Komisi I DPR Soroti Krisis Sinyal di Aceh-Sumbar-Sumut Usai Banjir dan Longsor

Indeks News – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyampaikan sejumlah daerah di Sumatera mengalami hilang sinyal telekomunikasi akibat bencana banjir dan longsor. Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian serius terhadap terputusnya layanan komunikasi yang membuat masyarakat masih terisolasi.

“Pertama-tama, saya menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dampak bencana ini tidak hanya kerugian fisik dan sosial, tetapi juga memutus akses telekomunikasi sehingga warga kesulitan berkomunikasi. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi kami di Komisi I DPR RI,” ujar Dave, Sabtu (29/11/2025).

Sebagai mitra kerja Kementerian Komdigi, Komisi I DPR memiliki fungsi pengawasan untuk memastikan layanan telekomunikasi tetap berjalan, terutama di situasi darurat.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono meminta pemerintah melakukan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan sinyal di wilayah terdampak.

“Kami mencatat bahwa gangguan sinyal harus segera diatasi melalui langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi. Telekomunikasi bukan semata layanan komersial, melainkan infrastruktur vital yang menentukan keselamatan warga, distribusi bantuan, serta koordinasi aparat di lapangan,” tegasnya.

Politikus Golkar tersebut mendorong Komdigi bersama operator telekomunikasi untuk segera melakukan pemulihan jaringan, termasuk mengerahkan BTS darurat, mobile base station, serta penguatan jaringan satelit di area yang sulit dijangkau.

“Komisi I DPR RI akan memastikan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyelenggara telekomunikasi berjalan efektif agar masyarakat tidak terlalu lama terisolasi,” tambah Dave.

Lebih jauh, pihaknya menegaskan dukungan penuh kepada pemerintah untuk mengembalikan layanan telekomunikasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

“Kami siap mendukung langkah pemerintah bersama Komdigi sekaligus memastikan fungsi pengawasan dijalankan secara ketat agar pemulihan jaringan berlangsung cepat, efektif, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Dave.

Sebelumnya, Komdigi merilis data daerah yang terdampak hilang sinyal telekomunikasi akibat banjir dan longsor di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) juga telah berkoordinasi dengan operator terkait potensi gangguan layanan di wilayah terdampak.

Berdasarkan sebaran infrastruktur PMT, wilayah tersebut diketahui memiliki jaringan milik Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL–Smartfren.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses