Indeks News | ORMAWA BEM KM Universitas Andalas turut berperan aktif dalam kegiatan pembukaan visitasi dan wawancara Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) di Ruang Sidang Senat, Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Padang.
Kegiatan ini dihadiri oleh para reviewer nasional, pimpinan Universitas, Dosen Pendamping, serta Tim PPK ORMAWA yang lolos tahap pendanaan dan visitasi.
Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari MC dan dilanjutkan oleh para reviewer yang terdiri atas Dr. Surfa Yondri, S.T., S.S.T., M.Kom. dan Filmada Ocky Saputra, M.Eng.. Dalam arahannya, Dr. Surfa Yondri menyampaikan bahwa program PPK ORMAWA memiliki peran strategis dalam membawa dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini bukan sekadar pada pelaksanaannya, melainkan pada sejauh mana keberlanjutan (sustainability) kegiatan dapat terjaga di tengah masyarakat. “Kegiatan PPK ORMAWA sangat membantu masyarakat karena komunikasi antara mahasiswa dan warga menjadi lebih dekat. Program seperti ini membuat sektor-sektor yang sebelumnya kurang mendapat perhatian kini mulai berkembang dan dirasakan manfaatnya,” jelas Dr. Surfa.

Sementara itu, Filmada Ocky Saputra, M.Eng., menekankan pentingnya orientasi kegiatan pada dampak sosial dan pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar mengejar prestasi kompetisi. “Kami selalu mengingatkan agar mahasiswa fokus pada dampaknya. Ceritakan bagaimana proses di lapangan, kesulitan yang dihadapi, dan bagaimana cara kalian mengatasinya. Nilai lebih justru terlihat ketika masyarakat sudah mampu melanjutkan program tanpa pendampingan lagi,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Padang , Bapak Refnaldi, turut memberikan sambutan dan apresiasi kepada seluruh tim PPK ORMAWA. Ia menyampaikan bahwa meskipun tahun ini terjadi efisiensi anggaran secara nasional, Universitas Andalas tetap semangat dalam mengikuti Program PPK ORMAWA.
Beliau juga menegaskan bahwa pengalaman mahasiswa dalam program seperti PPK ORMAWA memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding pembelajaran di kelas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar langsung tentang manajemen program, pemberdayaan masyarakat, serta kepemimpinan sosial.
“Ilmu yang didapat di kelas hanya sampai pada tahap wawancara di dunia kerja. Setelah itu, yang membedakan adalah pengalaman nyata dan kontribusi sosial yang kalian miliki,” tambahnya.
Selain sesi pembukaan, kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi wawancara pelaksanaan program oleh tim reviewer. Dalam tahap ini, masing-masing tim, termasuk BEM KM Universitas Andalas, memaparkan hasil kegiatan, inovasi yang telah dijalankan, serta rencana keberlanjutan program di masyarakat. Dr. Surfa Yondri menegaskan kembali bahwa aspek tata kelola dan keberlanjutan menjadi faktor utama dalam penilaian.
“Yang kami nilai bukan hanya pelaksanaan, tapi bagaimana kegiatan itu bisa berlanjut setelah program selesai. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Kegiatan pembukaan visitasi dan wawancara PPK ORMAWA 2025 ini menjadi momentum penting bagi BEM KM Universitas Andalas untuk menunjukkan semangatnya dalam berkontribusi terhadap pembangunan sosial masyarakat. Acara diakhiri dengan sesi arahan teknis dari reviewer serta persiapan visitasi lapangan yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Andalas menegaskan perannya sebagai kampus pelopor pemberdayaan masyarakat, serta komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak sosial bagi lingkungan sekitarnya.




