Magelang – Jumlah korban tewas akibat dugaan pesta minuman keras (miras) oplosan di sebuah gubuk di Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, kembali bertambah. Hingga Kamis (9/10/2025), total korban meninggal dunia mencapai tujuh orang.
Korban tewas terbaru berinisial AR (40), warga Brontokan, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan. AR sempat menjalani perawatan di RSUD Merah Putih sebelum dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 04.15 WIB.
“Benar (korban tewas) tadi Subuh,” kata Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol La Ode Arwansyah, saat dihubungi detikJateng, Kamis pagi.
Kabar serupa disampaikan oleh Kapolsek Mertoyudan AKP Aris Mulyono. “Betul (meninggal tadi pagi). Total korban tujuh orang,” ujarnya.
Pantauan di lapangan, jenazah AR dibawa pulang ke rumah duka di Brontokan menggunakan ambulans Sempulur Borobudur sekitar pukul 09.00 WIB.
Sebelumnya, pesta miras diduga berlangsung pada Minggu (5/10) dini hari di sebuah gubuk di Desa Bondowoso. Dua hari kemudian, pada Selasa (7/10), tiga korban dilaporkan meninggal dunia. Jumlah korban terus bertambah seiring perkembangan waktu.
“Kami telah mengumpulkan informasi bahwa pada Minggu dini hari para korban sempat mengonsumsi minuman keras jenis belum diketahui. Diduga miras oplosan karena tanpa merek. Dari informasi awal, dua orang meninggal dunia, sementara lainnya mengalami gejala serupa,” ujar Kompol La Ode Arwansyah, dalam keterangan sebelumnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan jenis minuman keras yang dikonsumsi serta sumber peredarannya.
BACA BERITA SEBELUMNYA:Tragedi Miras Oplosan di Magelang: 6 Warga Satu Kelompok Tewas Beruntun




