Beranda HUKUM Seorang Remaja Tewas Bersimbah Darah di Tambun Bekasi

Seorang Remaja Tewas Bersimbah Darah di Tambun Bekasi

Tewas
Remaja berusia 16 tahun tewas setelah disabet celurit oleh sekelompok anak muda di Jalan Raya Kampung Buwek Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (7/3) dini hari.

Korban tewas dengan luka senjata tajam di bagian pinggang. Peristiwa berdarah itu sendiri dipicu saling ejek antara korban dengan para pelaku.

Selain merenggut nyawa korban, JFP, aksi brutal kawanan pelaku juga melukai teman JFP bernama Aditya (17) yang menderita luka bacokan di leher bagian belakang.  Dari cerita Aditya, kejadian bermula saat dirinya sedang nongkrong bersama JFP di lokasi kejadian.

“Tiba tiba datang rombongan pelaku berjumlah sekitar lima orang , meneriaki kami dengan ejekan,” ujarnya.

Teriakan itu dibalas JFP dan Aditya juga dengan kalimat ejekan. “Mereka langsung pergi waktu itu,”. Namun tak berselang lama, gerombolan pelaku tadi kembali datang, kali ini membawa beragam senjata tajam seperti celurit dan golok. ‘Mereka langsung menyerang kami,” tutur Aditya.

Mendapat serangan mendadak itu, JFP dan Aditya tak kuasa melawan. Para pelaku dengan senjata tajam yang dibawanya menganiaya kedua remaja itu secara membabi buta. Kedua korban pun terkapar bersimbah darah.

Melihat korbannya tewas, para pelaku langsung kabur. Sementara JFP yang luka parah oleh warga sempat di bawa kerumah sakit,namun naas di rumah sakit korban menghembuskan napas terakhirnya.

“Saya sendiri mengalami luka di bagian leher belakang akibat di sabet celurit oleh para pelaku,untung luka yang saya tidak begitu parah di banding teman saya,” ucap Aditya.

Petugas Polsek Tambun yang mendapat laporan melakukan olah tempat kejadian perkara  dengan meminta keterangan beberapa saksi mata.

“Korban meninggal dunia sudah di bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diotopsi, “ujar Kanit Reskrim Polsek Tambun Iptu Gunawan Pangaribuan.

BACA JUGA  Ternyata Otak Bom Makassar Juga Rencanakan Aksi Bunuh Diri Bersama Istrinya

“Motif terjadinya penganiayaan  masih terus kami dalami, kami juga telah meminta beberapa saksi mata, dan telah mengetahui identitas para pelaku yang masih dalam pengejaran petugasnya” pungkasnya.

Facebook Comments