Beranda PERISTIWA Heboh Temuan Bangkai Pesawat Milik Cina di Perairan Kumai Kalteng

Heboh Temuan Bangkai Pesawat Milik Cina di Perairan Kumai Kalteng

bangkai pesawat
Penemuan bangkai pesawat bertuliskan CNSA di Kotawaringin Barat, Kalteng. Foto/dok.Polda Kalteng
Penemuan bangkai pesawat yang bertuliskan CNSA di perairan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada Jumat (1/1/2020) lalu.

Bangkai pesawat yang diduga milik badan Antariksa Cina tersebut bermula ditemukan seorang warga bernama Arfandi yang sedang memancing dan melihat benda yang diduga serpihan bangkai pesawat.

Hingga keesokan harinya, mereka kembali ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan dan ternyata benar.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap temuan sejumlah serpihan benda yang diduga bangkai pesawat dalam waktu dekat.

“Benda yang ditemukan berbentuk setengah tabung dengan panjang sekitar delapan meter dan berdiameter sekitar lima meter. Bahan dari serpihan ditemukan adalah fiber, hanecom alumunium atau sejenis plat alumunium,” kata Hendra di Palangka Raya, Rabu (6/1/2021).

Hendra mengungkapkan, barang temuan lainnya berupa elektrik plak dengan kode YF 19-46TJa WFC, kode YF 19-46TJa WFC2, plak tanpa kode ada dua jenis, diduga elektrik selenoid kode BLS-300C 34-1 19C serta serpihan Hanicom dari alumunium, serpihan fiber itu bagian dari pesawat terbang.

Menurut Hendra, pada sisi luar terdapat logo berbentuk bintang dan berwarna kuning serta di sisi sebelahnya berlogo bintang seperti bekas terbakar dengan tulisan CNSA dikelilingi gambar padi.

Seperti yang diketahui, CNSA merupakan singkatan dari China National Space Administration, yaitu badan antariksa nasional Cina yang bertanggung jawab untuk program luar angkasa dan pengembangan kegiatan luar angkasa. Logo CNSA mirip bintang dengan tulisan CNSA yang dikelilingi gambar padi.

Selain itu, di lokasi terpisah juga ditemukan pelampung dan wearpack dengan merk YUAN WANG HAI PANAMA.

“Sedangkan, untuk gelombang radio milik perusahaan 149.600,” ungkap Hendra.

BACA JUGA  Keberadaan Jack Ma Akhirnya Terungkap

Tim gabungan baik dari Basarnas, Polairud Polda Kalteng, Pos AL Kumai, Satpolairud Polres Kobar, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan wilayah Kalteng dan masyarakat bahu membahu mengamankan dugaan serpihan bangkai pesawat itu di lokasi kejadian.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaWarganet Tak Percaya Temuan Risma Saat Blusukan, Minta Anies Buka CCTV
Artikel berikutnyaKalina Disebut Positif Covid-19 Usai Tamasya Cinta dengan Vicky Prasetyo