Misteri “Tumbal Proyek” 13 Mei Terbongkar! Kisah Orang Hilang, Teror Nyata di Lokasi Syuting Bikin Cast Ikut Ketakutan

“Tumbal Proyek” film horor terbaru besutan Dee Company siap menghantui bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026 dan bukan cuma ceritanya yang bikin merinding, tapi juga pengalaman para pemainnya di balik layar!

Diangkat dari cerita yang sering beredar di masyarakat, film Tumbal Proyek ini mengulik sisi gelap proyek pembangunan: tentang orang-orang yang hilang tanpa jejak… dan tak pernah kembali. Produser Dheeraj Kalwani mengungkap, ide ini muncul dari kisah yang kerap jadi bisik-bisik menyeramkan.

“Cerita tentang tumbal proyek itu sering kita dengar. Dari situ kita kembangkan, bukan cuma soal teror, tapi juga luka keluarga yang ditinggalkan,” ujar Dheeraj saat gala premiere di Epicentrum XXI. Kamis (7/5/2026).

Tumbal Proyek
Foto: Eny

Disutradarai Jero Point, Tumbal Proyek tak hanya mengandalkan jumpscare, tapi juga emosi mendalam tentang kehilangan dan harapan yang tak kunjung terjawab.

Cerita berpusat pada Yuda (Kiesha Alvaro), yang hidup dalam bayang-bayang kehilangan sang ayah, Bayu (Rendy Khrisna), yang misterius menghilang saat bekerja di proyek. Perjalanan Yuda pun berubah jadi pencarian penuh teror dan rahasia kelam.

Kiesha Alvaro mengungkap bahwa perannya sebagai Yuda bukan sekadar karakter biasa, tapi penuh tekanan emosional. Ia bahkan harus menggali perasaan kehilangan yang dalam untuk bisa menghidupkan sosok Yuda.

Tumbal Proyek
Foto: Eny

“Karakter Yuda itu berat, karena dia ada di posisi kehilangan sosok ayah tanpa kejelasan. Jadi emosinya harus benar-benar dapet antara harapan dan putus asa,” kata Kiesha.

Ia juga menambahkan bahwa proses pendalaman karakter dilakukan sejak awal lewat diskusi intens dengan sutradara.

“Sebelum pegang naskah, aku sudah ngobrol panjang sama Pak Jero soal tujuan karakter ini dan pesan yang mau disampaikan. Itu sangat membantu aku membangun emosi Yuda,” lanjutnya.

Tumbal Proyek
Foto: Eny

Namun, yang bikin heboh juga datang dari pengalaman Callista Arum di lokasi syuting. Pemeran Laras ini mengaku benar-benar ketakutan—bukan akting!

“Ada beberapa scene yang itu bukan acting, tapi beneran takut,” ungkap Callista. Ia bahkan beberapa kali refleks berteriak karena kaget melihat figuran yang dirias jadi hantu.

Tak hanya itu, Callista juga menghadapi tantangan ekstrem. Demi mendalami karakter religius, ia harus menghafal doa-doa Katolik seperti Salam Maria dan Bapa Kami dan melafalkannya sambil menangis dan ketakutan di tengah adegan intens.

Tumbal Proyek
Foto: Eny

“Aku harus nunjukin takut, sedih, sekaligus memohon. Tekanannya kerasa banget,” katanya.

Adegan fisik pun tak kalah berat. Dari dibanting hingga adegan sling, semuanya dijalani sendiri tanpa stunt double, hingga tubuhnya dipenuhi memar setelah syuting.

“Selesai syuting badan aku biru-biru semua,” ujarnya.

Meski begitu, rasa lelah justru jadi “penyelamat”. “Karena capek banget, jadi ya dijalanin aja,” tambahnya sambil tertawa.

Selain Kiesha dan Callista, film ini juga dibintangi Karina Suwandi dan Fuad Idris yang memperkuat nuansa mistis sekaligus drama keluarga yang menyayat hati.

Siap-siap, Tumbal Proyek bukan sekadar film horor biasa ini adalah teror yang terasa nyata, bahkan sampai ke para pemainnya! (EH).

 

 

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses