Indeks News – Calvin Verdonk akhirnya resmi meninggalkan NEC Nijmegen. Bek kiri andalan Timnas Indonesia itu akan bergabung dengan klub Ligue 1, Lille, setelah kesepakatan transfer senilai 3 juta euro tercapai.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pakar transfer terpercaya, Fabrizio Romano, melalui unggahannya di X pada Sabtu (30/8/2025). Romano menegaskan bahwa semua proses antara NEC dan Lille sudah selesai.
“Lille sepakat mendatangkan Calvin Verdonk dari NEC dengan paket transfer senilai €3 juta, semuanya sudah beres,” tulisnya.
Namun, sebelum benar-benar terbang ke Prancis, Calvin Verdonk masih memiliki satu janji yang harus dituntaskan. Ia akan menjalani laga terakhir bersama NEC Nijmegen, klub yang telah membesarkan namanya di Eredivisie.
Pertandingan tandang melawan Fortuna Sittard pada Minggu (31/8/2025) menjadi momen perpisahan penuh emosi antara Verdonk dengan klub, rekan setim, dan para pendukungnya.
Romano menambahkan, “Pemain Timnas Indonesia itu akan memainkan laga terakhirnya besok untuk membantu klub dan pelatih yang punya hubungan sangat baik dengannya. Langsung setelah pertandingan, ia akan menjalani tes medis di Lille.”
Kepindahan Verdonk bukan hanya sekadar transfer biasa. Pemain berusia 27 tahun itu akan mencatatkan sejarah sebagai pesepakbola Indonesia pertama yang tampil di Ligue 1 Prancis. Bagi publik sepak bola Tanah Air, momen ini terasa begitu membanggakan.
Calvin Verdonk, yang lahir di Belanda namun memilih membela Timnas Indonesia, selama ini dikenal sebagai bek kiri yang solid dan konsisten. Sejak musim lalu, ia menjadi tulang punggung NEC Nijmegen sekaligus memberikan kontribusi penting untuk Tim Garuda.
Transfer dengan nilai sekitar Rp57 miliar ini juga menunjukkan betapa besar kepercayaan Lille terhadap kualitasnya. Bagi Verdonk, kepindahan ini adalah langkah besar menuju panggung sepak bola Eropa yang lebih bergengsi. Bagi Indonesia, ini adalah tonggak sejarah baru yang membuktikan bahwa pemain Tanah Air mampu menembus kompetisi elite dunia.
Pertandingan perpisahan Verdonk bersama NEC akan menjadi momen penuh haru. Setelah itu, perjalanan barunya di Lille segera dimulai. Dari Nijmegen menuju Lille, dari Eredivisie ke Ligue 1, dari Timnas Indonesia menuju panggung yang lebih luas — langkah Calvin Verdonk akan selalu dikenang.




