Film aksi terbaru The Furious kembali jadi sorotan setelah sinopsis resminya terungkap. Disutradarai oleh Kenji Tanigaki dan ditulis oleh Mak Tin Shu, film ini tidak hanya menyajikan aksi brutal, tapi juga cerita emosional yang menyentuh.
Dalam The Furious, Joe Taslim memerankan Navin, seorang jurnalis investigatif yang nekat membongkar jaringan kejahatan besar. Perannya kali ini berbeda dari karakter petarung biasa—lebih dalam, cerdas, dan penuh risiko.
Navin kemudian bertemu dengan Wang Wei, seorang ayah putus asa yang diperankan oleh Mo Tse. Anak Wei diculik oleh sindikat perdagangan anak yang kejam dan terorganisir.

Demi menyelamatkan sang anak, Wang Wei dan Navin memutuskan bekerja sama. Investigasi mereka membawa ke jaringan gelap yang penuh kekerasan—tempat di mana anak-anak disekap dan diperjualbelikan secara ilegal.
Setiap langkah mereka dipenuhi bahaya. Dari penyusupan ke markas sindikat hingga pertarungan brutal melawan para penjaga, keduanya harus mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan tidak hanya satu anak, tetapi banyak korban lainnya.
The Furious bukan sekadar film laga biasa. Film ini memadukan:

- Aksi tangan kosong intens khas Asia
- Cerita keluarga yang emosional
- Kritik sosial tentang perdagangan manusia
Dengan arahan aksi dari Kenji Tanigaki, setiap adegan pertarungan terasa nyata, keras, dan tanpa kompromi.

Dengan cerita yang kuat, aksi yang intens, dan isu yang relevan, The Furious digadang-gadang menjadi salah satu film aksi paling “nendang” di tahun 2026. Serta wajib di tonton karena Kolaborasi internasional lintas negara, Peran berbeda Joe Taslim sebagai jurnalis, Isu sensitif yang jarang diangkat di film aksi dan Aksi brutal ala film Hong Kong klasik.
Siap melihat Joe Taslim 29 Mei 2026 bertarung sambil mengungkap konspirasi besar? Film ini bukan sekadar hiburan—ini perlawanan!




