Santri 12 Tahun Tewas Misterius di Ponpes Wonogiri, 9 Anak Diamankan Polisi

Indeks News – Kepolisian Resor Wonogiri mengamankan sembilan orang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Santri Manjung, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, terkait kasus meninggalnya seorang santri berinisial MMA (12) yang diduga tewas secara tidak wajar.

Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, dan meninggal dunia pada Senin (15/12/2025).

Kasat Reskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sadewo menjelaskan, kesembilan santri yang diamankan masih berstatus anak di bawah umur dan saat ini diperlakukan sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).

Polisi masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku, sehingga belum dilakukan penahanan terhadap mereka.

“Kurang lebih ada sembilan orang yang kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Semuanya santri dan masih di bawah umur. Status hukumnya anak sebagai pelaku, namun kami masih mendalami peran masing-masing,” ujar Agung kepada awak media saat ditemui di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jumat (19/12/2025).

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban, hasil rontgen, pemeriksaan radiologi (X-ray), serta rekam medis korban.

Selain itu, sedikitnya lima orang pengurus pondok pesantren telah dimintai keterangan guna mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban meninggal dunia.

Guna memastikan penyebab pasti kematian korban, pihak kepolisian melakukan ekshumasi makam MMA.

Proses pembongkaran makam dilakukan oleh tim Dokkes Polda Jawa Tengah bersama tim medis dari RSUD dr. Moewardi Solo.

Ekshumasi dilakukan untuk mendalami dugaan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan forensik nantinya akan menjadi dasar penentuan pelaku utama, sekaligus arah penanganan hukum lebih lanjut dalam kasus ini.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses