Beranda KISAH INSPIRATIF LEGISLATIF Gubernur Sulsel Apresiasi Wakaf Buku Amir Uskara

Gubernur Sulsel Apresiasi Wakaf Buku Amir Uskara

Sulsel
Sulsel | Ketua Fraksi PPP DPR RI Dr. H. M. Amir Uskara, M.Kes mewakafkan buku karya terbarunya kepada 60 perpustakaan lorong desa di Kabupaten Maros, Gowa, Takalar, Jeneponto dan Kota Makassar.

Selain itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI ini juga mewakafkan 200 bukunya untuk Desa di Sulsel melalui Dinas Perpustakaan Arsip Sulsel.

 

Menurut Amir Uskara, tidak ada peradaban bangsa yang besar kalau tidak dimulai dari kebiasaan membaca. Dan Amir Uskara bersyukur karena bisa membukukan karya desertasi doktornya dalam sebuah buku populer yang mudah dipahami pembaca.

Sulsel
Amir Uskara

“Saya bangga karena teman-teman pengelola perpustakaan lorong dan desa punya semangat yang tinggi untuk mengurus literasi dari lorong dan desa di Sulsel. Makanya, saya merasa tertantang menulis dan membukukan gagasan-gagasan saya dalam sebuah buku karena dorongan Pak Bachtiar Adnan Kusuma”, kata Amir Uskara di depan penerima wakaf bukunya di perpustakaan lorong Parangtambung, Sabtu (30/1/2021).

Mantan anggota DPRD Kabupaten Gowa dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan ini, menegaskan kalau buku yang ditulisnya “Ayo Membangun Desa” sangat mengapresiasi sebuah kegiatan dan menaruh perhatian besar terhadap perkembangan literasi di Sulawesi Selatan.

Berbicara tentang bukunya, Amir Uskara menyampaikan bahwa desa sebagai bagian terbesar dari bangsa kita dengan berbagai kompleks permasalahan yang melingkupinya itu harus dibangun dengan baik sehingga segala polemik kehidupan warga desa dapat diatasi.

PicsArt 01 31 07.57.44 IndeksNews Gubernur Sulsel Apresiasi Wakaf Buku Amir Uskara

Pemerintah telah menganggarkan dana desa dan dana tersebut harus dimanfaatkan sebagai corong pembangunan perekonomian desa sehingga warga desa bisa merasakan manfaat dana tersebut secara langsung.

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. H. M. Nurdin Abdullah M.Agr memberi apresiasi wakaf buku Amir Uskara untuk perpustakaan lorong dan desa di Sulsel.
”Apa yang dilakukan Pak Amir Uskara adalah ladang amal bagi beliau yang mewakafkan buku hasil karyanya ke perpustakaan lorong desa di Sulsel”, ungkap H.M.Nurdin Abdullah.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaMichaela Paruntu Tak Kunjung Klarifikasi, Sejumlah Berita Hoaks Bermunculan
Artikel berikutnyaFadli Zon Digugat Ikatan Keluarga Minangkabau