Beranda HUKUM Parah! Wanita 50 Tahun Digerebek Ngamar dengan Berondong 18 Tahun

Parah! Wanita 50 Tahun Digerebek Ngamar dengan Berondong 18 Tahun

Wanita
Ilustrasi
Seorang wanita 50 tahun digerebek sedang ngamar dengan berondong 18 tahun di Pematangsiantar, Sumatera Utara. Mereka terjaring razia petugas aparat gabungan Sabtu (2/4/2022) dini hari tadi.

Penggerebekan terhadap Wanita 50 tahun dan berondongnya ini terjadi saat Dinas Sosial Pematangsiantar melakukan Razia gabungan jelang bulan suci Ramadhan 2022. Target razia kali ini adalah hotel Melati dan indekos yang dicurigai menjadi lokasi penyakit masyarakat.

Dibantu personel TNI dan Polri, Tenaga Kerja Sukarela Kecamatan (TKSK), Karang Taruna dan Tagana, sebanyak 12 pasangan bukan suami istri terjaring dari Razia yang digelar pada Sabtu dini hari (2/4/2022) tadi.

Kabid Sosial pada Dinas Sosial P3A Kota Siantar, Risbon Sinaga mengatakan, dari Razia yang dilakukan pihaknya mengamankan 12 pasangan yang bukan suami istri dari rumah kos maupun hotel kelas melati.

Mereka terjaring persis dari 9 lokasi. Sebut Risbon, rencananya Razia akan dilakukan lebih dari 9 lokasi. Namun hal itu tidak dapat dilakukan, karena terhalang cuaca.

“Pada kegiatan ini kita terkendala gelar Razia ke lokasi lainnya, karena hujan,” ucap Risbon.

Juga dijelaskan, 12 pasangan yang terjaring, umumnya masih berusia muda. Namun, ada juga yang terjaring seorang wanita 50 tahun dengan pasangannya yang masih berondong.

“Paling muda usia 18 tahun. Ada satu orang ibu berusia sekitar 50 tahun dengan pasangan prianya masih muda,” ujarnya.

Setelah dibina, pasangan yang terjaring itu telah diperkenankan pulang ke rumahnya masing-masing. Tentunya mereka yang terjaring harus berjanji tidak melakukan perbuatannya kembali.

“Semuanya kita serahkan kepada keluarga, setelah dibina dan didata. Tapi terlebih dulu membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama,” terangnya.

“Harapan saya, mari menghormati saudara saudari kita yang akan menunaikan puasa, di bulan suci Ramadhan. Salah satunya menghindari diri dari perbuatan asusila,” pungkas Risbon.

Facebook Comments

Iklan
Artikulli paraprakPegawai Dishub Kota Makassar Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
Artikulli tjetërAngelina Sondakh Kantongi Nama yang Menjerumuskannya ke Penjara