KPK Percepat Penuntasan Kasus K3 Kemnaker, 14 Tersangka Segera Disidang

Indeks News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penyidikan terhadap 11 tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah rampung.

Lembaga antirasuah memastikan berkas perkara para tersangka segera diserahkan ke jaksa penuntut umum untuk memasuki tahap persidangan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik saat ini tengah memfinalisasi seluruh administrasi penyidikan sebelum dilakukan tahap II, yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum.

Proses tersebut dijadwalkan berlangsung Rabu (17/12/2025).

KPK menegaskan perkara ini menjadi prioritas karena menyangkut pelayanan publik strategis di sektor ketenagakerjaan.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan 11 orang tersangka yang berasal dari unsur pejabat dan pegawai Kemnaker hingga pihak swasta.

Mereka diduga terlibat dalam praktik pemerasan terhadap pemohon sertifikasi K3 yang seharusnya berbiaya resmi Rp275 ribu, namun dipatok hingga Rp6 juta per sertifikat.

Praktik ini diduga berlangsung sejak 2019 dan dilakukan secara sistematis dengan memanfaatkan kewenangan jabatan.

KPK mengungkapkan, dari selisih biaya pengurusan sertifikasi K3 tersebut, aliran dana mengalir ke sejumlah pihak dengan total mencapai Rp81 miliar.

Selain 11 tersangka awal, penyidik juga menetapkan tiga tersangka baru, sehingga total keseluruhan tersangka dalam perkara ini kini berjumlah 14 orang.

KPK memastikan akan terus mendalami peran masing-masing pihak serta menelusuri kemungkinan adanya aliran dana lanjutan.

Daftar 11 Tersangka Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

1. Irvian Bobby Mahendro – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 (2022-2025)
2. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja (2022-sekarang)
3. Subhan – Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 (2020-2025)
4. Anitasari Kusumawati – Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja (2020-sekarang)
5. Immanuel Ebenezer Gerungan – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI
6. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker dan K3 (Maret 2025-sekarang)
7. Hery Sutanto – Direktur Bina Kelembagaan (2021-Februari 2025)
8. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator
9. Supriadi – Koordinator
10. Temurila – Pihak PT KEM Indonesia
11. Miki Mahfud – Pihak PT KEM Indonesia

Tiga tersangka baru inisial: CFH, HR, SMS

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses