Mario G Klau setelah sempat tampil lebih ringan dan upbeat lewat “Salah Kaprah”, kembali membawa pendengarnya masuk ke ruang paling personal dalam single terbarunya, “Tarik Ulur”. Kali ini, sang solois menghadirkan lagu yang siap menjadi anthem untuk mereka yang pernah terjebak dalam hubungan tanpa kepastian.
Dengan balutan pop emosional khas Mario G Klau, “Tarik Ulur” bercerita tentang fase melelahkan ketika seseorang terus berjuang mempertahankan hubungan yang bahkan tak pernah benar-benar jelas arahnya. Intensitas komunikasi yang semakin dekat, perhatian kecil setiap hari, hingga panggilan yang berubah menjadi “aku” dan “kamu”, perlahan membuat harapan tumbuh terlalu dalam. Namun saat kepastian mulai dipertanyakan, semuanya justru kembali menggantung.
“Jangan kau tarik ulur aku lagi, sudah cukup ku yang berlari, mengejarmu yang tak pasti,” menjadi potongan lirik lagu milik Mario G Klau yang langsung mencuri perhatian dan terasa begitu relatable dengan realita hubungan masa kini.

Menurut pihak A&R, “Tarik Ulur” lahir dari pengalaman yang cukup personal bagi Mario sendiri. Lagu ini menjadi refleksi emosional tentang bagaimana rasanya berada dalam hubungan yang terus maju-mundur tanpa arah yang jelas.
“Cerita yang cukup menarik buat Mario pribadi, belajar dari suatu hubungan aja sih. Oh gini loh rasanya ditarik-ulur,” ungkap pihak A&R.
Dalam proses produksinya, Mario menggandeng tim produser S/EEK untuk membantu menerjemahkan rasa emosional tersebut ke dalam aransemen musik yang hangat namun tetap ringan didengar. Hasilnya, “Tarik Ulur” terdengar manis di permukaan, tetapi menyimpan rasa lelah dan kecewa yang perlahan menghantam di setiap bagian lagunya.

“Untuk menterjemahkan nuansanya ke dalam nada sih, pasnya gimana ya. Mario terima kasih juga dibantu kakak-kakak SEEK untuk produksi musiknya,” lanjut pihak A&R.
Secara musikal, Mario G. Klau masih menunjukkan kekuatan utamanya sebagai storyteller. Ia berhasil mengajak pendengar masuk ke fase awal hubungan yang penuh harapan, sebelum akhirnya dibawa menuju kenyataan pahit tentang cinta yang tak pernah diberi status.
Jika “Salah Kaprah” menjadi eksplorasi warna baru Mario yang lebih playful, maka “Tarik Ulur” terasa seperti pengingat bahwa Mario tetap berada di jalur yang membuat banyak pendengarnya jatuh hati: lagu-lagu jujur yang dekat dengan pengalaman emosional banyak orang.

Ditulis langsung oleh Mario G. Klau dan diproduseri oleh S/EEK, “Tarik Ulur” kini sudah tersedia di seluruh platform digital streaming dan siap menjadi soundtrack galau terbaru tahun ini. (EH)




