Trailer pertama film reboot The Mummy akhirnya dirilis dan langsung mengguncang jagat maya. Disutradarai oleh Lee Cronin, proyek horor ini langsung menuai reaksi heboh karena nuansanya disebut-sebut sebagai “perpaduan gila antara” Evil Dead Rise dan The Conjuring.
Trailer Gelap, Intens, dan Penuh Teror di Film The Mummy
Sejak detik pertama, trailer The Mummy menampilkan atmosfer mencekam: lorong piramida yang gelap, ritual kuno yang brutal, serta sosok mumi yang jauh dari gambaran klasik Hollywood. Tidak ada adegan aksi khas film mumi sebelumnya—yang ada hanya teror murni dengan gaya visual khas Cronin yang suram dan agresif.
Netizen langsung menyoroti desain makhluknya yang tampak lebih menyerupai “entitas kutukan” ketimbang monster. Pergerakannya cepat, wajahnya rusak, dan tatapan kosongnya digambarkan sangat mengganggu. Banyak warganet menyebut tampilan ini terasa seperti “deadite versi Mesir kuno”.

Sinopsis Singkat: Kebangkitan Kutukan Ribuan Tahun
Film ini mengikuti perjalanan seorang arkeolog muda bernama Dr. Mara Lynton yang tanpa sengaja membangkitkan Nekarah, seorang pendeta kuno yang dikutuk karena ritual penghidupan jiwa terlarang. Berbeda dari versi-versi sebelumnya, Nekarah tidak hanya bangkit sebagai makhluk mayat hidup—ia juga dapat merasuki manusia dan mengubah mereka menjadi makhluk haus jiwa.
Kutukan itu perlahan menyebar, dan Mara harus menemukan “Segel Jiwa” sebelum Nekarah menguasai dunia modern.

Reaksi Publik: Antara Takut dan Penasaran
Di media sosial, warganet membanjiri trailer dengan komentar bernada terkejut hingga ngeri:
- “Ini mumi paling serem yang pernah gue lihat.”
- “Kombinasi Cronin dengan vibe Conjuring? SOLD.”
- “Ini bukan The Mummy… ini kengerian berselimut kain kafan.”
Beberapa kreator konten horor bahkan menyebut film ini berpotensi menjadi reboot terseram dalam sejarah franchise mumi.

Horor Berkelas Sinematik
Secara visual, film ini menawarkan horor yang lebih epik: badai pasir yang menghantam kota modern, lorong piramida runtuh, dan adegan ritual megah yang dibalut musik orkestra intens. Hal ini membuat banyak pecinta film menilai The Mummy versi 2026 ini punya potensi memperkenalkan kembali ikon mumi ke generasi baru—dengan tone yang jauh lebih kelam.
The Mummy (2026) dijadwalkan tayang tahun 2026 di bioskop seluruh dunia.




