Jasad Bayi dalam Plastik Ditemukan Tergantung di Portal Gang Bekasi

Indeks News – Kasus penemuan jasad bayi dalam kantong plastik yang tergantung di tiang portal gang perkampungan Pekayon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, masih terus diselidiki aparat kepolisian.

Hingga kini, pelaku yang tega membuang bayi malang tersebut masih dalam pengejaran.

Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Dedi Herdiana, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah memaksimalkan pencarian pelaku yang bertanggung jawab atas perbuatan keji itu.

“Sampai sekarang pelakunya masih kami cari. Tim sedang memaksimalkan pencarian,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (21/10/2025).

Menurut Dedi, lokasi tempat ditemukannya jasad bayi itu tidak memiliki kamera pengawas (CCTV) yang mengarah langsung ke tiang portal tempat kantong plastik tersebut digantung.

Polisi telah meminta keterangan dari beberapa orang yang sempat dicurigai, namun hasil penyelidikan menunjukkan bahwa mereka bukan pelaku.

“Kemarin ada beberapa yang kita amankan karena ada petunjuk motor dan sebagainya. Tapi setelah pendalaman, belum bisa dipastikan mereka pelakunya,” jelasnya.

89 3
Kasus penemuan jasad bayi dalam kantong plastik yang tergantung di tiang portal gang perkampungan Pekayon.

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.

Saksi yang melintas di lokasi awalnya mengira kantong plastik hitam itu berisi sampah.

Namun setelah diperiksa, ia terkejut mendapati isi kantong tersebut adalah bayi yang sudah tidak bernyawa.

“Plastik itu digantung di portal. Awalnya dikira plastik sampah. Setelah dibuka ternyata bayi,” kata Dedi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik pembuangan bayi tersebut.

Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan keberadaan saksi lain dan sumber rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses