Indeks News – Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan resmi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival (MFF) 2024 yang menggunakan pagu anggaran sebesar Rp4,8 miliar.
Kasus ini menyebabkan kerugian negara mencapai Rp1,13 miliar, berdasarkan audit Inspektorat Kota Medan.
Ketiga tersangka dugaan korupsi tersebut adalah Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Medan Benny Iskandar Nasution, Kepala Dinas Perhubungan Medan Erwin Saleh, serta MH selaku Direktur CV Global Mandiri, rekanan pelaksana kegiatan.
“Kejari Medan telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival. Dua di antaranya masih menjabat sebagai kepala dinas di Pemko Medan,” ujar Kepala Kejari Medan, Fajar Syah Putra, dikutip pada hari, Jumat (14/11/2025).
Menurut Fajar, pelaksanaan MFF 2024 di Hotel Santika Dyandra dipenuhi kejanggalan.
Penyidik menemukan adanya pembayaran tunai yang tidak sesuai prosedur, sejumlah item kegiatan yang tidak dilaksanakan, serta utang kepada hotel sebesar Rp70 juta yang belum dibayar oleh penyelenggara.
Dari hasil penyidikan, Benny Iskandar Nasution selaku pengguna anggaran dan Erwin Saleh selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ketika itu masih menjabat sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan diduga mengubah mekanisme pelaksanaan kegiatan dan melakukan penunjukan langsung kepada CV Global Mandiri.
“Kami akan terus mengembangkan kasus ini. Masih ada beberapa saksi yang belum memenuhi panggilan, termasuk vendor dari Jakarta,” tegas Fajar.
Kejari Medan langsung menahan Benny Iskandar Nasution dan MH. Sementara Erwin Saleh belum ditahan karena mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan sakit.
Kuasa hukumnya hanya menyampaikan surat keterangan medis.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
“Ini penyelenggaraan oleh satu dinas, tidak ada keterlibatan dinas lain. Pemeriksaan berjalan berdasarkan fakta dan bukti, bukan asumsi,” tutup Fajar.




