Indeks News – Cremonese benar-benar menciptakan kisah menakjubkan di awal musim Serie A 2025/2026. Tim promosi ini sukses mempermalukan raksasa AC Milan dengan skor 2-1 di hadapan puluhan ribu pendukung Rossoneri di San Siro, Minggu (24/8/2026) dini hari WIB.
Kemenangan Cremonese bukan sekadar raihan tiga poin. Ia adalah bukti nyata bahwa sepak bola selalu menyimpan kejutan, bahkan bagi tim besar sekelas Milan.
Sejak menit-menit pertama, Cremonese tampil berani. Mereka tidak datang hanya untuk bertahan. Dan keberanian itu terbayar saat Federico Baschirotto membuka keunggulan tim tamu. Gol ini seakan menyalakan semangat seluruh pemain Cremonese, namun juga memicu kemarahan Milan.
San Siro pun sempat bergemuruh ketika Strahinja Pavlovic menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama. Berawal dari kesalahan lini belakang Cremonese, Alexis Saelemaekers merebut bola dan menyodorkan umpan matang kepada Estupinan. Sang bek mengirimkan crossing sempurna yang langsung disundul Pavlovic ke gawang Emil Audero.
Skor 1-1 menutup paruh pertama, tetapi drama sebenarnya baru dimulai.
Memasuki babak kedua, Milan meningkatkan intensitas. Gelombang serangan tak henti mengalir, tetapi di bawah mistar, Emil Audero tampil bak tembok kokoh.
Tendangan jarak jauh Luka Modric ditepisnya dengan gemilang. Dari situasi sepak pojok, bola jatuh ke kaki Christian Pulisic yang langsung melepaskan tendangan keras. Namun Audero kembali melayang indah untuk menghalau bola.
Tak berhenti di sana, giliran Malick Fofana yang menguji refleksnya. Dan lagi-lagi, kiper Cremonese itu sukses menjaga gawangnya tetap aman.
Bonazzoli dan Gol Salto Bersejarah
Saat Milan sibuk menggempur, namun lawan justru menyalakan kejutan berikutnya. Menit ke-61, Federico Bonazzoli mencetak gol spektakuler. Menerima umpan silang Baschirotto, ia melakukan tendangan salto indah di kotak penalti. Bola meluncur deras, tak mampu dihentikan kiper Mike Maignan.
Gol ini bukan hanya mengembalikan keunggulan Cremonese, tetapi juga menjadi simbol keberanian mereka untuk melawan tanpa rasa takut.
Milan Frustrasi, Cremonese Bertahan dengan Hati
Rossoneri berusaha mati-matian mencari gol penyeimbang. Pulisic sempat menebar ancaman lewat tendangan melengkung, namun melenceng tipis. Hingga masa injury time, peluang emas datang dari Jimenez yang melepaskan sepakan keras dari sudut sempit. Tapi lagi-lagi, Baschirotto dengan heroik menghadangnya.
Peluit panjang berbunyi, dan San Siro membisu. Cremonese menang 2-1, sebuah hasil yang langsung membawa mereka ke posisi kedua klasemen sementara Serie A. Sebaliknya, Milan harus menelan pahitnya duduk di peringkat ke-18.
Susunan Pemain
AC Milan: Maignan; Tomori (Chukwueze 65′), Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Loftus-Cheek, Modric (Jashari 74′), Fofana, Estupinan (Jimenez 46′); Pulisic, Gimenez
Cremonese: Audero; Terracciano, Baschirotto, Bianchetti (Ceccherini 84′); Zerbin, Collocolo, Grassi (Bondo 56′), Vandeputte (Payere 56′), Pezzella; Okereke (Sanabria 65′), Bonazzoli (De Luca 84′)




