Donald Trump Puji Hasil Pidato Prabowo di PBB, Pakar: Indonesia Kian Dipandang Dunia

Indeks News – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pujian terbuka kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto setelah menyampaikan pidato dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pidato yang penuh penekanan dan kritik konstruktif itu dinilai mampu mengangkat citra Indonesia sekaligus mempertegas peran Prabowo sebagai figur internasional yang diperhitungkan.

Pujian datang langsung dari Presiden AS Donald Trump. Sementara analisis mengenai makna pujian tersebut disampaikan oleh pakar hubungan internasional Universitas Padjadjaran (Unpad), Teuku Rezasyah.

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung berbagai isu global:

– Sejarah penjajahan Indonesia yang menimbulkan luka mendalam.

– Kesetaraan manusia dan inspirasi demokrasi dari Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat.

– Penindasan terhadap rakyat Palestina yang masih berlangsung hingga kini.

– Lahirnya PBB sebagai lembaga yang diharapkan menjaga perdamaian dunia.

– Komitmen Indonesia terhadap misi perdamaian dengan menegaskan kesiapan mengirimkan puluhan ribu pasukan perdamaian tambahan.

Prabowo menyampaikan pidatonya dengan gaya tegas, bahkan beberapa kali menghentakkan tangannya ke podium. Salah satunya ketika menegaskan penderitaan rakyat Indonesia di masa kolonialisme.

“Selama berabad-abad, rakyat Indonesia hidup di bawah penjajahan, penindasan, dan perbudakan. Kami diperlakukan lebih rendah daripada anjing di tanah air kami sendiri,” ujar Prabowo lantang.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pujian terbuka kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto setelah menyampaikan pidato dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pujian terbuka kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto setelah menyampaikan pidato dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pidato Prabowo berlangsung di markas besar PBB, New York, pada Kamis (25/9/2025). Ia mendapat giliran ketiga, setelah Presiden Brasil Lula da Silva dan Presiden AS Donald Trump.

Mengapa Trump Memuji?

Menurut Teuku Rezasyah, pujian Trump muncul karena kualitas pidato Prabowo yang dinilai sistematis, filosofis, dan menggunakan bahasa Inggris sederhana yang mudah dipahami publik.

“Donald Trump mengagumi figur Presiden Prabowo yang menguasai substansi pidato serta menghanyutkan publik karena aspirasi mereka terwakili,” kata Reza.

Trump juga menilai Prabowo mampu menyampaikan kritik terhadap PBB dengan cara konstruktif. Jika Trump biasanya mengkritik secara frontal, Prabowo justru menghadirkan kritik yang membangun dengan bukti nyata.

“Trump mengagumi kemampuan Prabowo membuka mata dan hati para hadirin, dengan kosa kata akurat dan tegas, namun tetap berpegang pada idealisme Piagam PBB. Dengan cara ini, pihak yang dikritik tidak merasa perlu membalas,” tambah Reza.

Bagaimana Hubungan Prabowo dan Trump Sebelumnya?

Reza mengungkapkan bahwa kesan positif Trump terhadap Prabowo sudah terbangun sejak lama, bahkan sebelum pertemuan di PBB. Pada 2023, keduanya pernah melakukan percakapan via telepon yang cukup akrab.

Namun, menurut Reza, ada sisi lain yang membuat Trump sekaligus “cemburu” pada Prabowo, yakni kedekatan Presiden RI itu dengan tokoh-tokoh dunia seperti Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping.

Kehadiran Prabowo pada parade militer China beberapa waktu lalu disebut menjadi bukti komitmen besar Indonesia untuk menjalin hubungan dengan berbagai negara di tengah tantangan domestik.

Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Reza menilai pidato Prabowo memberikan dampak besar bagi posisi Indonesia di panggung dunia.

“Presiden Prabowo semakin dikenal sebagai figur pemersatu lintas kawasan dan lintas peradaban. Ia diperkirakan mampu menangani masalah-masalah genting dunia secara beradab dan berbasis hukum internasional,” ujar Reza.

Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB bukan hanya mendapat apresiasi dari publik internasional, tetapi juga pujian langsung dari Presiden AS Donald Trump.

Dengan gaya tegas, narasi filosofis, dan kritik yang membangun, Prabowo berhasil menampilkan Indonesia sebagai negara yang berkomitmen pada keadilan, perdamaian, dan solidaritas global.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses