Beranda Indeks Top Kisah Wanita Pontianak Dinikahi Bule Asal Kanada, Awal Bertemu Melalui Aplikasi Kencan

Kisah Wanita Pontianak Dinikahi Bule Asal Kanada, Awal Bertemu Melalui Aplikasi Kencan

Pontianak
Wanita Pontianak bernama Nia kini tengah menikmati hari bahagianya bersama sang suami seorang bule asal Kanada, Jessy Lavesque. Cinta mereka berdua tumbuh diawali hanya melalui aplikasi kencan. Pertemuan itupun tergolong sangat singkat.

Tapi manusia tak pernah tahu siapa yang akan menjadi jodoh seseorang, termasuk Wanita Pontianak ini. Dia mungkin tak pernah membayangkan akan dinikahi seorang bule asal Kana ini.

“Kami pertama berkenalan melalui aplikasi dating. Saya rasa kamu yang duluan nge-chat saya. Aneh,” ujar Jessy Lavesque, Sabtu (20/11/2021).

Sebelum bertemu denganwanita Pontianak ini, ternyata Jessy sudah mempelajari tentang Islam, Ia pun memutuskan untuk menjadi seorang mualaf. Barulah dua bulan kemudian ia bertemu dengan Nia.

Tak hanya membicarakan tentang awal perkenalannya dengan sang istri, Jessy juga mengungkap pendapat orang tuanya saat ia akan menikah dengan Nia. Mertua Wanita Pontianak ini ternyata mencurigai kalau Nia hanya menginginkan harta sang anak saja.

“Mereka bilang kamu hanya mau mengambil uangku atau datang ke sini hanya untuk mendapatkan citizen (izin penduduk permanen) dan bye, itu yang mereka pikirkan,” ujar Jessy.

Kemudian, Jessy menjelaskan kalau di Kanada ada sebuah program TV yang memperlihatkan orang Kanada menikah dengan warganegara asing. Namun, setelah menikah dan mendapatkan permanent resident yang menyerupai KTP, mereka akan bercerai.

“Dan ini ada di program TV. Jadi mereka (orang tua Jessy) berpikiran begitu,” ujar Jessy.

Meski awalnya sempat tidak direstui karena Jessy dan Nia belum pernah bertemu sebelumnya, setelah menikah hubungan Nia dan keluarga Jessy sudah baik-baik saja.

Sebelum menikah dengan Nia, Jessy memutuskan untuk menemui Nia dan keluarga langsung ke Pontianak. Saat itu, Jessy merasakan berbagai pengalaman yang menarik karena ia belum pernah mengunjungi Indonesia sebelumnya.

BACA JUGA  Rosmawaty Ginting Mengaku Dilarang Salat & Ngaji oleh Hotma Sitompul

“Kalau di sini, aku tidak pendek dan tidak tinggi. Ada di rata-rata. Tapi kalau di Indonesia saya yang paling tinggi di sana,” ujarnya.

Jessy juga mengungkap kalau semua orang di Indonesia bersikap sangat baik. Orang-orang di Indonesia juga terlihat sangat bahagia sehingga Jessy tidak menyesal telah mengunjungi Indonesia.

“Mereka sangat baik dan selalu bahagia. Aku sangat bahagia pergi ke sana. Mereka orangnya selalu bahagia dan selalu bersyukur dibandingkan dengan (penduduk) di Kanada,” ujar Jessy.

Selain mengomentari tentang sikap orang Indonesia, Jessy juga mengaku kalau ia sangat menyukai makanan khas Indonesia.

Setelah Nia pindah ke Kanada dan tinggal bersama Jessy, berat Jessy semakin bertambah karena Jessy selalu meminta Nia agar memasakkannya masakan khas Indonesia.

Dalam video lainnya, Nia mengaku awalnya tak tahu di mana letak Kanada.

Nia dan Jessy bertemu dalam sebuah aplikasi kencan online. Saat pertama kali mengirimkan pesan kepada Jessy, Nia mengetahui kalau Jessy ternyata berasal dari Kanada.

Awalnya, Nia tidak mengetahui di mana letak Kanada. Ia bahkan sempat mengira kalau Kanada itu terletak dekat negara Jepang dan penduduknya memiliki wajah orintal.

“Karena penasaran (dengan Jessy), aku lihat profilnya. Dia dari Kanada. Waktu dulu aku enggak tahu Kanada itu di mana. Aku pikir Kanada itu di dekat Jepang. Aku kira Kanada itu wajah (penduduknya) seperti yang oriental gitu,” kata wanita 26 tahun ini.

“Ternyata enggak. Pas aku lihat kok wajahnya kayak orang Inggris. Tapi kok dari Kanada?” tambah Nia.

Nia pun memberanikan diri bertanya kepada Jessy di mana letak Kanada. Jessy pun memberitahu kalau Kanada terletak di dekat Amerika.

BACA JUGA  Anies Tunjuk Ahmad Sahroni Sebagai Ketua Pelaksana Formula E

“Aku kaget, kan. Selama ini aku pikir Kanada itu di dekat Jepang atau dekat Korea, gitu,” papar Nia.

Setelah perkanalan singkat di aplikasi kencan itu, Nia dan Jessy pun bertukar nomor WhatsApp. Keduanya pun berkomunikasi secara intens.

Awalnya, Nia dan Jessy memutuskan untuk bertemu dan melangsungkan pertunangan terlebih dahulu di bulan Mei 2020. Sayangnya, COVID-19 menghalangi niat mereka sehingga Jessy dan Nia memutuskan untuk langsung menikah di pertemuan pertama mereka di tahun 2021 di Pontianak.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaHukum Perempuan Bertato dalam Islam
Artikel berikutnyaHari Kedua Jakarta Film Week 2021 Ada Film Death Knot