Purbaya Bongkar Kotak Pandora: Fakta Mengerikan Era Jokowi! Bobroknya Warisan  Utang Rp24.000 Triliun

Jakarta, Indeks News –  Kinerja Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapat sorotan tajam setelah dinilai membuka kotak pandora kebobrokan ekonomi pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pandangan itu disampaikan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, dalam pernyataannya di kanal YouTube iNews, Kamis (30/10/2025). Menurutnya, langkah Purbaya yang berani dan terbuka telah mengungkap kebijakan keuangan bermasalah yang selama ini tampak seolah berjalan baik.

“Purbaya dengan gaya netral membuka kotak pandora terhadap hal-hal yang selama ini seakan-akan baik-baik saja. Padahal kebijakan penarikan anggaran dan dana ke daerah di masa Menkeu sebelumnya sangat bobrok,” ujar Said Didu.

Said Didu juga menyoroti kebijakan Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati, yang dinilainya kerap memonopoli kebenaran dalam pengelolaan fiskal negara.

“Sebagai pejabat publik, apa hasil kebijakan Sri Mulyani? Menaikkan utang dari Rp8.000 triliun menjadi Rp24.000 triliun. Cicilan utang naik dari Rp400 triliun menjadi Rp1.600 triliun. Bunga utang pun melonjak dari 2 persen menjadi 6–7 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Said Didu mengungkap bahwa klaim pemerintah soal total utang Indonesia sebesar Rp10.269 triliun hingga akhir 2024 belum mencakup keseluruhan beban keuangan negara.

Jika dijumlahkan dengan utang BUMN, utang pensiun, dan utang tertunda, totalnya diperkirakan bisa mencapai Rp24.000 triliun.

“Maka ini kotak pandoranya dibuka oleh Purbaya,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa ia telah mengenal sosok Purbaya sejak 2008.

Pernyataan ini sontak menjadi perbincangan publik dan memantik diskusi luas mengenai transparansi fiskal, kebijakan utang, serta arah ekonomi pasca-era Jokowi.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses