Indeks News – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah clandestine laboratory atau laboratorium rahasia pembuatan narkotika di sebuah apartemen kawasan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (18/10/2025).
Dalam operasi tersebut, dua pria diduga pelaku ditangkap dan langsung diborgol. Keduanya mengenakan masker oranye saat diamankan oleh petugas.
Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, membenarkan adanya penggerebekan ini.
“Benar, saat ini kami sedang berada di lokasi. Pengungkapan ini merupakan komitmen BNN dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” tegas Suyudi di lokasi kejadian.
Pantauan di lapangan, Suyudi turun langsung memimpin jalannya operasi. Apartemen tersebut disinyalir dijadikan pabrik sabu golongan I dengan memanfaatkan unit hunian sebagai tempat produksi.

Dari lokasi, tim Badan Narkotika Nasional mengamankan berbagai barang bukti, termasuk peralatan laboratorium yang digunakan untuk meracik sabu.
Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan dan penyitaan masih berlangsung. Unit apartemen yang digunakan untuk produksi telah dilakban garis polisi.
Suyudi juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat agar waspada dan segera melapor bila menemukan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika,” ujarnya.
Penggerebekan ini menegaskan langkah tegas BNN dalam menutup ruang gerak jaringan narkoba yang kini mulai menggunakan apartemen sebagai clandestine lab untuk menghindari pantauan aparat.




