dok. CPM

Ia menyebut Buitenstage sebagai ruang pertunjukan yang dirancang tanpa sekat, sekaligus menjadi wadah bagi musisi untuk memperkenalkan karya terbaru mereka secara lebih optimal.

Buitenstage Vol 5
Foto: Dok. CPM

Diinisiasi oleh Buitenfest dan Cadaazz Pustaka Musik serta didukung oleh sejumlah media musik, Buitenstage terus memperkuat perannya sebagai ruang temu bagi ekosistem musik independen, khususnya di Bogor dan sekitarnya.