Heri Batara mantan vokalis Edane setelah resmi merilis single terbaru berjudul “We Are Not Fall In” di berbagai platform digital pada 11 Mei 2026 lalu, akhirnya meluncurkan video musik resmi untuk lagu tersebut pada Sabtu (12/6/2026).
Video musik “We Are Not Fall In” Heri Batara hadir dengan konsep performa band yang sederhana namun kuat. Mengambil lokasi di dalam studio dengan nuansa visual gelap, penuh efek distorsi dan permainan cahaya yang minim, video ini berhasil merepresentasikan atmosfer lagu yang suram, penuh keraguan, namun tetap menyimpan semangat untuk bangkit.
Dalam video tersebut, Heri Batara tampil bersama para session player pilihannya, yaitu William Agathan (gitar), Kemal Fasya (drum), dan Indra (bass). Formasi live band sengaja ditampilkan untuk mempertegas identitas proyek musik Heri Batara yang kini hadir sebagai sebuah format band, bukan sekadar solo project.

“Kita coba menampilkan visual video yang agak gelap dengan banyak distorsi untuk mewakili tema lirik lagu ‘We Are Not Fall In’ yang suram. Untuk konsep perform memang sengaja dibuat dalam formasi live band,” ujar Heri Batara.
Meski proses pengambilan gambar berlangsung relatif cepat dan tanpa kendala berarti, Heri mengakui bahwa tantangan terbesar justru hadir saat memasuki tahap pascaproduksi.
“Proses syutingnya cepat, yang agak memakan waktu justru saat editing. Ngeditnya cukup PR dan harus dilakukan berulang-ulang,” ungkapnya.

Untuk urusan visual, Heri mempercayakan proses kreatif kepada PJ yang dipilih berdasarkan rekomendasi dari sejumlah rekan dekat. Menurutnya, PJ memiliki sentuhan musikal yang kuat dalam setiap karya videonya.
Secara musikal, “We Are Not Fall In” ditulis oleh Heri Batara bersama Mev. Lagu ini berbicara tentang fenomena banyaknya janji dan omongan di berbagai sektor kehidupan yang sering membuat orang bertanya-tanya apakah mereka sedang diarahkan ke jalan yang benar atau justru akan kembali terjebak dalam kesalahan yang sama.
Melalui lagu ini, Heri ingin mengajak pendengar untuk berani move on dari situasi yang tidak sehat dan lebih kritis dalam menentukan pilihan hidup.

Bagi para penikmat musik rock Indonesia, kemunculan Heri Batara lewat single ini juga menjadi penanda kembalinya sosok yang dikenal garang saat memperkuat Edane di album legendaris “Jabrik” dan “Borneo”. Energi liar, vokal cadas, dan karakter maskulin yang menjadi ciri khasnya masih terasa kuat dalam karya terbaru ini.
“Single ‘We Are Not Fall In’ merupakan pembuka dari perjalanan saya kembali meramaikan industri musik rock tanah air. Peta musik rock sekarang masih sangat seru dengan banyak musisi muda yang bermunculan. Saya ingin ikut bermain di liga utama bersama mereka,” kata Heri penuh semangat.
Sementara itu, Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik mengungkapkan bahwa “We Are Not Fall In” hanyalah langkah awal dari rangkaian karya yang telah disiapkan Heri Batara. Dalam satu tahun ke depan, Heri ditargetkan merilis lima hingga enam single baru sebelum akhirnya merangkum karya-karya tersebut dalam sebuah EP.
Video musik “Heri Batara – We Are Not Fall In” yang diproduksi oleh Rock On Music dan Cadaazz Pustaka Musik kini sudah dapat disaksikan melalui kanal YouTube Cadaazz Pustaka Musik.
Bagi penggemar rock cadas Indonesia, ini menjadi sinyal kuat bahwa Heri Batara benar-benar kembali. Dan jika “We Are Not Fall In” adalah pembukanya, maka masih banyak amunisi rock yang siap dilepaskan dalam waktu dekat.




