Jakarta, Indeks News – Sejumlah negara di Asia dan Afrika tercatat memiliki jam kerja paling tinggi di dunia pada 2025. Dalam seminggu, para pekerja di beberapa negara harus bekerja hingga 54 jam lebih, atau setara 10–11 jam per hari bila dihitung dalam sistem lima hari kerja.
Angka ini jauh melampaui rata-rata jam kerja global yang berada di kisaran 38,7 jam per minggu. Kesenjangan antara negara dengan jam kerja terberat dan teringan bahkan mencapai hampir 30 jam, menunjukkan ketimpangan besar dalam beban kerja global.
Menurut laporan World Population Review 2025, Bhutan menjadi negara dengan jam kerja tertinggi mencapai 54,5 jam per minggu. Negara-negara Asia Selatan dan Asia Tenggara mendominasi daftar tersebut. Beberapa di antaranya adalah Uni Emirat Arab (48,4 jam), Pakistan (47,5 jam), dan India (45,8 jam).
Sementara itu, Indonesia justru berada jauh di bawah jajaran negara dengan jam kerja tertinggi. Indonesia menempati peringkat ke-115 dunia dengan rata-rata jam kerja 37,7 jam per minggu, di bawah rata-rata global.
Berikut daftar 10 negara dengan jam kerja tertinggi di dunia 2025:
Bhutan – 54,5 jam, Uni Emirat Arab – 48,4 jam, Pakistan – 47,5 jam, India – 45,8 jam, Bangladesh – 45,2 jam, Qatar – 44,9 jam, Nepal – 44,3 jam, Oman – 43,7 jam, Kamboja – 43,6 jam, Myanmar – 43,4 jam
Temuan ini menunjukkan bagaimana sebagian besar negara Asia masih menghadapi beban kerja yang tinggi, dipengaruhi faktor ekonomi, regulasi ketenagakerjaan, hingga kebutuhan produktivitas industri.




