Beranda OLAHRAGA Cristiano Ronaldo Terjebak Skandal Seks Liar Yang Tak Kunjung Tuntas

Cristiano Ronaldo Terjebak Skandal Seks Liar Yang Tak Kunjung Tuntas

Skandal Seks Liar
Skandal seks liar yang hingga kini tak kunjung tuntas antara mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo dengan seorang mantan guru dan model seksi Kathryn Mayorga.  Kathryn hingga kini masih berjuang untuk mendapatkan keadilan terkait kasus ini.

Dilansir Daily Mail, skandal seks liar yang sempat mencoreng nama Ronaldo itu ketika ia masih bestatus pemain Manchester United. Kathryn mengaku kasus itu terjadi 11 tahun yang lalu di Las Vegas.

Skandal seks liar yang cukup memalukan itu terjadi ketika Kathryn bertemu Ronaldo di sebuah klub malam, dia diundang ke penthouse Ronaldo. Di sana, dia mendapatkan perlakukan yang tidak senonoh.

Model seksi ini diajak untuk masuk ke bak mandi jacuzzi berisi air panas. Namun dia menolak karena tak mau merusak gaun cantiknya. Ronaldo kemudian menawarkan dirinya untuk menukar gaun tersebut.

Skandal Seks Liar

Ketika Kathryn sedang mengganti pakaiannya, saat itulah terjadi skandal seks liar itu.  Ronaldo mendadak masuk, mengekspos dirinya. Megabintang asal Portugal itu disebut memamerkan alat kelaminnya lalu meminta Kathryn  untuk melakukan oral seks.

“Dia mendorong saya dengan sangat kuat. Dan dia mulai melakukan ini-itu kepada saya, menyentuh bagian tubuh saya dan. Saya mendorongnya menjauh sembari terus berkata, tidak,” ujarnya.

Terkait insiden tersebut, pada tahun 2009 kepolisian Las Vegas sempat menyelidiki kasus tersebut  namun menolak untuk mengajukan dakwaan.

Kemudian, pada tahun 2010, Ronaldo setuju untuk membayar Mayorga 375 ribu dollar sebagai imbalan atas pelepasan tuntutan hukumnya.

Perjanjian tersebut juga menuntut kerahasiaan dan menginstruksikan bahwa perselisihan perjanjian harus diselesaikan di luar pengadilan, yaitu melalui arbitrase. Baik Ronaldo dan Mayorga diwakili oleh kuasa hukum.

Pada 2018, Mayorga kembali menggugat Ronaldo. Dia menegaskan penyelesaian itu tidak dapat dilaksanakan. Pasalnya, dia tidak memiliki kapasitas hukum untuk menandatangani kontrak yang mengikat.

BACA JUGA  Big Match La Liga, Real Madrid Kalahkan Barcelona dengan Skor 2-1

Skandal Seks Liar

Mayorga kemudian mengungkapkan, tekanan psikologis karena telah mengalami pelecehan seksual mencegahnya untuk memahami penyelesaian dan implikasinya.

Dia juga berpendapat bahwa pertimbangan kebijakan publik harus membatalkan penyelesaian dengan alasan menyembunyikan kekerasan seksual.

Pada awal 2020, Hakim AS, Daniel Albregts, mengatakan kasusnya harus dibawa ke Hakim yang lebih tinggi. Kemudian, baru bisa diputuskan apakah gugatannya bisa dilakukan di sidang terbuka atau diselesaikan secara pribadi.

Pada September 2020, Hakim Dorsey menolak sebagian rekomendasi Hakim Albregts. Kasus itu akan tetap dibawa ke sidang di hadapan hakim federal di Nevada

Pada awal Februari 2021, Daniel Albregts membuat rekomendasi tertulis soal penyelesaian kasus skandal seks itu. Dia memerintahkan kasus diselesaikan oleh mediator.

“Pengadilan menemukan bahwa tidak ada argumen (Mayorga) untuk membatalkan perjanjian arbitrase yang seharusnya, dan memaksa semua klaimnya untuk arbitrasi,” tulis Albregts, dikutip dari Fox Sport.

Hingga saat ini, pengacara model seksi ini belum menanggapi pesan tentang apakah mereka akan mengajukan banding atas rekomendasi Albregts. Sementara pengacara Ronaldo, Peter Christiansen, juga menolak berkomentar.

Facebook Comments