Film horor Hajatan Setan menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan tahun ini. Diproduksi oleh MBK Productions bersama Drias Film, film ini menghadirkan kisah mencekam tentang ritual desa yang dipercaya membawa kemakmuran, namun menyimpan misteri kelam di baliknya.
Dibintangi Ari Irham dan Asri Welas, film Hajatan Setan mengangkat cerita tentang tradisi turun-temurun yang mulai dipertanyakan ketika serangkaian kejadian ganjil terjadi menjelang sebuah hajatan besar di desa.
Film ini juga menggandeng Mockingbird Pictures sebagai distributor yang akan membantu memperluas jangkauan pemutaran hingga ke pasar internasional. Dengan konsep folk horror, film ini mencoba menggali sisi gelap dari tradisi yang selama ini dipercaya membawa keberuntungan bagi sebuah desa.

Deretan aktor lintas generasi pun dilibatkan untuk memperkuat cerita yang penuh ketegangan ini. Mereka di antaranya Ari Irham, Alika Jantinia, Gisellma Firmansyah, Tanta Ginting, Indra Birowo, Asri Welas, Bima Zeno, Karina Suwandi, serta Sita Permata Sari.
Film ini diproduseri oleh Budi Yulianto sebagai produser eksekutif dan Rendy Gunawan sebagai produser. Sementara kursi sutradara dipercayakan kepada Bambang Drias bersama Eko Kristianto.
Sinopsis Hajatan Setan: Tradisi Desa yang Menyimpan Rahasia Gelap

Film Hajatan Setan mengambil latar sebuah desa di Jawa yang memiliki tradisi unik yang diwariskan turun-temurun. Warga desa percaya bahwa sebuah hajatan besar dapat membawa kemakmuran dan keselamatan bagi seluruh kampung.
Namun di balik pesta yang meriah itu, tersimpan sebuah rahasia yang jarang dibicarakan.
Cerita dimulai ketika seorang perempuan muda kembali ke kampung halamannya setelah lama meninggalkan desa tersebut. Kepulangannya justru membuka kembali kisah lama yang selama ini disembunyikan warga.
Sejak saat itu, berbagai kejadian ganjil mulai bermunculan.

Suara-suara aneh terdengar pada malam hari. Warga mulai saling mencurigai satu sama lain. Bahkan beberapa orang mengaku melihat sosok misterius yang muncul menjelang hajatan besar desa.
Ketakutan perlahan menyelimuti seluruh kampung.
Di tengah situasi yang semakin mencekam, muncul pertanyaan besar: apakah kemakmuran desa benar-benar datang tanpa pengorbanan?
Ari Irham Ungkap Horor yang Terasa Dekat dengan Realitas
Aktor Ari Irham mengaku tertarik bergabung dalam film ini karena ceritanya terasa sangat dekat dengan realitas masyarakat.
Menurutnya, film ini tidak hanya menghadirkan horor dari sisi supranatural, tetapi juga dari tekanan sosial yang dialami para karakter.
“Yang membuat saya tertarik adalah bagaimana horornya terasa dekat dan personal. Ada trauma, ada tekanan sosial, dan itu membuat ketakutannya terasa nyata,” ujar Ari.
Karakter yang ia perankan digambarkan memiliki konflik emosional yang cukup berat, terutama ketika harus berhadapan dengan tradisi desa yang penuh misteri.
Asri Welas Akui Naskahnya Bikin Merinding
Hal serupa juga diungkapkan oleh Asri Welas yang mengaku langsung merinding ketika membaca naskah film ini.
Menurutnya, konsep cerita Hajatan Setan sangat unik karena membalik makna dari sebuah hajatan yang biasanya identik dengan kebahagiaan.
“Begitu membaca naskahnya, saya langsung merinding. Ada beberapa bagian yang benar-benar membuat saya tidak nyaman,” kata Asri.
Ia menambahkan bahwa istilah hajatan setan sendiri sudah cukup membuat bulu kuduk berdiri.
“Hajatan itu biasanya identik dengan kebahagiaan. Tapi di film ini justru menjadi sumber teror,” ujarnya.
Menggali Sisi Gelap Tradisi
Sutradara Bambang Drias menjelaskan bahwa ide film ini muncul dari rasa penasaran terhadap makna di balik tradisi yang sering dilakukan masyarakat.
Menurutnya, banyak tradisi yang dipercaya membawa keberuntungan, tetapi jarang dipertanyakan bagaimana asal-usulnya.
“Kami sering melihat hajatan sebagai simbol kebahagiaan dan kemakmuran. Tapi bagaimana kalau di balik itu ada harga yang harus dibayar?” ujar Bambang.
Sementara itu, Eko Kristianto menambahkan bahwa pendekatan film Hajatan Setan ini dibuat sedekat mungkin dengan kehidupan nyata agar penonton merasa lebih terhubung dengan ceritanya.
“Ketika satu desa percaya bahwa pengorbanan adalah bagian dari tradisi, horornya jadi terasa masuk akal. Justru itu yang membuatnya lebih menakutkan,” jelasnya.
Digadang Jadi Film Horor Indonesia yang Dinantikan
Dengan premis yang kuat serta jajaran pemain yang beragam, Hajatan Setan diprediksi menjadi salah satu film horor Indonesia yang paling dinantikan tahun ini.
Film ini tidak hanya menyajikan ketegangan, tetapi juga mengangkat isu sosial tentang tradisi, stigma masyarakat, dan kepercayaan kolektif yang masih kuat di berbagai daerah.
Selain menghadirkan teror yang mencekam, film ini juga mengajak penonton untuk mempertanyakan kembali makna dari sebuah tradisi yang selama ini dianggap wajar.
Perkembangan terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun media sosial resmi film di @filmhajatanfilm dan @driasfilm_.
Tanggal tayang resmi film ini sendiri akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Namun satu hal yang pasti, film ini akan menghadirkan pengalaman horor yang berbeda dari film-film sebelumnya.




