Bantah Isu Negara dalam Negara, Luhut Tegaskan Bandara IMIP Tak Layani Penerbangan Internasional

Jakarta, Indeks News – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Bandara Khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah bukan bandara internasional. Ia menegaskan fasilitas tersebut hanya melayani penerbangan domestik, sesuai regulasi yang berlaku.

Dalam keterangan tertulis pada (1/12), Luhut mengatakan tidak pernah ada rencana atau izin untuk menjadikan Bandara IMIP sebagai bandara internasional. Karena itu, keberadaan petugas imigrasi maupun bea cukai tidak diperlukan.

“Bandara khusus diberikan hanya untuk melayani penerbangan domestik dan memang tidak memerlukan bea cukai atau imigrasi sesuai aturan perundang-undangan,” ujar Luhut.

Menurutnya, aturan yang sama juga berlaku untuk bandara khusus di kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Sebelumnya, media sosial diramaikan unggahan yang menyebut IMIP Private Airport sebagai bandara ilegal karena tidak memiliki fasilitas internasional seperti keimigrasian dan bea cukai. Bahkan, muncul tudingan bahwa operasional bandara seolah menjadi “negara dalam negara”.

Padahal, bandara tersebut diresmikan pada era Presiden Joko Widodo sebagai bandara khusus kawasan industri, bukan untuk penerbangan umum.

Menanggapi viralnya isu tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap menempatkan petugas Bea dan Cukai bila regulasi mengharuskan. Namun ia menegaskan akan menunggu koordinasi dan permintaan resmi dari kementerian terkait.

“Nanti kita lihat seperti apa ke depannya. Harusnya ada atau tidak. Kalau tidak salah, mereka dapat izin khusus dulu waktu itu,” ujar Purbaya.

Purbaya juga menegaskan bahwa bandara yang berada di kawasan PT IMIP memang berstatus bandara khusus, sehingga operasionalnya mengikuti regulasi khusus industri.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses