7 Pengakuan Mengejutkan Tijjani Reijnders: Cinta Indonesia, Nasi Goreng, hingga Impian Latih Timnas Garuda

Indeks News  – Karier gemilang di Eropa tak membuat Tijjani Reijnders lupa akan darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya. Gelandang anyar Manchester City ini baru saja menjalani debut manis di Liga Inggris dengan mencetak satu gol dan satu assist saat mengalahkan Wolverhampton Wanderers 4-0 di Stadion Molineux, Sabtu (16/8/2025).

Namun, di balik sorotan prestasi itu, pengakuan Tijjani Reijnders soal Indonesia membuat banyak hati tersentuh.

Dalam wawancara eksklusif bersama Stadium Astro Malaysia, Tijjani Reijnders mengungkap sisi lain kehidupannya: dari kecintaan pada masakan Indonesia, dukungan kepada adiknya yang kini memperkuat Timnas Garuda, hingga impian besar suatu hari melatih Timnas Indonesia seperti idolanya, Patrick Kluivert.

1. Debut Sempurna Tijjani Reijnders Bersama Manchester City

Tijjani langsung merebut hati fans City. Dalam laga perdananya di Premier League musim 2025/26, ia mencetak gol pembuka sekaligus memberi assist kepada Erling Haaland. Aksi brilian itu membuatnya dinobatkan sebagai man of the match.

“Debut seperti mimpi. Gol, assist, dan kemenangan besar. Semua terasa sempurna,” ujar gelandang berusia 27 tahun itu.

2. Cinta pada Masakan Indonesia

Ketika ditanya pewawancara soal makanan favorit, wajah Reijnders langsung berbinar. Ia mengaku nasi goreng buatan sang nenek dari Maluku masih menjadi santapan terbaik baginya.

“Dari nenek saya. Nasi goreng buatannya yang terbaik. Itu makanan favorit saya sampai sekarang,” ucapnya dengan senyum lebar.

Selain nasi goreng, ia juga menyebut soto dan hidangan ikan khas Indonesia sebagai kuliner yang tak terlupakan, meski sempat lupa nama menunya.

3. Ikatan Kuat dengan Darah Maluku

Reijnders lahir di Zwolle, Belanda, dari seorang ibu berdarah Maluku. Tak heran jika ia tumbuh dengan kecintaan mendalam pada budaya dan makanan Indonesia. Bahkan, sebelum memilih Belanda, ia sempat masuk radar naturalisasi Timnas Garuda.

Sayangnya, kesempatan itu tertutup setelah ia resmi membela Belanda sejak 2023, mengoleksi 23 caps dan 4 gol hingga kini.

4. Dukungan untuk Sang Adik di Timnas Indonesia

Meski tak bisa bermain untuk Indonesia, Reijnders selalu memantau kiprah adiknya, Eliano Reijnders, yang kini memperkuat Timnas Garuda.

“Saat mereka bermain di kualifikasi, saya menonton semua pertandingannya. Saya berharap Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026. Itu akan luar biasa, apalagi jika saya bisa menghadapi adik saya di sana,” ungkapnya penuh haru.

5. Harapan Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Salah satu pernyataan yang paling menyentuh adalah pengakuannya ingin melatih Timnas Indonesia suatu hari nanti. Ia terinspirasi dari Patrick Kluivert, legenda Belanda yang kini dipercaya sebagai pelatih Garuda.

“Ya, mungkin saja. Seperti Patrick Kluivert. Kita lihat saja nanti,” kata Reijnders.

6. Fans Indonesia yang Tak Pernah Lelah

Reijnders mengaku terkesan dengan antusiasme luar biasa suporter Indonesia. Meski ia sudah menutup pintu untuk membela Garuda, pesan-pesan dukungan tetap membanjirinya setiap hari.

“Fans Indonesia itu luar biasa, tapi juga lucu. Banyak yang masih meminta saya gabung Timnas Indonesia, padahal itu tidak mungkin lagi,” ucapnya sambil tertawa.

7. Indonesia, Destinasi Impian

Ketika ditanya apakah ia tertarik berkunjung ke Asia Tenggara, jawaban Reijnders begitu tegas.

“Belum pernah. Tapi saya hanya ingin ke Indonesia. Negara lain di Asia Tenggara tidak. Indonesia tetap jadi tujuan utama yang ingin saya kunjungi,” ujarnya penuh keyakinan.

Tijjani Reijnders mungkin tak akan pernah mengenakan seragam merah-putih di lapangan. Namun, cintanya pada Indonesia begitu nyata. Dari nasi goreng buatan sang nenek, doa untuk adiknya di Timnas Garuda, hingga mimpi melatih Indonesia di masa depan—semua menunjukkan bahwa darah Maluku tetap mengalir kuat dalam dirinya.

Bagi publik Indonesia, sosok Reijnders adalah gambaran nyata betapa sepak bola bukan hanya soal lapangan, tetapi juga soal akar, keluarga, dan cinta tanah leluhur.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses